KEHAMILAN
7 Hal yang Harus Dihindari saat Menggunakan KB IUD dan Spiral, Termasuk Berhubungan Intim
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 19 Jan 2024 21:55 WIBKebanyakan orang menggunakan KB IUD dengan aman, namun ada beberapa kondisi yang membuat efek samping atau komplikasi lebih mungkin terjadi. Jika Bunda hendak menggunakan IUD, ketahui dulu apa yang harus Bunda hindari ketika menggunakan KB IUD, termasuk ketika berhubungan intim.
Tahirah Redhead adalah asisten dokter bersertifikat yang berspesialisasi dalam bidang kebidanan dan ginekologi mengatakan KB IUD itu berupa alat kecil berbentuk T yang terbuat dari plastik dan dipasang di dalam rahim. IUD bisa memberikan perlindungan jangka panjang dari kehamilan, serta bersifat reversibel.
Jenis-jenis KB IUD
Ada dua jenis IUD, dan setiap jenis IUD bekerja sedikit berbeda.
1. IUD hormonal
IUD jenis ini mengandung hormon progestin, yang mirip dengan progesteron, hormon alami dalam tubuh. Setiap merek mengandung jumlah hormon yang berbeda, yang memengaruhi berapa lama perangkat akan bertahan.
Hormon ini bekerja untuk mencegah kehamilan dalam beberapa cara. Ini mengentalkan lendir serviks untuk menghalangi sperma memasuki rahim, dan membatasi pergerakan sperma sehingga lebih sulit mencapai dan membuahi sel telur. Hal ini juga menipiskan lapisan rahim, sehingga mengurangi kemungkinan sel telur menempel pada rahim.
Bunda jangan menggunakan IUD hormonal jika menderita kanker payudara. Jika menderita lupus eritematosus sistemik (SLE) dan memiliki antibodi antifosfolipid (atau jika tidak mengetahuinya), Bunda berisiko lebih tinggi mengalami pembekuan darah yang serius saat menggunakan IUD hormonal.
Baca Juga : Kontrasepsi |
2. IUD nonhormonal (ParaGard)
IUD ini dibungkus dengan kumparan tembaga. Ion tembaga yang dilepaskan ke dalam rahim menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi sperma.
"IUD lebih dari 99% efektif. Artinya, kurang dari 1 dari 100 orang pengguna IUD akan hamil dalam setahun," kata Redhead dilansir dari Healthline.
Bunda sebaiknya tidak memasang IUD Paragard jika memiliki alergi tembaga, Penyakit Wilson, atau kelainan pendarahan yang membuat darah sulit membeku. Jika menderita lupus eritematosus sistemik (SLE), Bunda berisiko lebih tinggi mengalami pendarahan ekstra berat di Paragard.
KB IUD ini dipasang oleh profesional kesehatan. Untuk memasangnya juga tidak membutuhkan waktu yang lama.
Ada beberapa kondisi yang membuat efek samping atau komplikasi lebih mungkin terjadi. Bicaralah dengan perawat atau dokter untuk mengetahui apakah KB IUD aman untuk Bunda.
Bunda tidak bisa mendapatkan IUD jika:
- Menderita penyakit menular seksual atau infeksi panggul tertentu.
- Menduga mungkin hamil.
- Menderita kanker serviks yang belum diobati.
- Menderita kanker rahim
- Pernah mengalami infeksi panggul setelah melahirkan atau aborsi dalam 3 bulan terakhir.
Hal yang harus dihindari saat menggunakan KB IUD dan spiral
Bunda sebaiknya menghindari beberapa hal di bawah ini saat menggunakan KB IUD dan spiral dari berbagai sumber:
- Jangan masukan apapun ke dalam vagina selama 48 jam (2 hari) untuk mengurangi kemungkinan infeksi.
Jangan berenang, yang terbaik menunggu 24 – 48 jam sebelum berolahraga agar kumparannya tenang. Jika Bunda masih merasa nyeri setelah pemasangan, sebaiknya tunggu sampai nyeri hilang.
Jangan gunakan cangkir menstruasi (menstrual cup) atau tampon, sampai IUD terpasang minimal 3 bulan. Penggunaan cangkir menstruasi dapat menyebabkan IUD keluar dari tempatnya. Jika memutuskan untuk menggunakan menstrual cup, Bunda perlu memeriksa tali IUD setiap bulannya, dan menghubungi perawat atau dokter jika tali IUD hilang.
Usai memasang KB IUD dan spiral, dalam 24 jam pertama sebaiknya tidak berhubungan seks melalui vagina. Berhubungan seks sebenarnya tidak masalah, namun penggunaan KB IUD membutuhkan waktu dalam mencegah kehamilan. Jika Bunda menggunakan KB IUD hormonal, tunggu sampai 7 hari agar kadar hormonnya efektif. Jika terpaksa berhubungan seks, gunakan kondom.
Jangan menarik benang KB IUD. Setelah memasang KB spiral, Bunda mungkin merasakan ada benang yang keluar dari vagina. Benang tersebut jangan ditarik, karena benang tersebut dapat memudahkan dokter atau bidan untuk melepas kontrasepsi itu kapan pun.
- Hindari berhubungan seksual saat KB spiral bergeser. KB spiral kemungkinan bergeser jika Bunda tidak dapat merasakan benangnya, atau benang spiral lebih pendek atau lebih panjang. Apabila alat kontrasepsi bergeser, jangan berhubungan seks atau gunakan kondom jika tetap berhubungan.
Setelah memasang KB IUD dan spiral, sebaiknya tidak berendam di dalam bath tub selama 24 jam pertama setelah pemasangan. Aktivitas ini dapat memasukkan bakteri ke dalam saluran vagina atau rahim, sehingga meningkatkan risiko terkena infeksi. Mandi aman untuk dilakukan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kapan Sebaiknya Pemasangan KB IUD Dilakukan agar Tak Kebobolan, saat Melahirkan atau Pasca Nifas?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Mengatasi Rasa Takut bila Bunda Ingin Gunakan KB IUD
Merasa Diprank, Bunda Ini Malah Ketahui Ada Kantung Kehamilan di Atas IUD
Bunda Ingin Pasang KB IUD, Apakah Harus saat Haid?
Risiko Hamil dengan Kondisi KB Spiral Masih Terpasang
TERPOPULER
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ameera Khan Bandingkan Rasanya Pacaran Dengan Pria Indonesia dan Malaysia
-
Beautynesia
4 Manfaat Jalan Kaki Mundur yang Tidak Diketahui Banyak Orang
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Maia Estianty Berkebaya Hitam, Pancarkan Aura Cantik Wanita Indonesia
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?