sign up SIGN UP search


kehamilan

Suami Tega Bedah Perut Istri Hamil 7 Bulan, Ingin Pastikan Bayinya Laki-laki

Annisa Afani Sabtu, 26 Sep 2020 10:39 WIB
kehamilan tak diinginkan caption
Jakarta -

Seorang wanita asal Badaun Uttar Pradesh, India mengalami kejadian mengenaskan dari suaminya sendiri, Bunda. Sang suami yang diidentifikasikan sebagai Pannalal ini dengan tega membedah perut sang istri karena ingin memastikan jenis kelamin anak keenamnya tersebut.

Pannalal sangat berharap bayi yang dikandung istrinya kali ini adalah seorang laki-laki. Pasalnya, lima anaknya, semuanya berjenis kelamin perempuan.

Mengutip Mirror, pria itu diduga nekat membedah perutnya karena sangat terobsesi untuk memiliki seorang anak laki-laki. Saat pria itu membedah perut sang istri menggunakan senjata tajam, usia kandungannya menginjak tujuh bulan.


Akibat dari tindakannya tersebut, sang istri menderita luka yang begitu serius. Untungnya, anggota keluarga dan para tetangga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa wanita berusia 35 tahun itu ke Rumah Sakit Bareilly untuk mendapatkan penanganan darurat.

Mengutip BBC, pejabat kepolisian mengatakan bahwa kondisi istri yang terluka sudah stabil. Sementara suaminya yang ditangkap membantah sengaja menyakiti istrinya dan mengatakan itu adalah kecelakaan. Saat itu, dia melempar sabit ke arah sang istri dan tidak tahu senjata tersebut akan melukainya dengan sangat parah.

"Saya memiliki lima anak perempuan, salah salah satu putra saya telah meninggal. Saya tahu bahwa anak-anak adalah anugerah Tuhan," ujarnya.

Sementara saudari sang istri mengatakan bahwa pasangan tersebut sering bertengkar karena tidak memiliki anak laki-laki. Petugas kepolisian setempat, Inspektur Pravin Singh Chauhan mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (19/9/2020) di Desa Nekpur, di negara bagian Uttar Pradesh di utara India. Penyelidikan kasus tersebut saat ini masih berlangsung.


Keinginan orang tua di India untuk memiliki anak laki-laki dan bukan perempuan menyebabkan rasio gender yang tidak seimbang. Menurut laporan United Nations Population Fund (UNFPA), sekitar 46 juta anak perempuan hilang dari India dalam 50 tahun terakhir.

Setiap tahun, sebanyak 460 ribu anak perempuan diaborsi dan kematian perempuan berlebihan karena pengabaian yang disengaja setelah bayi perempuan lahir. Sebuah laporan pemerintah India tahun 2018 menyatakan keinginan untuk memiliki anak laki-laki telah menciptakan 21 juta anak perempuan yang tidak diinginkan.


Tidak jarang beberapa kali ditemukan adanya bayi berjenis kelamin perempuan yang dibuang, seperti halnya yang sempat viral beberapa waktu lalu di Twitter. Pada 2017 lalu, investigasi Sunday People menemukan bahwa tiga bayi perempuan yang tidak diinginkan dibuang di luar pusat Palna di New Delhi setiap bulan. Beberapa bayi perempuan lainnya ditinggalkan di luar panti asuhan, rumah sakit, dan kantor polisi.

Bunda, simak juga perjuangan Angie 'Virgin' yang berjuang melahirkan sendirian tanpa suami di London dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi