sign up SIGN UP search


kehamilan

Ibu Hamil & Pengguna Pil KB Terinfeksi COVID-19 Berisiko Pembekuan Darah?

Asri Ediyati Minggu, 02 Aug 2020 11:26 WIB
Shot of a pregnant young woman Ibu hamil & Pengguna Pil KB Terinfeksi COVID-19 Berisiko Pembekuan Darah?/ Foto: iStock
Jakarta -

Sejauh ini, belum terlalu jelas apa saja dampak infeksi virus Corona ini selain pada organ pernapasan. Namun, sebuah penelitian baru menemukan bahwa ibu hamil atau wanita yang menggunakan estrogen baik melalui pil KB atau terapi penggantian hormon (HRT) mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena pembekuan darah jika mereka terkena COVID-19.

Dilansir Healthline, meskipun estrogen tidak menyebabkan pembekuan darah, jika digunakan dalam kontrol kelahiran atau HRT, estrogen dapat meningkatkan risiko seseorang hingga tiga atau empat kali lipat. COVID-19 dapat memperburuk risiko itu.

Untuk itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Endocrinology pada 29 Juli 2020 ini menganjurkan, beberapa wanita yang terinfeksi COVID-19 mungkin perlu menghentikan pengobatan estrogen mereka atau memulai terapi antikoagulasi.


Kendati demikian, pakar kesehatan mengatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami sepenuhnya bagaimana gender memengaruhi risiko seseorang untuk COVID-19 yang parah.

Yang menarik, wanita umumnya lebih kecil kemungkinannya meninggal akibat COVID-19 dibandingkan dengan pria, meskipun belum jelas mengapa. Ya, karena biasanya, pembekuan dengan COVID-19 lebih sering terjadi pada pasien yang lebih tua, laki-laki, atau memiliki diabetes atau obesitas.

"Seperti halnya segala sesuatu yang berkaitan dengan COVID, kami baru mulai memahami gender sebagai risiko untuk hasil yang buruk dalam COVID dan beberapa faktor penting, bukan hanya estrogen dan pembekuan," kata Dr. Don L. Goldenberg, seorang rheumatologist dan profesor kedokteran emeritus di Fakultas Kedokteran Universitas Tufts.

Young pregnant woman with headache sitting on sofa. Pregnancy symptoms, expectation, parenthood concept, copy spaceilustrasi ibu hamil/ Foto: iStock

Apa hubungan estrogen dengan pembekuan darah?

Mungkin Bunda bertanya-tanya, ada apa dengan estrogen? Apa hubungannya? Menurut Goldenberg, estrogen diketahui memang meningkatkan risiko seseorang terkena VTE (pembekuan darah).

Dengan HRT dan pil KB yang mengandung estrogen, risiko pembekuan darah paling tinggi pada tahun pertama penggunaan di antara wanita dengan kelainan pembekuan darah. Wanita tanpa kelainan justru juga berisiko lebih tinggi mengalami pembekuan darah saat minum pil KB estrogen ini.

Diperkirakan 1 dari 3.000 wanita yang menggunakan pil KB akan mengalami pembekuan darah setiap tahun.

Di samping itu, kehamilan juga menyebabkan tubuh secara alami menghasilkan lebih banyak estrogen, juga terkait dengan pembekuan darah.

Bahkan, penelitian menunjukkan risiko pembekuan darah hingga sepuluh kali lipat lebih besar di antara wanita hamil dibandingkan dengan wanita tidak hamil pada usia yang sama.

"Estrogen meningkatkan ekspresi gen faktor pembekuan tertentu dan menurunkan faktor yang mencegah pembekuan darah. Secara keseluruhan, ini mengarah pada 'pembekuan' pro, 'kata Dr. Minisha Sood, seorang ahli endokrin di Lenox Hill Hospital di New York City.

Simak juga asupan alami untuk meningkatkan imunitas tubuh di kala pandemi:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi