sign up SIGN UP search


kehamilan

Buah yang Sebaiknya Ibu Hamil Hindari di Trimester Awal

Dwi Indah Nurcahyani Kamis, 03 Sep 2020 07:04 WIB
Beautiful pregnant business woman is eating grape, looking at camera and smiling while sitting at her working place at home caption
Jakarta -

Buah yang kaya nutrisi sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. Tetapi, ada beberapa buah yang ternyata harus Bunda handiri di awal kehamilan.

Trimester satu kehamilan, menjadi tiga bulan penting untuk Bunda dan janin. Meskipun perut belum terlihat membesar, tetapi janin secara fisik terus tumbuh di dalam rahim.

Pada akhir trimester pertama, sebagian besar organ janin kecil sudah terbentuk. Saat semua organ tumbuh, bisa terganggu karena berbagai hal, seperti obat-obatan, infeksi, radiasi, tembakau, dan bahan kimia beracun, seperti dikutip dari laman Anmum.


Salah satu cara untuk menjaga Bunda dan janin tetap sehat ialah dengan menahan diri dari alkohol, kafein, rokok, atau narkoba. Perkembangan janin yang sehat juga sejalan dengan kebiasaan gaya hidup yang baik, seperti olahraga teratur, minum air putih yang cukup, dan mengonsumsi makanan sehat.

Oh ya, Bunda, berbicara soal makanan yang aman dimakan selama kehamilan, beberapa buah-buahan juga sebaiknya dihindari pada trimester pertama.

Anggur menjadi salah satunya. Beberapa ahli menyarankan memang anggur aman dimakan, sementara beberapa ahli lainnya mengatakan buah ini perlu dihindari.

Meskipun anggur memiliki tingkat vitamin A dan C yang tinggi, ada beberapa alasan mengapa mungkin anggur perlu dihindari ibu hamil pada trimester pertama.

Apakah Biji Anggur Aman DimakanBahaya anggur untuk ibu hamil di trimester 1/ Foto: iStock

Hal ini dikarenakan adanya toksisitas resveratrol. Kulit luar buah anggur kaya akan senyawa yang disebut resveratrol. Meskipun penelitian ilmiah mengidentifikasi resveratrol sebagai nutrisi yang sehat, tetapi ini dapat menjadi racun bagi ibu hamil. Resveratrol dapat bereaksi dengan kadar hormon yang tidak proporsional pada wanita hamil.

Selain itu, pestisida yang tertinggal di kulit anggur juga mendatangkan risiko komplikasi kesehatan pada janin. Anggur juga dikhawatirkan dapat menyebabkan sembelit karena kulitnya sulit dicerna. Serta, memiliki rasa panas yang dapat memberikan pengaruh pada ibu hamil dan bayinya.

Tetapi, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan. Selama dikonsumsi secara tidak berlebihan, anggur aman dan sehat karena mengandung mineral, vitamin, dan nutrisi penting lainnya.

"Sama seperti apa pun, bagaimanapun memakannya secara berlebihan akan membahayakan tubuh. Anggur kaya akan gula alami yang disebut fruktosa. Jika tidak dipantau pada ibu hamil dengan diabetes gestasional dapat memperburuknya dan menyebabkan kerusakan," kata Dr Sanjana Sainani, seorang obgyn dikutip dari Parenting First Cry.

Pertimbangkan baik-baik sebelum mengonsumsi anggur ya, Bunda. Jika Bunda masih ragu, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan Bunda terlebih dahulu untuk mendapatkan pemaparan lebih lanjut mengenai bahaya anggur untuk ibu hamil.

Bunda, simak juga yuk penjelasan nanas untuk ibu hamil dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi