KEHAMILAN
3 Cara KB Alami Menurut Islam, Aman dan Diperbolehkan Menurut Syariat
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 10 Apr 2024 15:45 WIBProgram keluarga berencana (KB) dapat dilakukan untuk mengatur jarak kelahiran anak. Dalam Islam, KB diperbolehkan selama memiliki tujuan yang baik, Bunda.
Dalam Al-Qur'an surat An-Nisa ayat 9 dijelaskan secara tersirat bahwa Islam mendukung program KB. Ada kalimat yang berisi:
"...dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka."
Dr Lenny Herlina, S.Ag., M.Pd.I., dalam buku Pendidikan Agama Islam Interdisipliner Bermuatan Beragama Untuk Disiplin Ilmu Dokter Dan Kesehatan menjelaskan, yang dimaksud dengan anak-anak lemah di potongan ayat tersebut adalah ana-anak yang lemah dari segi iman. Mereka adalah anak-anak yang sangat lemak secara agama, ilmu, dan pengetahuan.
"Karena itu, kekhawatiran akan lahirnya anak-anak lemah itulah, maka ayat ini menjadi ayat yang mendukung KB," tulis Dr Lenny Herlina.
"Dalam Islam, berdasarkan ayat tersebut, KB merupakan alat untuk mendukung terciptanya keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Inilah salah satu tujuan utama dari pernikahan menurut Islam," sambungnya.
KB alami menurut Islam yang aman
Selain penggunaan KB dari sediaan obat atau suntik, ada pula KB alami untuk menunda kehamilan. Berikut 3 KB alami yang aman dan diperbolehkan dalam Islam:
1. Menyusui eksklusif
Menyusui eksklusif merupakan KB alami yang telah diakui secara medis. Dalam Islam, menyusui juga dianggap sebagai salah satu metode KB alami, Bunda.
Pandangan KB alami dengan menyusui dapat dilihat dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 233, yang berbunyi:
"Para ibu hendaklah menyusui anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan kewajiban bagi ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf, seseorang tidaklah dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya."
Menurut Dr Lenny Herlina, ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa ASI merupakan makanan utama bagi bayi. Pemberian ASI secara tepat dapat memberikan jarak pada kehamilan.
"Pemberiannya secara benar akan berdampak pada terjadinya penjarangan kehamilan secara alamiah karena adanya produksi hormon yang bisa mencegah terjadinya kehamilan," ujar Dr Lenny Herlina.
Secara medis, metode pengendalian kelahiran melalui ASI Eksklusif disebut juga Lactational Amenorrhea Method (LAM) atau metode amenore laktasi. Menyusui secara eksklusif setidaknya efektif mencegah kehamilan sekitar 98 hingga 99,5 persen. Namun, efektivitas ini hanya akan terjadi bila Bunda menyusui bayi berusia kurang dari enam bulan, periode haid belum kembali, dan bayi menyusu sesuai keinginannya serta tak mendapatkan makanan apa pun selain ASI.
2. Senggama terputus
KB alami lain yang diperbolehkan dalam Islam adalah senggama terputus. Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan, Rasulullah bersabda bahwa Ia memperbolehkan 'azl (mengeluarkan sperma di luar vagina), selama dengan persetujuan istri.
Riwayat lain juga disampaikan Imam Muslim dan Imam Bukhari, yang berbunyi:
"Dulu di zaman Rasulullah, kami melakukan 'azl dan hal itu sampai pada beliau, namun beliau tidak melarangnya."
Mohammad Hafid, Lc., M.H dalam buku Bunga Rampai Bincang Syariah menjelaskan bahwa para ulama sepakat 'azl hukumnya makruh bila tidak atas dasar izin istri. Namun, jika istri memperbolehkan dan merelakan, maka hukumnya sah-sah saja atau diperbolehkan.
"Karena istri punya hal untuk memiliki ana yang tidak boleh ditunda atau dicegah tanpa kerelaannya," ujar Mohammad Hafid.
Sementara itu, terdapat pula pandangan ulama lain terkait KB alami ini, Bunda. Ulama muta'akkhirin (generasi) dari kalangan hanafiyah menyebutkan beberapa alasan yang dapat memperbolehkan KB alami dengan cara 'azl tanpa izin istri. Salah satunya bila sedang dalam perjalanan jauh di dalam area peperangan, sementara suami ingin berhubungan intim dengan istrinya yang ikut dalam perjalanan.
Selanjutnya, KB alami ini boleh juga dilakukan tanpa seizin istri yang berakhlak buruk. Di saat ingin menceraikannya lalu ia ingin bersenggama dengan hasrat yang memuncak lalu memutuskan melakukan KB alami ini agar tidak terjadi kehamilan yang tentunya akan berakibat tidak baik pada istri dan anaknya.
"Intinya, dapat disimpulkan bahwa KB alami ini yang dilakukan berdasarkan keinginan istri atau tidak sama sekali bukan perkara yang diharamkan dalam Islam asalkan tidak ada tujuan buruk dan yang semakna. Hanya saja, jika hal itu dilakukan bukan karena kerelaan istri, maka hukumnya makruh," tulis Mohammad Hafid.
3. Sistem kalender
Sistem kalender dilakukan dengan menghitung siklus haid, lalu menghindari berhubungan di masa subur berdasarkan perhitungan tersebut. Metode ini biasanya dapat digunakan sebagai KB alami bagi perempuan yang memiliki siklus haid teratur, Bunda.
"Menghitung kalender masa subur artinya menghindari berhubungan seks pad saat masa subur. Caranya bisa dengan menghitung dengan kalender. Selain itu, bisa juga dengan melihat perubahan cairan vagina dan memeriksa suhu tubuh atau memakai alat untuk mengecek masa subur," tulis Hafidz Muftisany dalam buku KB dalam Perspektif Islam.
Sama seperti senggama terputus dan menyusui, sistem kalender juga diperbolehkan dalam Islam. Namun, hal ini hanya berlaku bila pasangan suami istri sepakat untuk melakukannya ya.
"Artinya, KB diperbolehkan demi menjaga kesehatan ibu dan anak agar anak yang dilahirkan tidak menjadi beban serta hal tersebut dilakukan atas persetujuan suami istri," kata Hafidz Muftisany.
Demikian penjelasan mengenai KB alami yang diperbolehkan dalam Islam. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
4 Manfaat Puasa bagi Bunda yang Sedang Jalani Promil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Tips Program Hamil setelah Berhenti KB Suntik 3 Bulan
5 Efek samping Pil Kontrasepsi Darurat, Bunda Perlu Tahu
PIL KB Microlut: Cara Konsumsi yang Aman, Dosis Penggunaan Ideal, Efek & Manfaat
Cara Aman Mencegah Kehamilan untuk Ibu Menyusui
TERPOPULER
Potret Aline Adita Nikmati Masa Menyusui Anak Pertama di Usia 45 Th
Ini Alasan Mengapa Bayi Baru Lahir Wanginya Enak Menurut Studi
Penampilan Terbaru Dewi Lestari Usai Jalani Long Fasting 72 Jam, Menawan di Usia 50 Th
Benarkah Kemoterapi Dapat Sebabkan Menopause Dini?
9 Tanda Ada Tikus Bersarang di Rumah yang Sering Tidak Disadari
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
30 Vitamin yang Bagus untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat
Azhar HanifahREKOMENDASI PRODUK
8 Rekomendasi Yogurt untuk Ibu Hamil, Ketahui Risiko & Manfaatnya
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum Vitamin C, Cerahkan Wajah Kusam dan Bikin Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cerita Zehan Almira Bocah dengan Kelainan Langka, Ternyata Tulang Sudah Patah Sejak di Kandungan
Ini Alasan Mengapa Bayi Baru Lahir Wanginya Enak Menurut Studi
Potret Aline Adita Nikmati Masa Menyusui Anak Pertama di Usia 45 Th
Benarkah Kemoterapi Dapat Sebabkan Menopause Dini?
5 Fakta 'Tantara', Drama Korea Dibintangi Song Hye Kyo dan Gong Yoo
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Sempat Dianggap Ajarkan Inara Nikah Siri, Elly Sugigi Minta Maaf
-
Beautynesia
6 Kebiasaan Orang Pura-Pura Kaya yang Bikin Susah Sukses
-
Female Daily
Dengar Lagu Lewat Kacamata? Inilah Mijia Smart Audio Glasses yang Resmi Hadir di Indonesia!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kim Kardashian Ungkap Alasan Hapus Postingan Pangeran Harry dan Meghan Markle
-
Mommies Daily
Anak Susah Makan? Ini 12 Cara yang Bisa Orang Tua Lakukan