KEHAMILAN
Singapura Berikan Bonus pada Pasutri yang Ingin Punya Anak Selama Pandemi
Asri Ediyati | HaiBunda
Kamis, 08 Oct 2020 15:49 WIBKalau di Indonesia terjadi baby boom selama pandemi, sementara di Singapura malah sebaliknya. Singapura mengalami penurunan angka kelahiran terutama saat pandemi COVID-19 berlangsung.
Ya, para pasangan pasutri di Singapura menunda menjadi orang tua karena mereka berjuang dengan tekanan keuangan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi, Bunda.
Untuk membendung kekhawatiran warga Singapura yang ingin punya anak saat pandemi. Pemerintah Singapura menawarkan pembayaran satu kali melahirkan untuk mendorong pasutri memiliki anak.
Dilansir BBC, bonus ini merupakan tambahan dari beberapa bonus besar yang ditawarkan oleh pemerintah terkait kelahiran. Sistem bonus bayi Singapura saat ini memberikan tunjangan hingga 10 ribu dolar Singapura atau kurang lebih Rp108,5 juta kepada orang tua yang memenuhi syarat.
"Kami telah menerima umpan balik bahwa COVID-19 telah menyebabkan beberapa calon orang tua menunda rencana menjadi orang tua," kata Wakil Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat.
Heng mengatakan rincian lebih lanjut tentang jumlah dan bagaimana para calon orang tua ini akan dibayar akan diumumkan di kemudian hari.
Singapura memiliki salah satu tingkat kelahiran terendah di dunia. Pemerintah setempat telah berupaya untuk meningkatkan angka kelahiran selama beberapa dekade. Salah satunya dengan memberikan bonus dengan nominal yang disebutkan tadi, Bunda.
Tingkat kesuburan Singapura menyentuh level terendah delapan tahun pada 2018. Menurut data pemerintah, pada tingkat 1,14 kelahiran per wanita. Banyak negara Asia menghadapi masalah serupa tentang penurunan tingkat kesuburan, yang dapat memburuk selama penurunan pandemi.
Sangat kontras dengan beberapa tetangganya seperti Indonesia dan Filipina, yang menghadapi prospek lonjakan besar kehamilan akibat pandemi virus Corona.
Simak juga cara mencegah kehamilan bagi ibu menyusui:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Singapura dan Australia Beri Vaksin RSV Gratis untuk Ibu Hamil, Apa Itu?
Studi Terbaru Tunjukkan Vaksin COVID-19 Tak Sebabkan Cacat Lahir pada Bayi
Rumah Sakit Singapura Jadi Incaran Banyak Pasutri Pilih Jalani Bayi Tabung, Alasannya...
Rumah Sakit di Singapura Mulai Kewalahan, Semakin Banyak Pasangan Ingin Jalani IVF
TERPOPULER
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Tas Crossbody 3 Kompartemen: Beneran Bikin Isi Tas Lebih Rapi?
-
Beautynesia
Kenalan dengan Metode Sandwich Makeup, Teknik Riasan Anti Longsor dan Awet
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret 3 Menantu Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Ada yang Gelarnya Dicopot
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif