sign up SIGN UP search


kehamilan

Perubahan Psikologis Ibu Hamil Selama 3 Trimester, Emosi Naik-Turun

Asri Ediyati Kamis, 10 Sep 2020 07:01 WIB
silhouette of pregnant couple arguing and quarreling at home caption
Jakarta -

Perubahan fisik wanita selama kehamilan mendapat banyak perhatian, akan tetapi jarang yang memperhatikan perubahan psikologis, emosional yang mungkin ibu hamil alami. Padahal, selain kesehatan fisik, kesejahteraan emosional dan mental seorang ibu juga dapat memainkan peran penting dalam kehamilan.

Selama sembilan bulan, suasana hati dan emosi ibu hamil naik turun. Bisa sangat gembira karena memiliki bayi hingga perasaan tidak sabar, takut karena persalinan dan berganti menjadi ibu semakin dekat.

Kehamilan juga dapat menimbulkan masalah emosional lainnya, seperti hubungan keluarga yang sulit, rasa tidak aman, dan ekspektasi yang tidak realistis, yang sebelumnya mungkin telah diabaikan.


"Kehamilan adalah transisi besar dalam kehidupan seorang wanita, dan ini melibatkan campuran emosi yang kompleks, baik dan buruk," kata Dr. Mary Kimmel, direktur medis Unit Rawat Inap Psikiatri Perinatal dan asisten profesor psikiatri di University of North Carolina School of Medicine di Chapel Hill, AS, dikutip dari Live Science.

Apa saja perubahan psikologis ibu hamil selama tiga trimester? Berikut perubahannya yang suami Bunda perlu tahu:

1. Perubahan psikologis pada trimester 1

Bunda mungkin tidak dapat melihat perubahan yang terjadi selama trimester pertama, tetapi perubahan itu signifikan. Selama ini, beberapa ibu baru mungkin memiliki perasaan cemas akan kehilangan bayi baru mereka (keguguran). Ketakutan ini, meski tidak berdasar, adalah normal. Untuk itu, bacalah tentang banyak emosi yang dialami ibu hamil selama periode kritis dalam perkembangan janin ini.

2. Perubahan Psikologis pada Trimester Kedua

Dikutip dari How Stuff Works, setelah stres dan kecemasan pada trimester pertama berlalu, perubahan emosional pada trimester kedua dimulai. Meskipun perubahan psikologis tidak akan terlalu kuat, namun bisa juga mengganggu. Banyak ibu hamil mulai merasa sadar diri tentang beban yang mereka tanggung untuk menopang bayi mereka, dan perasaan ini dapat menyebabkan mereka merasa rendah diri.

3. Perubahan psikologis pada trimester ketiga

Pada trimester ketiga, wanita mengantisipasi persalinan dan menghadapi perubahan fisik yang signifikan. Sementara rasa takut kehilangan bayi biasanya sudah hilang pada saat ini. Namun, ada kecemasan baru menggantikannya yaitu ketakutan akan persalinan. Selain kekhawatiran tentang persalinan, ibu hamil akan memiliki naluri untuk nesting, mempersiapkan kedatangan bayi, mulai dari sibuk menata kamar, membeli baju, dan peralatan bayi.

Semoga Bunda selalu sejahtera secara emosional dan psikologis selama kehamilan ya!

Untuk menambah mood, cek video style baju kerja untuk ibu hamil:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi