KEHAMILAN
Mual setelah Makan, Apakah Gejala Awal Kehamilan? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Asri Ediyati | HaiBunda
Selasa, 08 Aug 2023 11:25 WIBYang banyak orang tahu, mual merupakan salah satu gejala yang ditimbulkan akibat permasalahan pada pencernaan. Namun, apakah mual setelah makan bisa jadi gejala awal kehamilan?
Mual setelah makan memang tanda awal kehamilan yang umum, Bunda. Tetapi mual seperti morning sickness tidak selalu merupakan gejala kehamilan pertama (atau satu-satunya) yang dialami wanita sejak awal kehamilan.
Beberapa wanita bisa merasa lelah, kembung, dan murung, sementara yang lain mungkin hanya memperhatikan payudara yang kian lembut. Yang lain lagi mungkin mengalami semua gejala atau bahkan tidak ada tanda-tanda kehamilan sama sekali.
Saat hamil, mual setelah makan bisa terasa seperti mabuk darat atau mabuk laut. Dengan kata lain, Bunda mungkin merasa ingin muntah setelah makan.
Mual setelah makan, apakah gejala awal kehamilan?
Ketika hamil, beberapa wanita merasa mual setiap kali mereka makan atau bahkan sepanjang hari, sedangkan yang lain terkadang merasa mual. Ada yang mungkin merasa mual dan lapar pada saat bersamaan. Ada juga yang mungkin muntah banyak atau sedikit, atau mungkin tidak pernah muntah sama sekali.
Dilansir What to Expect, variasi ini kemungkinan besar disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk kadar hormon, sensitivitas, stres, dan kelelahan, Bunda.
Jika sedang hamil, mual biasanya dimulai sekitar minggu ke-6 kehamilan, mual (termasuk mual setelah makan) dapat dimulai segera setelah pembuahan, sekitar minggu ke-3 kehamilan.
Penyebab mual setelah makan saat hamil muda
Belum ada alasan yang jelas (penelitian) untuk mual setelah makan saat hamil muda, Bunda. Tetapi ada banyak faktor potensial yang berperan, termasuk:
- Genetika
- Tingkat hCG tinggi pada trimester pertama
- Peningkatan kadar estrogen
- Indera penciuman yang terlalu aktif yang mengganggu beberapa wanita saat hamil
- Mulas kehamilan, yang mungkin dimulai saat hamil sekitar 8 minggu.
- Gastroesophageal reflux disease (GERD)
- Pencernaan kurang efisien karena hormon kehamilan mengendurkan otot-otot saluran pencernaan
- Kelelahan dan/atau stres
- Mengonsumsi makanan terlalu banyak atau makan makanan berlemak tinggi, yang cenderung membuat perut tidak nyaman menjadi lebih buruk
Cara mengatasi mual setelah makan
Jika Bunda memang dinyatakan positif hamil dan selalu mual setelah makan di trimester pertama. Mungkin, Bunda bisa mencoba cara mengatasi mual berikut ini, dikutip dari laman Belly Belly:
- Jahe telah terbukti meredakan mual dan menenangkan perut. Geprek jahe dan minumlah dengan air panas atau tambahkan ke makanan dan masakan.
- Lemon adalah obat alami lain untuk mual. Beberapa irisan dalam air panas dapat meredakan sakit perut, terutama di antara waktu makan
- Hirup minyak peppermint untuk membantu mengurangi rasa mual. Menyimpan sedikit minyak di samping tempat tidur mungkin berguna, sehingga Bunda dapat mengendus sebelum bangun di pagi hari, untuk menghindari mual.
- Minumlah vitamin prenatal saat perut sudah tenang dan setelah makan jika memungkinkan
- Minumlah banyak cairan setiap hari, hirup udara segar, dan bilas mulut setelah makan untuk membantu mengatasi rasa mual itu. Ini dapat meningkatkan suasana hati dan kesehatan fisik Bunda juga.
- Bisa juga mencoba mengunyah permen karet. Meski terdengar aneh, mengunyah permen karet adalah cara untuk meredakan mual bagi sebagian wanita, Bunda.
Penyebab mual setelah makan selain hamil muda
Hamil muda bukan satu-satunya penyebab mual setelah makan. Ada beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan mula setelah makan. Dikutip dari Insider, deretan penyebabnya adalah:
- Keracunan makanan. Diketahui bahwa keracunan makanan dapat menyebabkan mual. Makanan ini terkontaminasi virus atau bakteri yang mengganggu saluran GI yang memicu mual dan, sering kali, muntah
- Gastroesophageal reflux disease (GERD), alias refluks asam, terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan peradangan, yang dapat memicu mual. Jika Bunda juga mengalami mulas, sulit menelan, batuk kronis, dan gangguan tidur, mual yang Bunda alami mungkin disebabkan oleh GERD. Perawatan untuk GERD meliputi, mengonsumsi antasida yang dijual bebas. Menggunakan obat resep untuk mengurangi atau menghambat produksi asam.
- Sindrom iritasi usus. Ini memengaruhi usus besar dan menyebabkan gejala seperti kembung, kram, dan mual.
- Penyakit kandung empedu. Sebagian besar variasi penyakit kandung empedu menyebabkan mual setelah makan. Itu karena organ tersebut bekerja mendorong empedu ke dalam usus kecil dan membantu pencernaan.
- Stres dan Kecemasan. Seolah-olah stres dan kecemasan tidak cukup untuk diatasi sendiri, masalah kesehatan mental ini juga dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti mual atau diare.
Perlu dicatat kembali, mual setelah makan adalah tanda awal kehamilan yang umum. Tetapi mual tidak selalu merupakan gejala pertama (atau satu-satunya) yang dialami wanita pada trimester pertama.
Beberapa wanita merasa kembung setelah makan, dan merasa lelah, mual, dan murung, yang lain mungkin hanya memperhatikan perubahan di payudara mereka. Ini, tentu saja, karena hormon. Bunda mungkin mengalami satu gejala, beberapa, atau bahkan semua ini saat hamil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Bunda yang sedang hamil silakan cek video berikut untuk rekomendasi 5 bidan yang kerap berbagi tips seputar kehamilan:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Penyebab Keguguran, dari Faktor Genetik hingga Penyakit Kronis
Bunda, Begini Lho Tahap Perkembangan Janin Trimester I
25 Ciri Hamil Muda yang Umum dan Jarang Dirasakan, Bunda Perlu Tahu
Catat Bunda, Ini 4 Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil 2 Bulan
TERPOPULER
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ameera Khan Bandingkan Rasanya Pacaran Dengan Pria Indonesia dan Malaysia
-
Beautynesia
4 Manfaat Jalan Kaki Mundur yang Tidak Diketahui Banyak Orang
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Maia Estianty Berkebaya Hitam, Pancarkan Aura Cantik Wanita Indonesia
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?