HaiBunda

KEHAMILAN

Peduli COVID-19, Aisyiyah Fokus Cegah Stunting & Beri Bantuan Ibu Hamil

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Rabu, 29 Apr 2020 17:38 WIB
Ilustrasi Aisyiyah beri bantuan terkait corona/ Foto: iStock
Jakarta - Berbagai pihak ikut ambil bagian dalam penanganan pandemik corona. Tak terkecuali Pimpinan Pusat 'Aisyiyah yang turut mengambil langkah dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19.

Melalui rangkaian kegiatan ta'awun, saling menolong sesama, Aisyiyah fokus memberikan bantuan pada ibu hamil kurang mampu, anak stunting miskin, serta warga miskin baru nih, Bunda.


"Pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan, oleh karena itulah Aisyiyah memberikan perhatian pada asupan gizi ibu hamil miskin dan anak stunting miskin dengan memberikan bantuan berupa bahan pokok gizi," ujar Tri Hastuti Nur Rochimah selaku Sekretaris Pimpinan Pusat Aisyiyah dalam rilisnya pada Rabu (29/4/2020).


Tri menegaskan bahwa pemberian bahan pokok gizi ini adalah bagian dari program Rumah Gizi , yang merupakan upaya untuk mewujudkan peningkatan status gizi dan penurunan stunting anak Indonesia. Selain itu, Tri juga menyampaikan bahwa mereka juga khawatir dampak COVID-19 ini akan berdampak pada pemenuhan gizi ibu hamil dan pemulihan gizi anak stunting.

Aisyiyah beri bantuan terkait corona/ Foto: Istimewa
"Kita semua sadar bahwa dampak COVID-19  ini sangat luas termasuk juga banyak memunculkan warga miskin baru karena kondisi ekonomi yang tidak menentu. Tentu ini akan berdampak bagi ibu hamil dan juga asupan gizi bagi anak terutama bagi anak dengan stunting," ungkap Tri.

Dukungan pemberian support makanan bergizi untuk ibu hamil dan ibu menyusui ini dilaksanakan di beberapa wilayah. Antara lain di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Blitar, Kabupaten Demak, Kota Tegal, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Magelang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Mamuju. Bentuk asupan gizi yang diberikan seperti kacang hijau, abon ikan, telor dan susu sebanyak 3.600 paket.


"Banyak warga miskin baru akibat dampak COVID-19 ini, sedangkan bantuan sosial yang ada berbasis data lama, oleh karena itu kami harap pemerintah desa maupun daerah dapat melakukan upaya pendataan baru khususnya bagi warga miskin baru agar dapat menjadi penerima bantuan sosial dari dana di tingkat desa, daerah, maupun provinsi."

Bunda, sudah tahu cerita Kartika Putri melahirkan di rumah? Simak ceritanya dalam video berikut:



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK