sign up SIGN UP search


kehamilan

Tak Terduga, Ini 7 Manfaat Minyak Zaitun untuk Ibu Hamil

Annisa Afani Senin, 09 Nov 2020 07:00 WIB
Minyak zaitun caption
Jakarta -

Wanita hamil menjadi lebih berhati-hati dengan makanan yang dikonsumsinya. Beberapa ibu hamil mungkin memasukkan minyak zaitun karena diyakini memiliki banyak manfaat untuk kehamilannya.

Minyak zaitun berasal dari pohon zaitun yang menghasilkan buah zaitun. Minyak zaitun adalah lemak cair atau minyak alami yang diperoleh dari pengepresan buah zaitun utuh.

"Minyak zaitun 100 persen lemak," kata ahli nutrisi bersertifikat, Nicola Shubrook, dikutip dari BBC.

Dia menjelaskan nutrisi dalam satu sendok makan minyak zaitun mengandung sekitar 135 kalori, dan rata-rata 14 gram lemak, 2 gram di antaranya adalah lemak jenuh, dan sisanya lemak tak jenuh.

Sekitar 75 persen dari lemak merupakan lemak tak jenuh tunggal, yang disebut asam oleat atau omega-9 dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Sisanya merupakan lemak tak jenuh ganda yang dikenal sebagai omega-6 dan omega-3.

Minyak zaitun adalah bahan yang umum digunakan dalam masakan di negara-negara Eropa, seperti Spanyol, Yunani, Portugal, dan Italia. Selain untuk masakan, minyak zaitun juga digunakan secara luas dalam kosmetik dan industri obat-obatan. Itu karena manfaat yang dikandungnya, Bunda.

Minyak zaitun disebut sebagai minyak paling baik digunakan tidak hanya dikonsumsi secara oral tapi juga topikal. Selain sumber lemak tak jenuh tunggal, minyak zaitun juga mengandung vitamin A, D, E, K dan mengandung zat besi yang baik untuk tubuh.

Amankah minyak zaitun untuk ibu hamil?

Sebelum ibu hamil mengonsumsi minyak zaitun, cari tahu dahulu apakah minyak ini aman atau tidak. Karena minyak zaitun diekstraksi dari buah zaitun menggunakan proses yang disebut sebagai maserasi hingga hasil akhirnya memiliki tekstur lembut dan ramah bagi pencernaan, sehingga dikategorikan sebagai bahan yang sangat aman dikonsumsi oleh ibu selama masa kehamilan.

Tidak hanya baik untuk ibu hamil, tapi minyak zaitun juga bermanfaat bagi bayi dalam kandungan. Untuk menggunakannya, ibu hamil bisa mengonsumsinya secara oral atau langsung dimakan maupun diaplikasikan ke tubuh. Ibu hamil juga bisa melakukan keduanya, oral maupun topikal.

"Minyak zaitun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama untuk kulit Anda," kata Diana Gall, MD, selaku dokter umum yang dikutip dari Good House Keeping.

Namun untuk menggunakan secara oral, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat atau efek samping yang mungkin muncul jika dikonsumsi secara berlebihan.


Manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil

Karena kandungannya tersebut, minyak zaitun memiliki banyak manfaat. Adapun manfaat minyak zaitun untuk ibu hamil, dikutip dari sejumlah sumber, di antaranya:

1. Mendukung perkembangan janin

Mengutip Parenting Firstcry, mengonsumsi minyak zaitun secara teratur selama masa kehamilan dapat berdampak positif pada tinggi dan berat bayinya yang belum lahir. Salah satunya dengan mendapat asam lemak omega-3 yang sangat berguna untuk mendukung perkembangan bayi, khususnya kesehatan jantung.

Selain itu, mengonsumsi minyak zaitun selama kehamilan juga dapat meningkatkan keterampilan belajar, fungsi dan perkembangan otak bayi saat masa pertumbuhan lho, Bunda.

2. Bantu mengurangi stretch marks

Stretch mark memang menjadi masalah umum yang kerap dialami ibu selama kehamilan. Hal ini terjadi karena saat bayi dalam rahim tumbuh, maka kulit yang menjadi lapisan terluar akan meregang akibat otot panggul dan perut yang membesar.

