kehamilan
Hamil Besar Buat Susah Tidur, Cari Tahu Penyebab & Cara Mengatasinya
HaiBunda
Selasa, 06 Dec 2022 21:50 WIB
Saat hamil besar atau memasuki trimester ketiga kehamilan, memang terjadi beberapa perubahan terkait pola tidur yang disebabkan kenaikan berat badan dan tekanan janin yang tumbuh dalam rahim Bunda.
Pertumbuhan janin ini berdampak langsung pada otot, persendian, dan aliran darah.
Bagi kebanyakan Bunda, kehamilan trimester ketiga mungkin hal yang paling sulit dilalui karena harus mengalami nyeri punggung dan sleep apnea. Bukan hanya sulit mendapatkan tidur yang berkualitas, tapi juga akan mengalami kelelahan di siang hari akibat perubahan tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab hamil besar buat susah tidur
Jika Bunda biasanya tidur selama delapan jam, saat hamil mungkin memerlukan 10 jam untuk istirahat. Tapi, jika terlalu sibuk usahakan untuk tidur delapan jam di malam hari dan jangan lupa juga tidur siang.
Dilansir dari laman Webmd, terdapat beberapa penyebab bumil susah tidur dan solusinya.
1. Nyeri punggung
Dilansir dari laman Sleepfoundation, diperkirakan dua dari tiga Bunda menderita nyeri punggung bawah dan nyeri otot saat kehamilan dan ini bisa menyebabkan gangguan tidur. Biasanya, Bunda dengan tingkat depresi atau kecemasan tinggi bisa menggambarkan nyeri punggung yang lebih parah.
Efek samping dari kehamilan mungkin Bunda akan merasakan sakit punggung dan otot. Ligamen di sekitar tulang panggul mulai melunak dan persendian akan kendur agar tubuh siap untuk melahirkan dan ini bisa membuat punggung terasa sakit.
Penambahan berat badan juga bisa memengaruhi postur tubuh dan menyebabkan rasa sakit yang membuat Bunda tidak bisa tidur di malam hari. Untuk mengatasinya cobalah melakukan hal ini:
- Berdiri dan duduk tegak, dan jaga postur tubuh yang baik.
- Kenakan sepatu hak rendah dengan dukungan lengkungan yang baik.
- Angkat barang dengan kaki Anda, bukan punggung Anda.
- Tidur di sisi Anda.
- Gunakan kompres panas, kompres es, atau pijat punggung Anda.
- Berolahragalah dengan lembut.
Klik halaman berikutnya untuk tau lebih lanjut tentang penyebab susah tidur di trimester ketiga dan cara mengatasinya.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga yuk video tentang tips agar posisi tidur ibu hamil terasa nyaman.
PENYEBAB DAN SOLUSI BUMIL SUSAH TIDUR DI TRIMESTER KETIGA
Hamil Besar Buat Susah Tidur, Cari Tahu Penyebab & Cara Mengatasinya /Foto: iStock
2. Depresi, kecemasan, dan insomnia
Insomnia bisa menyerang sekitar tiga dari empat Bunda selama akhir kehamilan. Faktor adanya insomnia pada bumil ini adalah kecemasan, depresi, mimpi yang terganggu, terbangun di malam hari, tendangan janin, dan gerakan lainnya serta ketidaknyamanan akibat benjolan bayi.
Selain itu, seringnya pergi ke kamar mandi karena ginjal yang terlalu aktif dan beban janin terhadap kandung kemih juga bisa menjadi faktor Bunda mengalami gangguan tidur.
3. Kaki kram dan sindrom kaki gelisah
Penelitian menunjukkan bahwa satu dari tiga Bunda mengalami sindrom kaki gelisah pada trimester ketiga dengan ditandai sensasi tidak nyaman yang memicu dorongan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki.
Sindrom kaki gelisah ini muncul lebih banyak saat tubuh Bunda beristirahat dan bisa mengganggu tidur. Kurangnya zat besi dalam makanan, mungkin menjadi salah satu penyebabnya.
Untuk mengatasinya, mungkin Bunda perlu menjauhi minuman berkarbonasi, yang berhubungan dengan kram. Coba luruskan kaki dan tekuk kaki untuk menghilangkan kramnya. Selain itu, bisa hubungi dokter untuk memeriksakannya.
Maag
Mungkin Bunda akan merasakan maag di malam hari selama trimester ketiga. Untuk menghindari sakit, cobalah untuk makan makanan kecil dan kunyah dengan lebih lambat. Hindari juga minuman berkarbonasi, jauhi makanan berlemak, pedas, dan asam penyebab mulas.
Saat menginjak trimester ketiga, bumil sebaiknya juga menghindari posisi tidur tertentang karena bisa mengurangi jumlah darah yang dipompa ke jantung. Ini mengakibatkan berkurangnya oksigen yang dialirkan ke janin.
Tidur terlentang juga bisa memicu gangguan napas saat tidur sehingga disarankan di trimester ketiga untuk tidur dengan posisi miring. "Edukasi ke masyarakat supaya ibu hamil tidur di posisi miring di tiga bulan terakhir kehamilannya, perlu dipertimbangkan," ujar Prof Lesley dikutip dari Essential Baby.
Pentingnya kualitas tidur selama trimester ketiga
Tidur yang buruk saat trimester ketiga tidak jarang dikaitkan dengan beberapa masalah, misal yang paling serius adalah preeklamsia dan kelahiran prematur. Bumil yang mengalami insomnia atau kebiasaan tidur mendengkur tampaknya cenderung melahirkan bayi yang terlalu besar atau terlalu kecil untuk usia kehamilan. Bumil yang kurang tidur juga bisa berisiko diabetes melitus gestasional yang lebih tinggi.
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Ketahui Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil 7 - 9 Bulan
Kehamilan
Ragam Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil dan Tak Membahayakan Janin
Kehamilan
Posisi Tidur yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil di Trimester 3
Kehamilan
Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil, Bunda Perlu Tahu
Kehamilan
Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Muda
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ketahui Syarat Operasi Caesar yang Ditanggung BPJS Kesehatan, Termasuk ERACS
Kisah 5 Bunda Seleb yang Alami Keguguran saat Hamil Usia 40 Tahun Lebih
7 Potret Uniknya Acha Septriasa Umumkan Hamil Anak Kedua, Wajah Bridgia Curi Perhatian
