KEHAMILAN
Panjang Serviks Normal dan Hubungannya dengan Kehamilan Normal
Melly Febrida | HaiBunda
Sabtu, 17 Jun 2023 07:40 WIBPanjang serviks ternyata berpengaruh terhadap persalinan. Dokter kemungkinan akan melakukan USG untuk mengukur panjang serviks ibu hamil jika mengalami tanda dan gejala persalinan prematur. Berapa panjang serviks normal dan hubungannya dengan kehamilan normal?
Panjang serviks yang kurang dari normal ini dikaitkan dengan persalinan prematur. Dan jika panjang normal apa sudah pasti lahir normal?
Yvonne S. Butler Tobah, Dokter kandungan-ginekolog di Rochester, menjelaskan bahwa panjang serviks ini mengacu pada panjang ujung bawah rahim. Selama kehamilan, panjang serviks dapat memendek terlalu cepat sehingga meningkatkan risiko persalinan prematur.
Panjang serviks normal pada kehamilan
Persalinan prematur itu terjadi jika dimulai antara 20 minggu dan 36 minggu. Semakin dini kelahiran prematur terjadi, maka semakin besar risiko kesehatan pada bayinya.
Sebelum hamil, leher rahim yakni bagian bawah rahim yang menghubungkan ke vagina ini dalam kondisi tertutup, panjang, dan kencang. Nah, selama kehamilan, serviks ini bertahap melunak. Jika tubuh hamil sudah siap untuk persalinan maka panjang serviks ini berkurang dan akhirnya terbuka ketika ibu hamil bersiap melahirkan.
"Jika serviks mulai terbuka sebelum 37 minggu, kelahiran prematur bisa terjadi," kata Tobah melansir laman Mayoclinic.
Semakin pendek serviks di awal kehamilan, semakin tinggi kemungkinan kelahiran prematur. Berapa panjang serviks yang normal? Melansir laman OviaHealth, yang dianggap normal untuk panjang serviks bukanlah pengukuran tunggal. Melainkan serangkaian pengukuran.
Panjang serviks adalah pengukuran dinamis yang akan sedikit berbeda jika dilakukan selama masa kehamilan. Sebelum hamil, sebagian besar wanita memiliki panjang serviks antara 35 dan 55 milimeter (mm).
Ketika hamil usia antara 16-24 minggu, panjang serviks biasanya 35 dan 48 mm. Menjelang 32-34 minggu, serviks biasanya mulai melunak dan memendek, sehingga pada pertengahan hingga akhir trimester ketiga, normal jika panjang serviks kurang dari 30 mm.
Serviks pendek itu jika panjangnya kurang dari 25 mm sebelum 24 minggu. Dokter dapat melakukan Ultrasonografi (USG) transvaginal antara 16 dan 24 minggu untuk memprediksi wanita mana yang berisiko tinggi mengalami kelahiran prematur.
Ini terutama berlaku bagi ibu hamil yang memiliki riwayat operasi serviks atau kelahiran prematur sebelumnya. USG transvaginal tidak dilakukan secara rutin karena kurang dapat diprediksi pada wanita tanpa faktor risiko lain.
Mengukur panjang serviks pada berbagai tahap kehamilan tidak menjamin melindungi dari persalinan prematur, tetapi dapat membantu mengidentifikasi ibu hamil yang berisiko lebih besar agar lebih dipantau dan menjadi kandidat intervensi pengobatan dini.
Jika dokter melakukan USG dan panjang serviks terlihat kurang dari 29 mm tapi lebih besar dari 25 mm, dokter mungkin merekomendasikan lebih sering untuk USG memantau panjang serviks.
"Jika panjang serviks Anda kurang dari 25 mm (serviks pendek) sebelum 24 minggu kehamilan dan Anda hanya mengandung satu bayi, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin mempertimbangkan prosedur yang menggunakan jahitan atau selotip sintetis untuk memperkuat serviks Anda (cervical cerclage)," jelas Tobah.
Pada hamil yang memiliki riwayat kelahiran prematur sebelumnya, dokter mungkin juga mendiskusikan potensi manfaat suntikan progesteron untuk mengurangi risiko kelahiran prematur lainnya.
Cara mengukur serviks
Dokter akan mengukur panjang serviks dengan USG transvaginal. Panjang serviks dapat diukur melalui USG transabdominal tetapi kandung kemih yang penuh dapat mengganggu pengukuran dan menyebabkan panjangnya tampak lebih panjang.
Dokter akan menyarankan USG transvaginal mengukur panjang serviks jika ibu hamil mengandung satu bayi dan memiliki riwayat kelahiran prematur atau keguguran.
Panjang serviks normal, persalinan juga normal?
Sebuah studi beberapa waktu lalu menunjukkan hubungan antara panjang serviks pada periode pertengahan dan waktu persalinan.
Empat belas dari 15 dengan panjang serviks kurang dari 3 cm (30 mm) melahirkan prematur dengan rata-rata usia kehamilan saat melahirkan adalah 35 minggu dan 4 hari (± 7 hari).
Hubungan ini menjadi lebih kuat dengan bertambahnya panjang serviks, 90 persen pasien dengan panjang serviks lebih dari 4 cm (40mm) melahirkan setelah 40 minggu dan sebelum usia kehamilan 42 minggu, dengan rata-rata usia kehamilan saat melahirkan adalah 40 minggu dan 3 hari (± 3 Hari).
Tanvir et al dalam penelitian bertajuk Measurement of Cervical Biometry Using Transvaginal Ultrasonography in Predicting Preterm Labor menemukan bahwa 81,25 persen pasien dengan serviks pendek melahirkan secara prematur dan menyimpulkan bahwa USG transvaginal menjadi metode sensitif yang sederhana dan hemat biaya dalam memprediksi risiko persalinan prematur.
Berdasarkan data tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa:
- Serviks yang pendek antara 21-30 mm yang diukur pada usia kehamilan 20 sampai 24 minggu secara signifikan berhubungan dengan kelahiran prematur dan serviks yang panjang lebih dari 40 mm secara signifikan berhubungan dengan persalinan lewat waktu.
- Pengukuran panjang serviks pertengahan kehamilan berguna dalam memprediksi kemungkinan persalinan normal (pervaginam) pada ibu hamil dengan panjang serviks antara 21 dan 30 mm serta risiko operasi caesar pada wanita dengan panjang serviks lebih dari 40 mm.
Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan ibu hamil lainnya? Langsung aja yuk, klik di sini.
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Penting, Ini 5 Manfaat Lakukan USG Rahim Sebelum Hamil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tetap Aktif Bunda! 5 Jenis Olahraga untuk Usia Kehamilan Trimester Ketiga
Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Varises pada Ibu Hamil di Trimester 3
3 Olahraga yang Aman dilakukan Ibu Hamil #DiRumahAja Saat Trimester Tiga
Perkembangan Pesat Janin Tiap Minggu Selama Trimester Tiga
TERPOPULER
Seru dan Kekinian, Intip Potret Ulang Tahun ke-43 Duma Riris Bertema Padel
9 Ucapan Suami Egois yang Terlihat Biasa, tapi Bikin Istri Merasa Tak Dihargai
Frisian Flag Wujudkan #TanggalMerahUntukIbu, Apresiasi Bisa Dimulai dari Hal Sederhana Seperti Berbagi Peran dalam Keluarga
Potret Kesedekatan Dion Wiyoko dan Sang Putri Gianna, Suka Traveling hingga ke Salon Bareng
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf I
REKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Seru dan Kekinian, Intip Potret Ulang Tahun ke-43 Duma Riris Bertema Padel
Frisian Flag Wujudkan #TanggalMerahUntukIbu, Apresiasi Bisa Dimulai dari Hal Sederhana Seperti Berbagi Peran dalam Keluarga
Frisian Flag Wujudkan #TanggalMerahUntukIbu Bersama #BapakBapakFrisianFlag, Cetak Rekor MURI Lewat Penyajian Sarapan Terbanyak untuk Istri
Potret Kesedekatan Dion Wiyoko dan Sang Putri Gianna, Suka Traveling hingga ke Salon Bareng
9 Ucapan Suami Egois yang Terlihat Biasa, tapi Bikin Istri Merasa Tak Dihargai
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kamar Sempit tapi Baju Menumpuk? Ini Alasan Lemari Kayu 6 Pintu Jadi Solusinya
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Anak yang Tumbuh dengan Orang Tua Gila Kerja Dilihat dari Kebiasaannya saat Dewasa
-
Female Daily
Makeup Sandrinna Michelle Berbeda dari Daily Look-nya? Ini Detail Soft Glam yang Bikin Pangling!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
4 Tanda Kamu Kebanyakan Makan Serat, Salah Satunya Sulit BAB
-
Mommies Daily
Pasangan Menggunakan Seks sebagai “Hadiah” atau “Hukuman”? Hati-Hati, Bisa Jadi Manipulasi