sign up SIGN UP search


kehamilan

Bunda, Ini Dampaknya Kalau Ibu Hamil Kekurangan Kalium

Siti Hafadzoh Selasa, 01 Sep 2020 07:02 WIB
Attractive pregnant female chilling while drinking fresh coffee from mug and relaxing at home caption
Jakarta -

Ibu hamil membutuhkan banyak asupan nutrisi supaya tubuhnya tetap sehat dan janin berkembang dengan baik. Salah satu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh Bunda ketika hamil adalah kalium.

Kalium punya peran penting dalam kehamilan lho, Bunda. Zat gizi yang satu ini berfungsi untuk menyeimbangkan cairan dan elektrolit tubuh serta mengirimkan impuls saraf dan membantu otot berkontraksi.

Dilansir Baby Center, Bunda yang sedang hamil membutuhkan 4.700 mg kalium per hari. Sedangkan, ibu menyusui membutuhkan lebih banyak kalium, yaitu 5.100 mg per hari.


Nah, ketika asupan kalium kurang, ibu hamil akan mengalami hipokalemia. Kondisi ini terjadi ketika ibu hamil memiliki tingkat kalium yang rendah dalam darah.

Mengutip Mom Junction, ibu hamil yang kekurangan kalium dalam darah akan mengalami beberapa gejala nih. Bunda mungkin mengalami gejala hipokalemia berupa lemas, kelelahan, kram, dan sembelit.

Bunda yang sedang hamil juga mungkin mengalami kelumpuhan periodik hipokalemia. Ini menyebabkan otot kaki, mata, dan lengan sesekali jadi lemah.

Curious little daughter touching her pregnant mother big tummy, home interiorBunda, Ini Dampaknya Kalau Ibu Hamil Kekurangan Kalium/ Foto: iStock

Ada berbagai faktor penyebab ibu hamil kekurangan kalium. Mulai dari mual dan muntah hingga mengonsumsi antibiotik.

Supaya tidak mengalami hipokalemia, Bunda yang sedang hamil perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium nih. Ada banyak makanan yang mengandung kalium, di antaranya:

1. Kentang

2. Bayam

3 Jus tomat

4. Jus jeruk

5. Air kelapa

6. Ayam

7. Ikan salmon

Lihat 14 ciri hamil yang jarang diketahui di video berikut ini yuk, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi