sign up SIGN UP search


kehamilan

Bun, Ini Dia 5 Metode Kalkulator Kehamilan untuk Menghitung Hari Perkiraan Lahir

Tim HaiBunda Sabtu, 26 Jun 2021 18:40 WIB
Young woman hand holding red clock Ovulation test strip with calendar in background. Positive result. It is a time for baby.Gynecology concept caption
Jakarta -

Untuk para calon Bunda, mengetahui usia janin yang ada dalam kandungan adalah sebuah hal yang penting. Karena hal tersebut dilakukan untuk mengetahui hari perkiraan lahirnya Si Kecil. Dengan begitu Bunda yang akan menjadi seorang calon Ibu dapat mempersiapkan segalanya dengan sangat matang.

Sekarang ini sudah banyak metode yang bisa Bunda lakukan untuk menghitung hari perkiraan lahir. Cara paling efektif tentunya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Namun, dengan perkembangan pengetahuan yang semakin mudah diakses, Bunda dapat mengetahui usia janin tanpa harus pergi ke dokter.

Seperti lima metode kalkulator kehamilan berikut. Kelimanya dapat membantu Bunda dalam menghitung usia janin dalam kandungan.


Banner Pria Pati TriliunerFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

1. Metode Manual

Hanya sedikit ibu hamil yang memang benar-benar tahu persis akan kapan waktu kehamilannya terjadi. Bahkan jika Bunda melakukan hubungan badan ketika dalam masa subur, Bunda tidak akan hamil pada saat itu juga --kecuali Bunda sedang mengalami masa ovulasi.

Sperma hanya dapat hidup selama lima hari saja di dalam saluran tuba. Dan, bisa saja pembuahan terjadi lima hari setelah Bunda melakukan hubungan badan.

Pada saat Bunda berovulasi dan sudah dibuahi oleh sperma, itulah waktu kehamilan dimulai. Penting diingat sekali lagi, Bun bahwa penting untuk menghitung masa kehamilan karena untuk mengetahui kapan Hari Perkiraan Lahir (HPL) Si Kecil.

2. Metode Fundus Uteri

Cara ini bisa dilakukan apabila perut Bunda sudah mulai membesar karena kehamilan. Rabalah bagian rahim pada dinding perut itu. Kemudian hitunglah jarak dari tulang kemaluan sampai bagian atas rahim. Jika jaraknya 18 cm maka usia kandungan sudah memasuki 28 minggu.

3. Metode Siklus Menstruasi

Cara ini adalah yang paling sering dipakai karena sangat sederhana. Namun cara ini hanya dapat dipakai oleh ibu hamil yang mempunyai siklus haid normal yaitu 28 - 30 hari.

Caranya adalah Bunda harus tahu Hari Pertama Haid Terakhir atau HPHT. Pada HPHT itu kemudian ditambahkan tujuh lalu dikurangi tiga pada bulan HPHT dan tambahkan satu di tahun HPHT. Hasil yang Bunda dapat itu adalah HPL.

Dokter kandungan biasanya sudah memiliki semacam kalender berbentuk lingkaran dengan jarum merah di tengahnya. Saat Bunda menyebutkan HPHT kepada dokter, biasanya ia akan memutar kalender dan itu yang kemudian menunjuk tanggal tertentu. Nah, itulah tanggal lahir Si Kecil nantinya, Bun!

4. Kalkulator Kehamilan Online

Teknologi online saat ini bukan hanya untuk bidang akademis semata. Untuk perhitungan lahir pun bisa dilakukan secara online.

Bunda hanya perlu memasukkan tanggal, bulan, dan tahun HPHT dan siklus haid. Nantinya kalkulator kehamilan tersebut akan memberitahu berapa usia kehamilan Bunda.

5. USG

Bunda juga bisa melakukan USG untuk mengetahui usia kehamilan. Waktu yang paling bagus untuk USG adalah pada usia 8 - 18 week kehamilan.Dari USG bisa terlihat ukuran panjang badan janin, ukuran kepala, hingga banyaknya air ketuban. (PK)

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi