KEHAMILAN
Berhubungan Intim saat Hamil, Haruskah Gunakan Kondom?
Amrikh Palupi | HaiBunda
Sabtu, 30 Nov 2024 21:50 WIBIbu hamil mungkin ragu apakah berhubungan intim saat hamil aman atau tidak untuk janin di dalam kandungan. Pasalnya banyak pasangan suami istri yang takut berhubungan seks, karena dianggap dapat membahayakan janin di kandungan.
Mengutip Romper, sebenarnya berhubungan intim saat hamil itu tidak ada masalah. Asalkan Bunda dan pasangan tidak memiliki masalah kesehatan. Penggunaan kondom juga lebih disarankan untuk melindungi dari berbagai kemungkinan penyakit. Bisa juga berhubungan intim tanpa kondom dengan catatan pasangan tidak mengidap PMS (penyakit menular seksual).
Seorang OB-GYN di Divisi Spesialis Kesehatan Wanita Atlanta, Adrienne Zertuche, mengatakan bahwa PMS dapat ditularkan pasangan dan menularkan ke bayi di kandungan. Akibatnya bayi bisa terlahir cacat dan mengidap berbagai penyakit saat lahir.
"Ada yang dapat menulari bayi saat masih di dalam rahim dan menyebabkan cacat lahir besar (misalnya sifilis), ada pula yang dapat menulari bayi saat persalinan dan menyebabkan infeksi serius pada periode neonatal (misalnya klamidia, virus herpes), dan beberapa dapat menyebabkan infeksi seumur hidup pada bayi (misalnya HIV, hepatitis B)," tutur Adrienne Zertuche dikutip laman Romper.
Oleh karena itu, Adrienne Zertuche menyarankan untuk Bunda dan pasangan melakukan pemeriksaan PMS selama kehamilan. Lebih dari itu, Bunda bisa menggunakan kondom agar lebih aman saat berhubungan intim.
"Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan PMS selama kehamilan. Kecuali berada dalam hubungan monogami, gunakan kondom atau metode penghalang lainnya untuk setiap hubungan seksual," katanya.
Selain itu, Zertuche juga tidak menyarankan berhubungan seks menggunakan kondom saat Bunda mengalami pecah ketuban, mengalami kontraksi, pendarahan vagina atau komplikasi lainnya di masa kehamilan. Untuk lebih meyakinkan kapan berhubungan intim yang aman saat hamil sebaiknya Bunda konsultasikan ke dokter.
"Jika mengalami pecah ketuban, kontraksi atau persalinan prematur, pendarahan vagina, plasenta previa, atau komplikasi serupa lainnya pada kehamilan mungkin yang terbaik adalah tidak melakukannya. Harus berbicara dengan dokter kandungan jika memiliki keraguan tentang keamanan seks dalam situasi hamil," kata Zertuche.
Waktu dan posisi seks saat hamil
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), pasangan suami istri dapat berhubungan seksual secara teratur, yakni 1 sampai 3 kali seminggu. Frekuensi berhubungan seksual ini juga berlaku bagi Bunda yang sedang hamil. Tapi, kembali lagi pada kondisi masing-masing Bunda, apakah ada atau tidaknya risiko tinggi pada kehamilan.
Mengutip laman Nhs.uk, meskipun seks aman bagi sebagian besar bunda yang sedang hamil, hal itu mungkin tidak semudah itu. Bunda mungkin perlu mencari posisi berbeda. Ini bisa menjadi waktu untuk mengeksplorasi dan bereksperimen bersama suami untuk menemukan kenyamanan selama hamil.
Berhubungan seks dengan suami, mungkin akan menjadi tidak nyaman di awal kehamilan. Bukan hanya karena perut yang sudah membesar tetapi karena payudara mungkin terasa nyeri. Selanjutnya, Bunda juga bisa menjadi tidak nyaman jika suami melakukan penetrasi terlalu dalam.
Mungkin lebih baik berbaring miring, saling berhadapan atau meminta suami di belakang. Bunda mungkin juga ingin mencoba berada di atas saat berhubungan seks atau dari belakang sambil bertumpu pada tangan dan lutut. Gunakan bantal untuk membuat diri Bunda lebih merasa nyaman. Pastikan posisi apa pun yang dilakukan dapat membuat Bunda dan suami nyaman.
Begitulah penjelasan apakah berhubungan seks saat hamil menggunakan kondom aman atau tidak ya Bunda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat Bunda yang sedang hamil dan takut berhubungan seks dengan pasangannya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Setelah Menikah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tips dan Cara Berhubungan Intim setelah Melahirkan agar Tidak Terasa Sakit
Sperma Masuk ke Dalam Kandungan, Berbahayakah?
5 Posisi Berhubungan Intim yang Aman saat Hamil, Bunda Perlu Tahu
Syarat Melakukan Hubungan Intim di Tiap Fase Kehamilan
TERPOPULER
Bukan Antisosial, Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Nyaman Berinteraksi dengan Anjing Peliharaan
Keseruan Keluarga Mona Ratuliu Liburan ke Disneyland Hong Kong, Ajak Anak hingga Cucu
Posisi Misionaris untuk Gaya Berhubungan saat Hamil Trimester Kedua, Amankah?
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Ketombe Makin Parah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Antisosial, Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Nyaman Berinteraksi dengan Anjing Peliharaan
Posisi Misionaris untuk Gaya Berhubungan saat Hamil Trimester Kedua, Amankah?
Keseruan Keluarga Mona Ratuliu Liburan ke Disneyland Hong Kong, Ajak Anak hingga Cucu
Ungkapan Haru Ferdy Hasan Dampingi Sang Putra yang Berkebutuhan Khusus Wisuda S1, Bangga Bun
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pinggir Kasur Cepat Ambles? Cek Edge Support Sebelum Beli Kasur Baru
-
Beautynesia
Mulai Besok! Ini 7 Manfaat Rutin Makan Pisang untuk Sarapan Setiap Hari
-
Female Daily
House of Dove 2026 Hadir di PIM 2, Intip 5 Activity Seru untuk Kenali Kebutuhan Hair, Body, dan Underarm!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Kantoran a la Raline Shah yang Putuskan Mundur Jadi Stafsus Menkomdigi
-
Mommies Daily
Perbedaan Tantrum, Meltdown, dan Overload pada Anak: Kenali 5 Cirinya