HaiBunda

KEHAMILAN

Aturan, Tata Cara, dan Niat Mandi Nifas setelah Keguguran

ank   |   HaiBunda

Senin, 22 May 2023 21:45 WIB
Aturan, Tata Cara, dan Niat Mandi Nifas Setelah Keguguran/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Nifas adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita usai melahirkan. Saat masa nifas, Bunda tidak diperbolehkan salat dan puasa.

Nifas dapat diakhiri dengan mandi nifas atau mandi besar. Lalu bagaimana dengan nifas usai mengalami keguguran? Apa niat mandi nifas setelah keguguran?

Apa itu nifas?

Secara bahasa, nifas berasal dari kata nufasa, bentuk jamaknya adalah nifas atau nufus atau nawafis, yang berarti darah yang keluar setelah melahirkan. Demikian seperti dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Wanita karya Gus Arifin dan Sundus Wahidah.


Secara syariat, nifas menurut pendapat Al-Khatib As-Syarbini dalam kitab Mughni Al-Muhtaj, yakni:

"Nifas adalah darah yang keluar setelah rahim bersih dari janin. Sedangkan darah yang keluar bersama janin bukanlah darah haid karena itu termasuk darah sisa melahirkan, juga bukan darah nifas karena keluar sebelum keluarnya janin akan tetapi dia adalah darah fasid (istihadlah)." (Mughni Al-Muhtaj, 1/277)

Menurut Imam Syafi'i, rata-rata masa nifas adalah 40 hari. Sedangkan menurut Imam Maliki, paling lama masa nifas adalah 60 hari. Imam Hanafi dan Imam Hambali menyatakan bahwa masa nifas paling lama adalah 40 hari.

"Jumlah hari tersebut merupakan waktu maksimal yang ditentukan oleh para ulama. Oleh karena itu, jika ada seorang perempuan yang mengalami nifas hingga 80 hari, maka yang 20 hari bukanlah darah nifas, melainkan istihadah," ujar Dr. Muh. Hambali, M.Ag., dalam buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian.

Para ulama sepakat bahwa paling sedikit darah nifas adalah satu tetes. Artinya, jika Bunda melahirkan dan tidak mengeluarkan darah setelahnya, maka Bunda tetap berkewajiban mandi wiladah (mandi besar setelah melahirkan).

Nifas bagi wanita yang keguguran

Saleh bin al-Fauzan dalam buku Ringkasan Fiqih Islam: Ibadah & Muamalah menjelaskan, jika wanita keguguran yang mengeluarkan janin tampak berbentuk manusia, dan setelah itu keluar darah, maka ia berstatus nifas.

"Masa yang demikian, janin yang mulai tampak sebagai manusia di masa hamil adalah biasanya tiga bulan atau paling sedikitnya 81 hari," ujar Saleh bin al-Fauzan.

Sebaliknya, jika wanita yang hamil mengalami keguguran dengan janin yang masih berbentuk daging, dan belum tampak manusia, maka darah yang keluar setelahnya tidak dianggap darah nifas. Ia tidak boleh meninggalkan salat dan puasa, dan tidak berstatus sebagai wanita yang sedang nifas.

Lalu bagaimana tata cara dan niat mandi nifas usai keguguran?

Selengkapnya dapat dibaca di halaman berikutnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Simak juga ibadah yang tetap bisa dilakukan selama masa nifas, dalam video berikut:

(ank/pri)
NIAT DAN TATA CARA MANDI NIFAS

NIAT DAN TATA CARA MANDI NIFAS

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Resep Croffle Gurih dan Renyah, Seenak Kafe Terkenal

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Terbaru Ziona Anak Joanna Alexandra yang Idap Penyakit Langka

Parenting Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang yang Berpura-pura Tidak Ada di Rumah saat ada yang Ketuk Pintu

Mom's Life Amira Salsabila

50 Ucapan Doa untuk Orang yang Mau Melahirkan supaya Lancar & Bayi Sehat Sempurna

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Mengenal Psikomotorik, Faktor Penting dalam Perkembangan Anak

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kumpulan Doa 4 Bulanan Lengkap Arab, Latin & Artinya

Resep Croffle Gurih dan Renyah, Seenak Kafe Terkenal

5 Potret Memesona Chen Du Ling, Bintang Drama China 'Ashes to Crown'

5 Potret Terbaru Ziona Anak Joanna Alexandra yang Idap Penyakit Langka

9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK