HaiBunda

KEHAMILAN

Tanda Pendarahan yang Harus Diwaspada Ibu Hamil

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Minggu, 02 Aug 2020 08:05 WIB
Ilustrasi pendarahan yang wajib diwasapadai ibu hamil/ Foto: iStock
Jakarta -

Bunda, jangan keburu panik ya kalau saat hamil tiba-tiba keluar darah dari vagina. Pendarahan semacam ini memang bisa saja terjadi pada trimester awal kehamilan.

Meski terjadi pendarahan, ini bukan menjadi tanda masalah dari kehamilan, Bunda. Sedangkan perdarahan vagina yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga, bisa menjadi pertanda adanya kemungkinan komplikasi.

"Beberapa bercak merupakan hal yang normal, tetapi perdarahan berat bisa menjadi tanda keguguran atau kehamilan ektopik," ujar Natali Azis, MD, maternal-fetal medicine specialist di Lucile Packard Children Hospital.


Dituturkan Natali bahwa ibu hamil bisa perlu diwaspadai pendarahan, jika disertai kram parah mirip gejala menstruasi. Kejadian semacam ini bisa menjadi tanda keguguran yang mengancam.

Gabungan nyeri perut yang tajam dan rendah, bisa menjadi tanda kehamilan ektopik, yakni komplikasi serius yang terjadi ketika telur yang dibuahi ditanamkan di luar rahim, seperti dikutip dari WebMD.

Pendarahan pada Ibu Hamil/ Foto: iStock

Melansir dari American Pregnancy, jika Bunda mengalami perdarahan saat hamil, disarankan untuk memakai pembalut atau panty liner. Hal ini memudahkan pemantauan seberapa banyak perdarahan terjadi dan jenis perdarahan yang dialami.

Di fase awal kehamilan, perdarahan bisa menjadi pertanda keguguran tetapi tidak berarti keguguran sudah dekat. Tanda-tanda keguguran biasanya jika perdarahan disertai nyeri kram di bagian perut bawah. Pada banyak kasus, keguguran tidak dapat dicegah nih, Bunda.

Sementara pada kehamilan ektopik yakni kehamilan yang terjadi di luar rahim, juga bisa membuat ibu hamil mengalami perdarahan. Biasanya akan disertai gejala nyeri kram di perut bawah, nyeri tajam di daerah perut, kadar hCG rendah, dan perdarahan vagina.

Jika Bunda mengalami hal tersebut, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ya, Bunda. Dokter kemungkinan akan melakukan USG, pemeriksaan, dan beberapa pemeriksaan darah berdasarkan gejala yang Bunda alami.

Meskipun sebagian besar perdarahan ringan mungkin bukan masalah serius, tetapi jangan pernah mengabaikannya ya, Bunda. Apalagi, jika disertai dengan kram, perdarahan berat, atau sakit perut.

Semoga membantu, Bunda.

Bunda, simak juga yuk cerita dr.Reisa Broto Asmoro yang pernah keguguran di kehamilan pertamanya dalam video berikut:

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Masjid Apung An-Nur Jakarta, Destinasi Baru Wisata Religi di Ancol

Mom's Life Amira Salsabila

20 Restoran yang Kasih Birthday Treat atau Makanan Gratis saat Ulang Tahun

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

Hamil Anak Kedua, Intip Momen Miskah Shafa Habiskan Waktu Bersama Dr Yislam dan Aisha

Kehamilan Amrikh Palupi

Resep Bumbu Dasar Kuning Sederhana, Bisa untuk Ayam Goreng hingga Pepes

Mom's Life Amira Salsabila

Lahir 3 Bulan Lebih Awal, Perjuangan Bayi Kembar Ini Berakhir Haru

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

150 Nama Bayi Bermakna Mimpi untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

5 Potret Masjid Apung An-Nur Jakarta, Destinasi Baru Wisata Religi di Ancol

20 Restoran yang Kasih Birthday Treat atau Makanan Gratis saat Ulang Tahun

Hamil Anak Kedua, Intip Momen Miskah Shafa Habiskan Waktu Bersama Dr Yislam dan Aisha

Mengenal PHP, Bahasa Pemrograman yang Celah Keamanannya Bikin Dunia Waspada

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK