KEHAMILAN
Studi Ungkap Hipertensi saat Hamil Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Koroner Parah
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 17 Nov 2024 08:10 WIBBunda perlu mewaspadai tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Hipertensi tak hanya dapat meningkatkan risiko preeklamsia, tapi juga penyakit jantung koroner (PJK).
Menurut studi terbaru yang diterbitkan di Journal of the American College of Cardiology, perempuan yang mengalami gangguan hipertensi pada kehamilan atau hypertensive disorders of pregnancy (HDP) akan mengalami PJK lebih awal dibandingkan dengan yang tidak mengalami gangguan hipertensi.
Dalam studi juga dijelaskan bahwa riwayat gangguan hipertensi ini dikaitkan dengan peningkatan risiko infark miokard, baik arteri koroner obstruktif atau arteri koroner non-obstruktif (serangan jantung yang disebabkan buruknya aliran darah ke jantung).
"Studi ini menggarisbawahi perlunya deteksi dan pengobatan penyakit non-obstruktif yang tepat waktu, selain karena faktor risiko 'tradisional' lainnya," kata tim peneliti, dikutip dari laman TCTMD.
Penulis senior Vesna D. Garovic, MD, PhD dari Mayo Clinic mengatakan bahwa penelitian ini dilakukan untuk mengklarifikasi mekanisme yang mendorong hubungan antara gangguan hipertensi yang terjadi selama kehamilan dan risiko penyakit kardiovaskular setelahnya. Meski studi studi sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara preeklamsia dan beban aterosklerosis yang lebih besar, studi belum meneliti hubungan antara perubahan tersebut dan kejadian yang aktual.
"Perempuan yang mengalami preeklamsia dan infark miokard sebenarnya lebih banyak mengalami aterosklerosis di arteri koroner mereka, dibandingkan mereka yang tidak mengalami preeklamsia," ujar Garovic.
"Secara umum, perempuan dengan hipertensi selama kehamilan perlu dipantau secara ketat. Ketika di kemudian hari mereka melaporkan bahwa sebelumnya mengalami preeklamsia atau melahirkan bayi mereka lebih awal karena komplikasi, hal itu semakin menekankan perlunya untuk sangat waspada dan mengobati faktor risiko secara tepat waktu dan agresif," sambungnya.
Garovic mengatakan bahwa ada satu hal yang menarik dari hasil temuan ini. Menurutnya, dampak gangguan hipertensi pada kehamilan dalam jangka panjang tidak universal, Bunda. Beberapa ibu hamil bisa saja tidak mengalami penyakit arteri koroner, namun yang lain dapat terdiagnosis menagalmi infark miokard, baik itu lesi aterosklerotik atau penyakit non-obstruktif.
Studi ini juga diharapkan dapat membantu dalam mengidentifikasi risiko arteri koroner non-obstruktif pada ibu hamil yang pernah mengalami hipertensi. Selanjutnya, tim peneliti berharap studi lanjutan dilakukan untuk lebih menggambarkan pengaruh dari arteri koroner non-obstruktif yang berkembang pada perempuan setelah mengalami hipertensi pada kehamilan.
"Temuan ini tetap menakjubkan dan sangat membantu karena kita tahu bahwa arteri koroner non-obstruktif lebih sering terjadi pada perempuan, tetapi kita benar-benar tidak mengetahui (faktor) jenis kelamin atau reproduksi mungkin berkontribusi terhadap hal tersebut," ujar Garovic.
"Tapi, kamu menunjukkan bahwa hipertensi pada kehamilan dapat mengidentifikasi mereka yang berisiko terkena arteri koroner non-obstruktif di kemudian hari."
Apa itu hypertensive disorders of pregnancy (HDP)?
Menurut ulasan di JAMA Network Open 2023, gangguan hipertensi dalam kehamilan (HDP) merupakan spektrum penyakit yang meliputi hipertensi kronis yang didiagnosis sebelum usia kehamilan 20 minggu, hipertensi gestasional yang didiagnosis setelah usia kehamilan 20 minggu, dan preeklamsia.
Di Amerika Serikat, HDP dikaitkan dengan komplikasi yang parah, seperti serangan jantung dan stroke. HDP dapat berkembang menjadi kasus patologis yang menyebabkan kerusakan organ, serta menimbulkan gejala klinis yang mengkhawatirkan.
Dalam ulasan terbaru di JACC Journals dijelaskan bahwa ibu hamil dengan HDP memerlukan pemantauan yang lebih sering dan intensif selama periode antepartum di luar kunjungan prenatal standar rutin.
Demikian penjelasan terkait hasil studi terbaru yang mengungkap dampak gangguan hipertensi saat hamil dengan penyakit jantung koroner. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Benarkah Penderita Hipertensi Dilarang Pakai KB Hormonal? Simak Penjelasan Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Risiko Ibu Hamil Alami Hipertensi, Catat Faktor Pemicunya Bun
Studi Terbaru: Hipertensi saat Hamil Bisa Pengaruhi Masalah Memori pada Wanita
Waspadai Hipertensi dalam Kehamilan, Penyebab, Cara Mengobati & Mencegah
Diet DASH, Bantu Mencegah dan Mengendalikan Hipertensi pada Ibu Hamil
TERPOPULER
Ciri Orang IQ Tinggi yang Terlihat dari Cara Menyelesaikan Masalah
Fanny Ghassani Umumkan Kehamilan usai 9 Tahun Menanti Momongan, Sempat Ungkap Promil Lewat IVF
Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun
15 Contoh Soal Bentuk Akar dan Pembahasannya dalam Matematika
Penelitian Ungkap Olahraga Jalan Kaki Bersama Pasangan Bisa Bikin Pernikahan Lebih Harmonis
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Intip Keindahan Lovenest, Rumah Pevita Pearce yang Serba Aesthetic dan Homey
15 Contoh Soal Bentuk Akar dan Pembahasannya dalam Matematika
Ciri Orang IQ Tinggi yang Terlihat dari Cara Menyelesaikan Masalah
Fanny Ghassani Umumkan Kehamilan usai 9 Tahun Menanti Momongan, Sempat Ungkap Promil Lewat IVF
Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jerawat Punggung Setelah Olahraga? Cara Memilih Jaket Olahraga yang Menyerap Keringat
-
Beautynesia
3 Kalimat yang Pantang Diucapkan Orang Tua Ber-EQ Tinggi pada Anak Dewasanya Menurut Psikolog
-
Female Daily
Cari Tas Kerja yang Ringan dan Muat Banyak? Legato Largo Hadir di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Carmen Hearts2Hearts Pakai Seragam Putih Abu-abu di Acara TV Korea
-
Mommies Daily
5 Posisi Seks yang Cocok untuk Scorpio, Si Intens yang Suka Keintiman Mendalam