Minyak zaitun sendiri sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi masalah stretch mark selama kehamilan. Jika ibu hamil mengoleskan minyak zaitun di area perut secara teratur setiap hari, stretch marks mungkin dapat dihindari.

3. Meningkatkan refleks pada bayi

Penelitian menunjukkan, ibu hamil yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur akan melahirkan bayi yang memiliki refleks psikomotorik yang lebih baik dibandingkan yang tidak.

4. Mengatasi infeksi & perkuat imunitas

Kehamilan dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lambat dan lemah, Bunda. Oleh karenanya, ibu hamil bisa lebih rentan untuk jatuh sakit karena infeksi. Untungnya masalah ini dapat diatasi dengan minyak zaitun.

"Sifat antibakteri dalam minyak zaitun membantu menghilangkan bakteri dari kulit dan bermanfaat dalam pengobatan infeksi pada kulit," kata Diana Gall.

Selain itu, minyak zaitun kaya akan vitamin A yang membantu untuk membangun sistem kekebalan yang kuat. Pada fungsi selanjutnya, minyak zaitun akan bekerja membantu mencegah berbagai infeksi yang berisiko dialami oleh ibu hamil selanjutnya.

5. Baik untuk mata

Minyak zaitun mengandung vitamin A yang sangat bermanfaat untuk mata bagi ibu hamil dan perkembangan mata janin.

6. Bantu sembuhkan kulit setelah caesar

Minyak zaitun mengandung vitamin K dan E untuk membantu mengatasi bekas luka pasca operasi caesar. Selain itu, vitamin K juga berguna membantu proses pembekuan darah tubuh, sehingga dapat dengan cepat menutup luka, dan area yang terkena operasi.

Sedangkan vitamin E merupakan antioksidan yang kuat, Bunda. Jika dioleskan secara topikal, ini dapat membantu menutrisi dan melindungi kulit dari kerusakan.

"Minyak zaitun kaya akan vitamin A, D, E, dan K. Masing-masing bermanfaat bagi kulit dengan caranya sendiri," kata Diana Gall.

7. Mengatasi bibir kering

Beberapa ibu hamil mengalami bibir kering. Untuk solusi cepat dan mudah atasi bibir kering dan pecah-pecah, ibu hamil bisa mengoleskan setetes minyak zaitun ke daerah yang bermasalah, Bunda.

Cara mengonsumsi minyak zaitun

Nicola Shubrook mengatakan zaitun yang berbeda dari negara berbeda akan memberikan rasa yang berbeda, beberapa ringan, dan lainnya mungkin agak pedas atau pahit. Teknik pemrosesan yang berbeda juga akan menghasilkan minyak zaitun dengan kualitas berbeda.

"Minyak mentah murni dan tidak dilolah, artinya tidak ada bahan kimia atau panas yang digunakan dalam proses ekstraksi, sehingga menghasilkan minyak yang lebih murni dengan rasa yang lebih kuat. Minyak olahan telah diolah untuk menghilangkan kekurangan dan biasanya warnanya lebih ringan dan rasanya lebih lembut," tuturnya.

Nah, untuk mengurangi rasa, jika ingin mengonsumsinya secara oral, sebaiknya mencampurkan sedikit gula kasar atau sedikit lemon ke dalam minyak zaitun untuk meningkatkan aroma serta rasanya. Penting untuk diingat juga bahwa minyak zaitun sama seperti minyak lainnya. Sehingga perlu untuk dikonsumsi dalam jumlah sedang.


Sementara penggunaan minyak zaitun secara topikal bisa dioleskan pada kulit selama kehamilan dalam porsi sedang, juga tidak berlebihan. Bagaimanapun juga, konsultasi lebih dahulu ke dokter sebelum mengonsumsi dan menggunakan minyak zaitun karena setiapĀ kehamilan berbeda. Untuk beberapa ibu hamil, minyak zaitun mungkin akan sangat bermanfaat, namun hal ini mungkin tidak berlaku pada ibu hamil lainnya.

Bunda, simak juga tips mengatasi kutu rambut menggunakan lemon dan minyak zaitun dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi