sign up SIGN UP search


kehamilan

Bunda, Begini Lho Tahap Perkembangan Janin Trimester I

Annisa Afani Senin, 07 Sep 2020 13:37 WIB
Young pregnant woman at home, closeup caption
Jakarta -

Memiliki momongan menjadi momen paling ditunggu oleh Bunda dan Ayah, terutama bagi pasangan baru. Sebagian calon ibu mungkin sangat penasaran dengan perkembangan janin di dalam kandungan, terutama pada trimester I kehamilan.

Sejak pembuahan hingga persalinan, bayi yang sedang tumbuh akan mengalami beberapa tahap perkembangan. Dan penting untuk diketahui bahwa kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu dari pertama haid terakhir sampai selasainya kehamilan, persalinan, dan kelahiran.

"Penting untuk diketahui bahwa kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu. Dokter kandungan Anda akan menggunakan minggu-minggu itu untuk membantu mencari tahu perkembangan kehamilan," kata Asisten Profesor di Sekolah Ilmu Kesehatan dan Informasi dan Kesehatan Masyarakat Universitas Louisville, Robin Elise Weiss, PhP, MPH, dikutip dari Very Well Family.


Adapun sepertiga pertama kehamilan Bunda disebut dengan trimester pertama. Trimester awal ini terdiri dari minggu 1 hingga 12 atau 13 kehamilan.

Untuk lebih jelas, yuk simak perkembangan janin di setiap minggunya sepanjang trimester I, mengutip Mayo Clinic:

Perkembangan janin trimester 1


Minggu 1 dan 2: Bersiap

Pembuahan pada sel telur biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah menstruasi terakhir dimulai, Bunda. Untuk menghitung perkiraan tanggal jatuh tempo, dokter kandungan akan menghitung 40 minggu ke depan dari awal periode terakhir, artinya menstruasi ibu hamil akan dihitung sebagai bagian dari kehamilan meskipun saat itu kehamilan belum dimulai.

Minggu ke-3: Fertilisasi

Sel sperma dan sel telur sudah bersatu di salah satu saluran tuba untuk membentuk entitas bersel satu yang disebut zigot. Apabila lebih dari satu telur dilepaskan dan dibuahi atau sel telur yang dibuahi terbelah menjadi dua, maka ada kemungkinan Bunda memiliki banyak zigot.

Zigot ini biasanya memiliki 46 kromosom, 23 dari ibu kandung dan 23 dari ayah biologis. Kromosom ini nantinya akan membantu untuk menentukan jenis kelamin dan ciri fisik bayi.

Segera setelah pembuahan, zigot bergerak ke tuba falopi menuju rahim. Dan di saat yang sama, zigot akan mulai membelah untuk membentuk sekelompok sel yang menyerupai raspberry kecil.

Minggu-4: Implantasi

Nah, zigot yang membelah dengan cepat ini sekarang dikenal sebagai blastokista, yang mulai untuk menetap di lapisan rahim (endometrium) dan terus berkembang, proses ini disebut implantasi ya, Bunda.

Di dalam blastokista, kelompok sel bagian dalam akan menjadi embrio. Sedangkan lapisan luarnya akan membentuk plasenta yang akan menjaga janin selama masa kehamilan.

Minggu ke-5: Hormon meningkat

Pada minggu kelima kehamilan, kadar hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) yang diproduksi oleh blastokista di tubuh ibu hamil akan meningkat dengan cepat. Ini memberi sinyal pada ovarium untuk berhenti melepaskan sel telur dan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron.

Peningkatan kadar hormon ini menyebabkan periode menstruasi Bunda akan berhenti. Inilah yang kerap menjadi tanda awal kehamilan dan memicu pertumbuhan plasenta.

Pada tahap ini, embrio telah terdiri dari tiga lapisan, Bunda. Lapisan terluarnya, ektoderm akan berfungsi membentuk lapisan kulit terluar bayi, sistem saraf pusat dan tepi, mata, dan telinga bagian dalam.

Bagian tengah, mesoderm akan membentuk jantung dan sistem peredaran darah primitif. Lapisan sel ini nantinya juga akan berfungsi sebagai fondasi tulang janin, ligamen, ginjal, dan sebagian besar sistem reproduksinya. Sedangkan lapisan paling dalam sel, endoderm adalah tempat paru-paru dan usus janin berkembang.

Minggu ke-6: Tabung saraf menutup

Pada minggu ini, perkembangan janin terjadi dengan pesat, Bunda. Hanya dengan empat minggu setelah pembuahan, tabung saraf di sepanjang punggungnya akan menutup.

Otak dan sumsum tulang belakang janin akan berkembang dari tabung saraf tersebut. Lalu, jantung dan organ lainnya juga mulai terbentuk meskipun harus menunggu beberapa waktu hingga tumbuh dengan optimal untuk mulai berdetak.

Selanjutnya, akan ada struktur yang diperlukan untuk pembentukan serta perkembangan mata dan telinga. Tangan dimulai dengan tumbuhnya tunas kecil di bagian sisi, lalu tubuh janin mulai melengkung berbentuk huruf C.

Minggu ke-7: Kepala bayi berkembang

Pada minggu ke-7, otak dan wajah janin mulai berkembang. Di wajahnya, lubang hidung menjadi terlihat dan retina juga mulai terbentuk. Tunas tungkai bawah yang akan menjadi tungkai muncul dan tunas lengan yang tumbuh minggu lalu, sudah berbentuk dayung.

Minggu ke-8: Hidung bayi terbentuk

Di minggu ini, akan tumbuh tunas tungkai bawah tubuh janin yang berbentuk dayung sebagai kaki hingga jari-jarinya akan mulai terbentuk. Di bagian kepala, akan muncul sedikit pembengkakan berbentuk cangkang yang nantinya akan membentuk daun telinga.

Perkembangan matanya menjadi jelas, bibir dan hidung atas telah terbentuk. Batang dan lehernya pun mulai tegak.

Minggu-9: Jari kaki muncul

Pada minggu kesembilan kehamilan, lengan janin tumbuh dan sikunya sudah muncul seperti tunas. Begitu pula dengan kakinya yang sudah memiliki jari dengan jelas namun tampak belum terpisah. Kelopak mata juga akan terbentuk dengan kepala janin yang tampak besar serta dagu yang belum terbentuk.

Minggu 10: Siku bayi menekuk

Pada minggu ke 10, kepala bayi menjadi lebih bulat. Bayi juga bisa menekuk sikunya. Jari kaki dan dan tangan menjadi lebih panjang dan terpisah. Kelopak mata dan telinga luar terus berkembang. Tali pusar terlihat jelas.

Minggu 11: Alat kelamin bayi berkembang

Pada awal minggu ke-11, panjang kepala bayi masih sekitar setengahnya dan tubuhnya akan segera menyusul. Pada minggu ini, wajahnya lebar dengan matanya yang sudah berkelopak terpisah lebar, begitu pula dengan daun telinga yang sedikit terbentuk.

Tunas gigi muncul, sel darah merah mulai terbentuk di hati bayi. Pada akhir minggu ini, alat kelamin luar bayi akan mulai berkembang menjadi penis atau klitoris dan labia majora.

Minggu ke-12: Kuku bayi tumbuh

Pada minggu ke-12 kehamilan, kuku bayi mulai tumbuh. Wajah bayi makin berkembang dan ususnya ada di perut.
Hal yang perlu diperhatikan

Perubahan pada trimester I

Saat bayi berkembang di dalam rahim, tubuh Bunda juga mengalami banyak perubahan. Mengutip Family Doctor, Bunda akan merasakan beberapa perubahan, seperti:

Kelelahan

Kelelahan terjadi karena Bunda menyesuaikan dengan semua perubahan fisik baru. Bunda bisa tidur lebih lama di malam hari atau tidur siang sebentar di siang hari. Energi Bunda mungkin akan kembali pada trimester kedua kehamilan.

Morning sickness

Selain merasa lelah, Bunda juga akan mengalami mual dan muntah (morning sickness) kapan saja disebabkan hormon kehamilan. Makanan atau bau tertentu mungkin akan membuat Bunda mual dan muntah. Morning sickness biasanya hilang pada trimester kedua.

Sering buang air kecil

Menjelang akhir trimester pertama, Bunda akan lebih sering buang air kecil karena rahim yang tumbuh mendorong kandung kemih. Bunda bahkan mungkin mengeluarkan sedikit urine saat batuk atau bersin.

Sakit kepala ringan

Tubuh akan bekerja lembur untuk membuat darah ekstra demi menopang bayi. Hal tersebut bisa menyebabkan Bunda merasa pusing. Selain itu, sebagian wanita mungkin akan merasakan lapar, lemas atau stres.

Maag

Otot-otot akan memecah makanan menjadi lebih rileks selama kehamilan. Perubahan hormon juga memperlambat proses ini dan makanan bertahan di perut lebih lama untuk memberi tubuh lebih banyak waktu untuk menyerap nutrisi. Kondisi ini bisa memperburuk maag.

Sembelit

Bunda harus mengonsumsi vitamin prenatal setiap hari yang mengandung zat besi. Namun zat besi dalam vitamin bisa menyebabkan sembelit. Pastikan Bunda untuk minum banyak air dan beri tahu dokter jika sembelit yang dialami parah.

Selain perubahan tersebut, vena Bunda juga akan terlihat, kulit akan lebih kemerahan dan berkilau, payudara mungkin merasa lebih lembut dan bengkak. Selain itu, lapisan vagina akan lebih tebal dan kurang sensitif.

Bunda, simak juga 14 ciri kehamilan yang jarang disadari dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi