HaiBunda

KEHAMILAN

Dukungan Psikologi Bagi Ibu saat Perawatan Pasca Hamil Ektopik

Annisa Afani   |   HaiBunda

Jumat, 21 Feb 2020 16:41 WIB
Ilustrasi hamil ektopik/ Foto: iStock
Jakarta - Hamil merupakan anugerah yang menjadi harapan bagi setiap ibu. Sayangnya, tidak seluruh kehamilan dapat berjalan lancar hingga proses melahirkan. Ada satu kehamilan yang diagnosisnya terasa seperti kehamilan normal, namun ternyata kehamilan tersebut harus diakhiri.

Salah satunya kehamilan tersebut ialah ektopik. Kehamilan ini terjadi saat embrio berkembang dan menetap di luar rahim. Hal ini perlu perhatikan karena dapat mengancam keselamatan ibu yang mengandung.


Kehamilan ektopik kerap terjadi di tuba. Namun bisa juga terjadi di area lain seperti ovarium, atau bahkan di rongga perut. dr.Rinto Riantori, Sp.OG mengatakan, "Kehamilan ektopik biasanya berlokasi di tuba falopi yang jadi tempat terjadinya fertilisasi."


Tidak ada kemungkinan berhasil pada kehamilan ini. Semakin cepat mengambil tindakan, maka tidak akan terjadi pendarahan yang disebabkan oleh perkembangan embrio.

Menghentikan perkembangan embrio atau pengangkatan dengan bedah adalah tindakan terbaik yang sejauh ini dapat dilakukan. Bisa dengan suntikan metotreksa atau bedah laparoskopi. Namun untuk suntikan metotreksa sendiri tidak dapat diberikan pada semua kondisi ibu hamil ektopik. Hal ini tergantung bagaimana kondisi ibu saat dalam pemeriksaan oleh dokter.

Metotreksa dapat diberikan pada ibu yang teridentifikasi ektopik pada awal trimester kehamilan. Selain itu, dokter juga hanya dapat memberikan suntikan tersebut pada ibu dengan tingkat hormon HCG yang rendah.

Selain itu, perubahan emosional pasti akan terjadi dan dialami oleh ibu yang mendapat perawatan setelah kehamilan ektopik. Hal ini terjadi bisa disebabkan oleh rasa sedih, marah, bersalah atau khawatir atas di masa depan karena telah kehilangan calon bayi.


Pada momen seperti ini, peran orang-orang di sekelilingnya sangat dibutuhkan. Tujuannya untuk memberikan dukungan secara moral dan dapat membantu dalam proses pemulihan agar lebih cepat. Dan perlu juga bagi ibu untuk merasa optimis dan menganggap bahwa apa yang dialaminya adalah hal yang 'normal' yang bisa dialami oleh setiap ibu.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi ibu saat dalam pemulihan:
1. Olahraga
2. Mendapat nutrisi yang tepat
3. Tidur yang cukup
4. Menghindari narkoba, alkohol, dan merokok

Bunda juga dapat menonton video tips mencegah hamil ektopik berikut:



(AFN)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia & Firli Nabila

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

Parenting Kinan

25 Resep Masakan Simpel dan Hemat yang Cocok untuk Akhir Bulan

Mom's Life Amira Salsabila

Amankah Buah Acai Berry untuk Ibu Hamil? Cek Manfaat, Efek Samping & Resep Mengolahnya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Libur Sekolah di Rumah Tetap Nyaman, Ada Promo AC hingga TV di Transmart Full Day Sale

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

Amankah Buah Acai Berry untuk Ibu Hamil? Cek Manfaat, Efek Samping & Resep Mengolahnya

25 Resep Masakan Simpel dan Hemat yang Cocok untuk Akhir Bulan

Libur Sekolah di Rumah Tetap Nyaman, Ada Promo AC hingga TV di Transmart Full Day Sale

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK