sign up SIGN UP search

kehamilan

Tanda Ovulasi Berhasil Dibuahi, Apa yang Akan Dirasakan Tubuh Bunda?

Melly Febrida   |   Haibunda Rabu, 17 May 2023 21:45 WIB
Kram perut awal kehamilan caption
Jakarta -

Kehamilan tentu begitu dinantikan oleh sejumlah pasangan suami istri. Bila sedang menjalani program hamil, Bunda dapat mengenali tanda ovulasi berhasil dibuahi dari apa yang dirasakan tubuh.

Yang pasti, untuk meningkatkan peluang Bunda untuk hamil, sebaiknya Bunda mengetahui kapan masa ovulasi. Maka Bunda akan tahu kapan harus berhubungan intim.

Traci C. Johnson, MD, Dokter Spesialis Kandungan dan Ginekologi mengatakan bahwa ovulasi terjadi di tengah siklus menstruasi. Padahal, siklus setiap wanita berbeda sehingga Bunda harus memperhatikan tanda-tandanya.


Tanda ovulasi berhasil dibuahi

Menurut Johnson, jika siklus haid Bunda berlangsung selama 28 hari, kemungkinan besar akan berovulasi pada hari ke-14. Itu setengah dari siklus Bunda.

"Masa subur Anda dimulai pada hari ke 10. Anda lebih mungkin hamil jika berhubungan seks setidaknya dua hari sekali antara hari ke 10 dan 14 dari siklus 28 hari," kata Johnson dilansir WebMD.

Jendela subur ini biasanya berlangsung 4-5 hari. Ini adalah hari-hari menjelang saat Bunda berovulasi. Namun, beberapa wanita tidak berovulasi pada jadwal yang ditetapkan. Jika siklus haid Bunda tidak teratur dan tak tahu kapan masa suburnya, mintalah bantuan dokter.

Seperti apa gejala ovulasi? Tubuh wanita akan mengalami beberapa tanda ini saat melepaskan sel telur.

  • Suhu basal atau istirahat turun sedikit, lalu naik lagi. Bunda dapat menggunakan termometer khusus untuk memeriksa suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur. Wanita paling subur 2 atau 3 hari sebelum suhu tubuh naik.
  • Lendir serviks menjadi lebih jernih dan encer dengan konsistensi yang licin, seperti putih telur.

Selain itu, Bunda juga mungkin memperhatikan:

  • Payudara lembut
  • Kembung
  • Kram

Bunda dapat melacak ovulasi dengan berbagai cara di bawah ini:

1. Tandai kalender

Catat kapan mulai dan berakhirnya menstruasi. Selain itu berapa lama haid berlangsung. Jendela subur itu 5 hari sebelum berovulasi. Telur hanya hidup sekitar 12 hingga 24 jam. Tetapi sperma dapat bertahan selama beberapa hari di dalam tubuh, jadi sangat ideal jika sperma sudah ada di sana menunggu sel telur.

2. Perhatikan perubahan tubuh

Tingkat hormon berubah sepanjang siklus menstruasi. Selama paruh pertama, ovarium mengeluarkan hormon estrogen. Ketika kadar estrogen cukup tinggi, ovarium melepaskan sel telur. Kemudian tubuh mulai membuat progesteron, hormon lain. Itu membuat suhu tubuh naik sedikit.

Hormon juga mengubah tekstur lendir serviks, cairan lengket yang keluar dari serviks, bagian bawah rahim. Saat tubuh bersiap untuk berovulasi, cairan lebih banyak dan terasa lebih elastis dan licin, seperti putih telur mentah. Saat lendir terasa seperti ini, seharusnya berada di jendela subur.

2. Gunakan alat prediksi ovulasi (OPK)

Bunda dapat menemukannya di toko obat atau apotek. Kit ini menguji keberadaan atau jumlah hormon luteinizing (LH) dalam urine. Beberapa mendeteksi kadar LH dan estrogen. Ini menandakan ovulasi akan terjadi. Saat lonjakan terdeteksi, berhubungan seks dalam 24-36 jam ke depan akan meningkatkan peluang untuk hamil. 

Mulailah pengujian beberapa hari sebelum berovulasi, lalu ulangi beberapa kali selama beberapa hari berikutnya untuk menentukan hari yang tepat. Saat kadar LH paling tinggi, Bunda berada di jendela subur.

3. Sedikit rasa sakit

Bunda mungkin merasakan sedang berovulasi, tapi banyak wanita tidak menyadarinya. Bunda mungkin merasakan sedikit rasa sakit di sisi sekitar pertengahan siklus menstruasi. Tetapi jika Bunda sedang mencoba untuk hamil, jangan menunggu rasa sakit. Itu artinya jendela subur akan segera tertutup.

Nah, bagaimana dengan tanda ovulasi berhasil dibuahi? Apa yang dirasakan tubuh? Laman Morula IVF menuliskan beberapa tanda ovulasi berhasil dibuahi:

1. Nyeri atau kram ringan

Tanda-tanda berhasilnya ovulasi adalah nyeri atau kram. Tanda ini sangat mirip dengan kram pada saat menstruasi. Tapi, rasa sakitnya lebih ringan tidak seperti menstruasi. Selain itu, waktu yang dirasakan pun hanya sebentar dan muncul sesekali.

2. Pendarahan

Ada perbedaan pendarahan antara ovulasi dan menstruasi. Pada pendarahan ovulasi, warna darah yang keluar berwarna kecoklatan atau terkadang berwarna pink, volume darah tidak sebanyak dan sesering darah menstruasi, lebih mirip bercak darah.

Pada pendarahan menstruasi, darah yang keluar berwarna merah terang, sering mengalir, dan menggumpal walau tak sering.

3. Payudara terasa nyeri

Ciri-ciri ovulasi berhasil dibuahi yang dapat Bunda rasakan adalah payudara yang terasa nyeri. Tanda ini bisa terasa karena perubahan hormon yang terjadi sangat cepat.

Nyeri yang dirasakan biasanya terjadi pada beberapa hari setelah pembuahan, tetapi kebanyakan terasa pada 7 hari setelah ovulasi.

UpSpring Shrinkx Belly BambooUpSpring Shrinkx Belly Bamboo/ Foto: Lazada

4. Sering buang air kecil

Tubuh sedang menyediakan ruang untuk tumbuh kembang janin sehingga janin yang mulai terbentuk akan menekan kandung kemih.

Penekanan tersebut menjadi penyebab meningkatnya keinginan untuk buang air kecil, meskipun ukuran janin masih sangat kecil.

5. Telat Haid

Ciri-ciri ovulasi berhasil dibuahi adalah telat haid. Apalagi jika siklus haid Bunda selalu lancar tiap bulannya. Namun, telat jaid juga tak selalu menjadi tanda berhasilnya ovulasi karena perubahan berat badan dan stres juga bisa memicu telat haid.

6. Perubahan pada cairan vagina

Vagina akan mengeluarkan cairan dan itu merupakan hal yang wajar. Tetapi, warna, konsistensi, volume mengalami beberapa perubahan karena bertambahnya aliran darah ke vagina.

7. Peningkatan suhu tubuh

Bunda akan merasakan meningkatnya suhu tubuh. Tanda ini sering menjadi salah satu keberhasilannya ovulasi yang dibuahi. Bunda usahakan rajin mencatat suhu tubuh setiap pagi agar segera mengetahui kalau tiba-tiba suhu naik drastis.

Penyebabnya adalah karena tingginya kadar progesteron dalam tubuh. Suhu tubuh yang biasa akan naik berkisar 37,4-37,5 °C.

8. Mood berubah-ubah

Perubahan ini disebabkan produksi hormon yang berlebihan yang akhirnya membuat mood swing alias mood sering berubah.

Tanda-tanda ini memang bisa menandakan ovulasi berhasil dibuahi. Tapi, belum tentu juga karena waktu dan tanda yang wanita rasakan bisa bervariasi. Bahkan ada beberapa wanita yang tidak merasakan tanda ini sama sekali.

Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu hamil lainnya? Langsung aja yuk, klik di sini.

Simak juga video tentang 4 tanda khas ovulasi:

[Gambas:Video Haibunda]



(pri/pri)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!