sign up SIGN UP search


kehamilan

Seberapa Aman Susu Kedelai Dikonsumi Ibu Hamil?

Arina Minggu, 19 Jul 2020 18:27 WIB
Pregnant woman drinking glass of milk copy space. Young expectant lady enjoying healthy drink. Healthcare, nutrition, vitamins, pregnancy concept caption
Jakarta -

Susu menjadi salah satu nutrisi yang dianjurkan untuk ibu hamil. Namun banyak kontroversi mengenai susu kedelai untuk ibu hamil. Amankah susu kedelai dikonsumsi ibu hamil?

Seperti diketahui, susu kedelai sangat bagus untuk kesehatan. Akan tetapi, beberapa ahli mengingatkan kalau terlalu banyak minum susu kedelai bisa membahayakan kesehatan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Susu kedelai mengandung isoflavon (fitroestrogen atau bahan kimia yang meniru hormon estrogen dalam tubuh). Jika terlalu banyak bisa mempengaruhi perkembangan bayi selama masa kehamilan.


Meski demikian, sejumlah pakar tak setuju karena susu kedelai kaya akan protein berkualitas tinggi yang bagus buat kesehatan serta bayi. "Selain protein berkualitas tinggi, kedelai juga menyediakan folat, zat beso, kalsium, zinc, dan mineral. Kedelai tinggi serat dan sumber asam lemak omega-3," jelas Elizabeth Somer, M.A., R.D., Salem, Ore, penulis buku Eat Your Way to Happiness (Harlequin), dilansir Parents.

Jadi, amankah sebenarnya susu kedelai diminum ibu hamil? Mari kita bahas, Bunda.

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Kaya akan Nutrisi

Susu kedelai bagus untuk ibu hamil karena kaya akan nutrisi. Susu kedelai mengandung protein dan serat. Tak hanya itu, kandungan asam folat, vitamin B1, A, dan E, dalam jumlah banyak juga bagus buat diet ibu hamil. Semua kandungan tersebut bisa membantu pertumbuhan bayi secara keseluruhan, terutama perkembangan sel saraf.

Kedelai juga mengandung asam fitat, zat tumbuhan alami yang berkaitan dengan mineral. Ini bisa membantu ibu hamil terhindari dari zat-zat berbahaya.

"Asam fitat bisa mengalangi penyerapan beberapa logam berat (seperti merkuri, timbal, kadmium, dan uranium), sangat bagus," jelas Brandon Horn, Ph.D., J.D., L.Ac., profesor kedokteran reproduksi di Universitas Pengobatan Tradisional Cina Yo-San, Los Angeles, Amerika Serikat.

Penguat Energi

Susu kedelai untuk ibu hamil juga bisa menambah energi. Riboflavin, karbohidrat, dan lemak nabati di dalamnya membantu mengisi kembali tingkat energi Bunda. Ini bisa membantu Bunda tidak mudah kelelahan selama masa kehamilan.

Healthy hazelnut drink (smoothie) - horizontalSusu kedelai untuk ibu hamil/ Foto: iStock

Tulang yang Kuat

Dikutip dari Yahoo! Lifestyle, para ahli medis bersikeras kalau wanita hamil harus mengonsumsi kalsium yang tinggi dalam makanan sehari-hari mereka. Bayi yang belum lahir juga butuh banyak kalsium untuk perkembangan tulang dan ototnya. Kandungan kalsium yang tinggi dalam susu kedelai bagus untuk kehamilan.

Kulit Lebih Cerah

Banyak wanita mengalami perubahan kulit selama masa kehamilan. Bahkan ada yang mengalami pigmentasi, penggelapan kulit, serta jerawatan. Susu kedelai bisa menjadi minuman yang bagus untuk memerangi masalah tersebut.

Pertumbuhan Rambut yang Sehat

Beberapa wanita diketahui menderita kerontokan rambut akut selama masa kehamilan. Minum susu kedelai dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat. Bahkan kabarnya bisa membuat rambut bayi menjadi lebih tebal.

Efek negatif susu kedelai bagi ibu hamil:

Menghambat Penyerapan Mineral

Kandungan asam fitat dalam susu kedelai ternyata juga bisa memberikan efek negatif buat ibu hamil. Dr Brandon mengatakan bahwa kandungan tersebut bisa menghambat penyerapan mineral yang penting seperti niasin, kalsium, magnesium, zat besi, dan zinc.

"Mineral itu padahal sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin," tambahnya.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Dr Brandon juga menuturkan bahwa kedelai bisa menurunkan kadar kolesterol sehingga bagus buat tubuh. Namun ketika hamil, Bunda justru membutuhkan kolesterol untuk membuat progesteron, estrogen, dan vitamin D.

Komplikasi Kehamilan

Isoflavon yang terkandung dalam susu kedelai terkadang bisa meniru hormon estrogen wanita. Ini dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan jika Bunda mengonsumsinya terlalu banyak.

Ada pula efek samping lain ketika susu kedelai dikonsumsi ibu hamil. Salah satunya menunjukkan gejala alergi seperti kesulitan bernapas, ruam, bengkak, dan muntah setelah minum susu kedelai.

Saran Mengonsumsi Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

"Selama kehamilan, satu atau dua porsi susu kedelai setiap hari akan baik-baik saja," saran Somer.

Beberapa ahli juga menyarankan produk susu kedelai fermentasi seperti tempe atau miso, dibandingkan susu kedelai dan tahu. "Fermentasi membantu menetralkan asam fitat dalam kedelai sehingga membuat nutrisi lebih mudah diserap tubuh," kata Jonny Bowden, Ph.D., C.N.S., penulis pembantu 100 Healthiest Foods to Eat During Pregnancy.

Selain itu, Bowden juga menyarankan untuk memilih susu kedelai alami bukan camilan olahan. "Banyak makanan kedelai yang dipasarkan sebagai minuman atau makanan sehat sebenarnya hanya makanan cepat saji," tuturnya.

Bunda, simak juga yuk resep puding susu kedelai dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi