KEHAMILAN
Persiapan Jelang Melahirkan, Kenali 10 Tanda Bayi Masuk Panggul
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 08 Jan 2021 07:00 WIBMendekati waktu melahirkan, Bunda akan merasakan perubahan pada tubuh. Kondisi ini umumnya disebabkan karena bayi sudah masuk panggul.
Menurut penulis buku What to Expect When You're Expecting, Heidi Murkoff, bayi bisanya masuk panggul sekitar dua hingga empat minggu sebelum dilahirkan pada kehamilan pertama. Di kehamilan berikutnya, bayi mungkin tidak akan masuk panggul sampai ibu melahirkan.
"Ada teori mengatakan bahwa ini terjadi karena tubuh ibu sudah tahu apa yang harus dilakukan saat melahirkan, sehingga panggul membutuhkan lebih sedikit waktu untuk persiapan," kata Murkoff, dilansir What to Expect.
Bunda perlu tahu, tidak semua bayi bisa masuk panggul sebelum persalinan ya. Namun, hal ini tak perlu dikhawatirkan, karena banyak ibu bisa melewati proses ini sebelum persalinan dimulai.
Beberapa ibu mungkin tidak menyadari bayinya sudah masuk panggul. Ini karena prosesnya tidak terjadi tiba-tiba, melainkan secara bertahap.
"Banyak hal yang berhubungan dengan hal ini. Jika berat badan ibu rendah selama hamil, ibu mungkin tidak dapat mengetahuinya. Namun, jika janin berat, kemungkinan besar ibu bisa merasakan bayi masuk panggul," ujar Murkoff.
10 tanda bayi masuk panggul
Menjelang waktu melahirkan, ibu bisa merasakan tanda-tanda bayi masuk panggul. Dilansir berbagai sumber, berikut 10 tanda tersebut:
1. Sering buang air kecil
Bunda jangan takut jika tiba-tiba jadi sering buang air kecil menjelang persalinan. Kondisi ini bisa disebabkan bayi sudah masuk panggul.
Kepala bayi bisa menekan kandung kemih ibu saat masuk panggul. Hal ini lantas dapat membuat seorang wanita jadi sering buang air kecil sebelum melahirkan.
2. Mudah bernapas
Tidak sesak atau mudah bernapas adalah tanda bayi masuk panggul. Setelah bayi turun ke panggul, tekanan ke atas dari rahim di diafragma mulai berkurang.
Di waktu ini, Bunda bisa mengambil napas lebih dalam dan mudah. Kondisi ini berbeda saat bayi belum masuk panggul.
3. Nyeri panggul
Gejala nyeri dapat dirasakan ibu saat bayi masuk panggul. Penyebabnya karena kepala bayi menekan ligamen di panggul ibu.
Dalam kondisi ini, wanita umumnya juga akan merasakan lebih banyak tekanan di daerah panggul atau di area perineum.
Nyeri panggul bisa menjadi tanda bayi masuk panggul. Bunda patut waspada jika nyeri terus-menerus terjadi disertai demam, pendarahan, atau kehilangan cairan ketuban. Segera temui dokter jika gejala ini muncul ya.
4. Nyeri punggung
Tak cuma nyeri panggul, ibu biasanya juga merasakan nyeri punggung. Kondisi ini bisa terjadi karena ada tekanan saat bayi masuk panggul.
Tekanan terjadi pada sendi dan otot di punggung bagian bawah, Bunda. Ibu bisa merasakan nyeri dan sakit karena tekanan ini.
5. Sulit berjalan
Ibu hamil mungkin kesulitan berjalan saat bayi masuk panggul. Perubahan gaya berjalan bisa terjadi karena bayi menekan sendi panggul ibu.
Selain itu, keseimbangan saat berjalan akan menurun. Penyebabnya bisa karena pusat gravitasi ibu bergeser.
6. Posisi baby bump tampak turun
Perubahan baby bump akan terlihat saat bayi masuk panggul. Bunda bisa perhatikan posisi tonjolan baby bump yang tampak seperti turun.
Selain itu, ibu juga bisa merasakan seolah-olah bayi sudah berada di perut bagian bawah. Perubahan ini umumnya dibarengi dengan nyeri panggul atau tidak lagi sesak napas.
7. Keputihan
Saat bayi masuk panggul, kepalanya akan lebih menekan leher rahim ibu. Kondisi ini akan membantu serviks menipis dan melebar untuk memulai persalinan.
Leher rahim akan berubah menipis dan muncul lendir untuk menghalangi bakteri masuk. Pada saat bayi masuk panggul, lendir bisa keluar dari vagina dalam bentuk cairan yang disebut mucus plug.
8. Wasir
Setelah bayi masuk panggul, kepalanya bisa menekan saraf panggul dan rektum. Tekanan ini dapat menyebabkan wasir, Bunda.
Semakin banyak tekanan pada pembuluh darah rektum dapat memperburuk kondisi wasir. Ibu hamil bisa mengalami wasir untuk pertama kalinya saat bayi masuk panggul.
9. Rasa mulas berkurang
Rasa mulas adalah tanda umum yang dialami ibu saat hamil. Saat bayi masuk panggul, tekanan pada perut mulai berkurang. Artinya, ibu akan jarang mengalami mulas.
10. Makan lebih sering
Menurunnya tekanan pada perut membuat ibu lagi sesak saat bernapas. Selain itu, rasa mulas juga sudah mulai berkurang.
Saat bayi masuk panggul, akan ada lebih banyak ruang di perut untuk terisi makanan. Tanpa disadari, ibu mungkin akan makan lebih sering karena kenyang lebih cepat.
3 hal untuk merangsang bayi masuk panggul
Bayi masuk panggul bisa terjadi beberapa minggu sebelum melahirkan. Jika hal ini belum dialami ibu yang akan melahirkan, kemungkinan bisa berdampak pada waktu persalinannya.
Ibu mungkin mengalami waktu persalinan yang lebih lama. Sebab, tubuh ibu membutuhkan waktu dalam memposisikan bayi dengan benar sebelum melahirkan.
Ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk merangsang bayi masuk panggul. Mengutip Very Well Family, berikut penjelasan lengkapnya:
1. Berjalan
Berdiri tegak dan bergerak menjadi kombinasi yang tepat untuk membuat bayi masuk panggul. Berjalan bisa mengendurkan otot panggul dan membuka pinggul, Bunda.
2. Squat
Gerakan squat diyakini bisa melebarkan panggul sehingga bayi bisa masuk ke area ini. Lakukan gerakan squat sambil berpegangan pada kursi kokoh agar keseimbangan tetap terjaga.
3. Latihan panggul
Duduklah dengan kaki terbuka lebar dan condongkan tubuh ke depan untuk memindahkan beban dari perut ke arah panggul. Jangan menekuk tubuh berlebihan atau bergerak melebihi batas kemampuan.
Sebelum melakukan tiga hal in, Bunda sebaiknya konsultasi ke dokter ya. Jangan bertindak tanpa tahu kondisi kehamilan agar tidak membahayakan ibu dan janin.
Simak juga persiapan dan tips melahirkan normal, dalam video berikut:
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Daftar Perlengkapan Persalinan di RS yang Bisa Bunda Siapkan Jauh sebelum HPL
7 Tips Menjaga Kondisi Tubuh Tetap Nyaman Jelang Melahirkan
Jelang Persalinan, Simak Daftar Lengkap Isi Tas Lahiran Ini Bun
Utamakan Keluarga, Fitri Tropica Pilih Bersalin di Indonesia
TERPOPULER
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Unik! Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghal yang Berulang tahun
Audy Item Alami Keguguran Hamil Anak Ketiga, Kehilangan Janin di Usia 7 Minggu
Momen Shireen Sungkar Dampingi Sang Anak yang Alami Autisme Adaptasi di Tempat Baru
Anak Perempuan 4 Tahun Terserang Stroke, Berawal Keluhkan Gejala Tak Biasa Ini
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Gerhana Matahari 12 Agustus 2026: Bacaan Doa untuk Ibu Hamil Lengkap Arab, Latin & Artinya
Unik! Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghal yang Berulang tahun
Audy Item Alami Keguguran Hamil Anak Ketiga, Kehilangan Janin di Usia 7 Minggu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Jualan Makanan? Ini 3 Bawang Goreng yang Cocok buat Stok Usaha
-
Beautynesia
Sama-sama Berkarya di Dunia Mode, Ini Perbedaan Direktur Kreatif dan Fashion Designer
-
Female Daily
Penasaran Penyakit Kulit Apa Saja? Kenali Jenis Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Baru Dinobatkan, Miss California 2026 Nyaris Tewas Ditabrak 2 Bocah
-
Mommies Daily
7 Gaya Hijab Nikita Willy yang Simpel tapi Tetap Anggun