sign up SIGN UP search


kehamilan

Cara Menghitung Usia Janin dengan Kalkulator Kehamilan, Ingat HPHT Bun

Dwi Indah Nurcahyani Selasa, 13 Apr 2021 11:28 WIB
Shot of an attractive young pregnant woman using a cellphone while relaxing in her bedroom at home caption

Jakarta - Bunda, sering merasa bingung menghitung usia kehamilan? Wah, kalau begitu penting ya mempelajari manfaat kalkulator kehamilan. 

Kalkulator usia kehamilan memiliki peranan penting untuk mengetahui usia kehamilan sekaligus Hari Perkiraan Lahir (HPL) bayi Bunda. Jadi, jangan hanya menebak-nebak tanpa kepastian ya.

Setelah menjalani tes kehamilan dan hasilnya positif, Bunda mungkin bertanya-tanya berapakah usia kehamilan dan kapan tepatnya bayi Bunda akan lahir. Nah, di sinilah peran kalkulator usia kehamilan berfungsi ya, Bunda.


Melansir Flo.health, ada dua cara untuk menghitung usia kehamilan Bunda. Untuk melacak kehamilan dan menghitung tanggal prediksi persalinan, usia kehamilan dapat digunakan.

Pertama, usia kehamilan diukur berdasarkan siklus menstruasi terakhir yang bisa disebut sebagai Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) hingga tanggal saat ini dalam beberapa minggu ke belakang.

Banner nasi tak cepat basi

Secara umum, kehamilan berlangsung antara 38 hingga 42 minggu (atau sekira 280 hari). Bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu dianggap sebagai bayi prematur. 

Oh ya, Bunda, metode pengukuran usia kehamilan lainnya yakni berdasarkan usia janin. Sementara usia kehamilan mengukur seberapa jauh kehamilan dalam beberapa minggu, maka usia janin adalah usia sebenarnya dari bayi yang sedang tumbuh.

Untuk membantu Bunda mengukur usia kehamilan, Bunda dapat menggunakan kalkulator kehamilan. Misalnya saja Bunda menggunakan panduan dari tanggal pada periode haid terakhir. 

Saat menggunakan metode tersebut, maka tanggal prediksi lahir dihitung dengan menambahkan 280 hari (atau 9 bulan, di mana menjadi lama kehamilan yang umum) pada hari pertama menstruasi terakhir Bunda.

Perhatikanlah bahwa asumsi ini berlaku untuk Bunda yang memiliki siklus haid 28 hari secara teratur dan periode haid serta ovulasi dianggap sebagai dua minggu pertama kehamilan. Karena metode ini dipengaruhi keteraturan siklus haid Bunda, metode ini tidak 100 persen akurat.

Informasi selanjutnya klik di halaman selanjutnya ya, Bunda!

Jangan Menebak-Nebak, Gunakan Kalkulator Usia Kehamilan Saja Bun!
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi