sign up SIGN UP search


kehamilan

Alice Norin Alami Plasenta Akreta & Kehilangan Darah 3 Liter Saat Lahiran

Annisa Afani Senin, 14 Sep 2020 07:04 WIB
Alice Norin saat ditemui di studio Trans TV. caption
Jakarta -

Alice Norin melahirkan anak kedua, Alana Naira Lawi, pada 9 September 2020 lalu. Istri Alvin Yudhapatria ini pun menceritakan, proses persalinan Alana jadi sebuah tantangan baginya. Ia mengalami kehamilan dengan kondisi plasenta akreta, Bunda.

Pernyataan ini Alice ungkapkan dalam postingan di akun Instagram. Melalui sebuah foto Alana yang berada dalam box bayi, Alice menceritakan bagaimana perjuangan serta pengalaman selama kehamilan, hingga melalui proses persalinan yang menegangkan.

"Di awal kehamilan, aku didiagnosis mengalami kondisi placenta previa yang mengharuskan aku untuk konsultasi dengan beberapa dokter ahli. Setelah beberapa konsul, ternyata ada kondisi accreta juga, dimana kasus accreta ini jarang terjadi," ungkapnya di akun Instagram @alicenorin, dikutip pada Minggu, (13/9/2020).


Meski begitu, Alice mengatakan bahwa dirinya beruntung karena mengetahui kondisi tersebut sejak awal kehamilan. Dengan begitu, ia dan para dokter pun bisa melakukan beberapa antisipasi jika ada hal buruk yang terjadi.

"Dokter wanti2 sejak awal kalo saat lahiran mempersiapkan diri karena kemungkinan akan banyak terjadi pendarahan. And it happened, aku kehilangan darah sampai 3 liter selama proses lahiran," sambung Alice.

Akibat mengalami pendarahan hebat ini, Alice pun segera dirawat di ruang ICU selama 2 hari dan tak bisa melihat Alana setelah dilahirkan. Bahkan, setelah ketemu pun Alana tak dapat disusui karena Alice harus mengonsumsi obat keras.

"Aku blm bisa langsung ketemu sama Alana karena harus masuk ICU 2 hari. Setelah ketemu pun ga langsung bisa menyusui karena dokter bilang ada obat keras yang aku konsumsi karena kondisi aku dan tidak dianjurkan untuk menyusui," ungkapnya.

Terkait kondisi yang dialami Alice Norin, mengutip Mayo Clinic, plasenta akreta ini adalah kondisi kehamilan serius yang terjadi ketika plasenta tumbuh terlalu dalam ke dinding rahim, Bunda.

Pada kehamilan normal, biasanya plasenta akan terlepas dari dinding rahim setelah melahirkan. Namun dengan kondisi plasenta akreta, maka sebagian atau seluruh plasenta akan tetap menempel setelah melahirkan, dan bisa menyebabkan kehilangan darah yang parah setelah melahirkan.

"Wanita dengan akreta tentu saja berisiko tinggi mengalami perdarahan, oleh karena itu diperlukan perawatan ahli. Namun, akreta dapat terjadi dalam berbagai keadaan dan tidak setiap wanita mengalaminya dan tergantung pada kondisi individual plasenta," kata Daniela Carusi, MD, M.Sc., dikutip dari Brigham Health Hub.

Plasenta akreta pun dianggap sebagai komplikasi kehamilan yang berisiko tinggi. Jika kondisi ini dapat didiagnosis sejak awal kehamilan, maka penderitanya mungkin membutuhkan persalinan caesar dan diikuti dengan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi.

"Selama kehamilan aku konsul sama para dokter yang bikin deg2an, karena ada kemungkinan kondisi aku ini mengharuskan aku untuk angkat rahim dan aku belum 100% siap," tutur bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini.

Bersyukur, selama masa kehamilan hingga proses kelahiran ini dapat Alice lalui dengan baik, Bunda. Pesannya, ia berharap agar Bunda yang saat ini sedang hamil untuk terus mengupayakan cek kehamilan sebagai bentuk antisipasi.

"Aku bersyukur sekali karena melewati masa2 kritis ini. Untuk teman-teman yang mungkin sedang hamil, selalu cek rutin kehamilan karena lebih baik mengantisipasi apa yang mungkin terjadi. Semoga sehat selalu dan terimakasih atas doa dan ucapan yang sudah diberikan," begitu pesan Alice.

Bunda, simak juga perjuangan Angie 'Virgin' yang melahirkan sendirian di London tanpa suami dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi