sign up SIGN UP search


kehamilan

Kisah Pilu Ibu Lahirkan Bayi saat Koma, Berjuang Hidup tapi Akhirnya...

Annisa Afani Minggu, 30 Aug 2020 05:00 WIB
In the Hospital Sick Male Patient Sleeps on the Bed. Heart Rate Monitor Equipment is on His Finger. caption
Jakarta -

Seorang wanita asal Tennesse bernama Sharista Giles harus berjuang untuk bertahan hidup setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya koma. Saat koma, dia tengah mengandung 4 bulan, Bunda.

Kisahnya berawal pada tahun 2014 lalu. Saat itu, dia mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang ke rumah setelah menonton konser di Nashville bersama kedua temannya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, Sharista menderita cedera otak serius, sehingga mengalami koma selama berbulan-bulan. Sedangkan kedua temannya hanya mengalami luka ringan.


Bahkan, dokter memperkirakan Sharista hanya memiliki kesempatan hidup 2 persen. Akibat kondisinya, bayi yang dikandung Sharista terpaksa dilahirkan prematur dengan berat lahir hanya 517 gram.

Meski dokter sudah memperingatkan bawah Sharista tidak akan pernah terbangun dari komanya, namun keluarga tidak pernah putus asa dengan harapan dan upaya mereka. Dan secara ajaib, empat bulan kemudian atau pada 2014, Sharista bisa membuka mata dan bangun dari komanya, Bunda.

Dia akhirnya bisa melihat putranya, Leighton tumbuh dengan baik bersama keluarganya. Ibunda Sharista pun sangat bersyukur dengan keajaiban tersebut.

Sharista GilesSharista Giles/ Foto: Facebook Sharista Giles

"Saya tidak bisa memahaminya, tapi melegakan. Saya tahu ini benar-benar keajaiban," kata sang ibu, Anna Moser, dikutip dari Daily Mail.

Sharista meski terbaring di tempat tidur, namun dia bisa melihat putranya tumbuh besar. Namun, kondisinya teka pernah menjadi lebih baik, Bunda.

"Dia mencoba berbicara dan dia bisa menggerakkan tangan. Tapi sejak kecelakaan itu Sharista hanya terbaring di tempat tidur," kata bibinya, Beverly Giles

Hingga akhirnya setelah bertahan selama sekitar 3 tahun, Sharista menyerah. Dia meninggal karena komplikasi kesehatan yang dialaminya.

"Ini membuat hati kami sangat sedih. Tapi kami tahu, dia tidak lagi kesakitan atau menderita. Malaikat berharga kami sudah bahagia di surga," kata salah satu keluarga.

Sementara itu, keluarga Sharista menganggap bahwa Leighton yang saat itu baru saja merayakan ulang tahun ketiga sebagai sebuah keajaiban. Anak laki-laki itu yang selama ini membantu mendiang ibunya untuk bertahan hidup.

"Kami sangat diberkati memiliki putranya untuk membantu ingatannya tetap hidup. Leighton akan tumbuh dengan mengetahui betapa ibunya mencintainya melalui cerita-cerita yang harus kami ceritakan kepadanya," ungkap keluarga Sharista.

Bunda, simak juga yuk cerita dr. Reisa yang menderita usah operasi caesar dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi