KEHAMILAN
Bumil yang Gemar Olahraga akan Lahirkan Anak Bertubuh Ramping
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 30 Dec 2024 08:20 WIBBunda masih olahraga saat hamil? Bunda mungkin pernah mendengar jika Bunda gemar berolahraga saat hamil akan melahirkan bayi yang kelak bertumbuh ramping. Seperti apa faktanya?
Berolahraga saat hamil tidak hanya bermanfaat untuk ibu, tapi juga dapat mempengaruhi kesehatan janin di masa depan. Namun, sejumlah ibu hamil terkadang khawatir olahraga berdampak buruk untuk janin di kandungannya.
Jika Bunda khawatir kelak di masa depan anak bermasalah dengan berat badannya alias obesitas, tak ada salahnya tetap rajin berolahraga selama kehamilan. Namun, pastikan untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika hendak berolahraga selama kehamilan.
Ibu hamil aman berolahraga?
Ibu hamil yang sehat dan kehamilannya normal dianggap aman untuk melanjutkan atau memulai aktivitas fisik secara teratur. Dilansir laman The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), disebutkan bahwa aktivitas fisik tidak meningkatkan risiko keguguran, berat badan lahir rendah, atau kelahiran prematur.
Namun, ibu hamil tetap penting untuk mendiskusikan olahraga dengan dokter kandungan-ginekolog (ob-gyn) selama kunjungan pranatal awal. Jika dokter kandungan mengizinkan Bunda untuk berolahraga, maka dapat mendiskusikan aktivitas apa yang dapat Bunda lakukan dengan aman.
Pengaruh olahraga saat hamil
Olahraga selama kehamilan berpengaruh terhadap kesehatan Bunda. Bahkan, janin yang ada di kandungan Bunda ikut mendapat mendapat manfaat dari olahraga selama kehamilan.
Sebuah studi pada tikus di Washington State University mengungkapkan bahwa perempuan yang berolahraga saat hamil dapat menghasilkan anak yang berat badannya cenderung tidak bertambah. Bahkan saat anak mengonsumsi makanan berlemak tinggi.
Sebelumnya telah ditunjukkan bahwa anak-anak dari ibu gemuk yang berolahraga saat hamil cenderung tidak bertambah berat badan, tetapi studi ini adalah yang pertama menunjukkan bahwa hal yang sama berlaku untuk perempuan yang tidak kelebihan berat badan.
"Kami menyarankan agar perempuan - baik yang mengalami obesitas atau diabetes - berolahraga secara teratur selama kehamilan karena bermanfaat bagi kesehatan metabolisme anak-anak mereka," kata peneliti utama Jun Seok Son dilansir BBC Science Focus.
Menurut Jun Seok Son, data peneliti menunjukkan bahwa ibu hamil yang jarang berolahraga dapat membuat anak-anaknya di masa depan rentan mengalami obesitas dan penyakit metabolik terkait. Bahkan sebagian melalui gangguan fungsi termogenik.
Pada studi tersebut, tim peneliti membandingkan keturunan tikus yang melakukan olahraga dengan intensitas sedang selama 60 menit setiap pagi selama kehamilan dengan tikus yang lebih banyak duduk.
Hasilnya, sejak lahir keturunan tikus yang berolahraga memiliki lebih banyak protein yang terkait dengan jaringan lemak cokelat - sejenis jaringan 'lemak baik' yang mengubah lemak dan gula menjadi panas untuk membantu menjaga suhu tubuh di iklim dingin.
Tikus yang lahir dari ibu yang berolahraga juga memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi yang menunjukkan bahwa jaringan lemak cokelat lebih efisien.
Tim peneliti kemudian memberi kedua kelompok tikus dengan makanan berlemak tinggi selama delapan minggu.
Tim menemukan bahwa tikus dengan ibu yang berolahraga mengalami sedikit kenaikan berat badan dan menunjukkan lebih sedikit gejala penyakit seperti diabetes dan penyakit hati berlemak.
Manfaat olahraga selama kehamilan
Olahraga teratur selama kehamilan bermanfaat untuk ibu dan janin dalam beberapa cara seperti:
- Mengurangi nyeri punggung.
- Meredakan sembelit.
- Dapat menurunkan risiko diabetes gestasional, preeklamsia, dan kelahiran caesar.
- Meningkatkan berat badan yang sehat selama kehamilan.
- Meningkatkan kebugaran secara keseluruhan dan memperkuat jantung dan pembuluh darah.
- Membantu ibu menurunkan berat badan pasca persalinan setelah bayi lahir
Panduan lamanya ibu hamil berolahraga
Idealnya, ibu hamil harus melakukan olahraga setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggunya. Aktivitas aerobik adalah aktivitas yang menggerakkan otot-otot besar tubuh (seperti otot kaki dan lengan) secara berirama.
Intensitas sedang berarti Bunda bergerak cukup banyak untuk meningkatkan detak jantung dan mulai berkeringat. Bunda masih dapat berbicara dengan normal, tetapi tidak dapat bernyanyi.
Aktivitas aerobik intensitas sedang contohnya jalan cepat dan berkebun secara umum seperti menyapu, menyiangi, atau menggali.
Ibu hamil juga dapat membagi 150 menit tersebut menjadi latihan selama 30 menit selama 5 hari dalam seminggu atau menjadi latihan yang lebih pendek selama 10 menit sepanjang hari.
Jika ibu hamil baru pertama kali berolahraga, mulailah dengan perlahan dan tingkatkan aktivitas secara bertahap. Mulailah dengan 5 menit sehari. Tambahkan 5 menit setiap minggu hingga Bunda dapat tetap aktif selama 30 menit sehari.
Jika Bunda sangat aktif sebelum hamil maka dapat terus melakukan latihan yang sama dengan persetujuan dokter kandungan. Namun, jika Bunda mulai kehilangan berat badan mungkin perlu menambah jumlah kalori yang dikonsumsi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Ketahui Risiko Kehamilan bagi Bunda dengan Obesitas
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bikin Bangga, 5 Bunda Atlet Ini Tetap Torehkan Prestasi di Dunia Olahraga saat Berbadan Dua
Pagi atau Sore, Kapan Waktu Terbaik Ibu Hamil Berolahraga?
Olahraga Aman bagi Ibu Hamil & Dianjurkan Dokter Saat Pandemi Corona
5 Tips Menjaga Gaya Hidup Sehat Selama Kehamilan
TERPOPULER
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
5 Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi, Waktu Konsumsi & Resep MPASI
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Alasan Syifa Hadju Ogah Pakai Baju Couple Bareng El Rumi
-
Beautynesia
5 Karakter Perempuan dalam Film yang Punya Karier Cemerlang
-
Female Daily
Bikin Rileks setelah Kerja, Intip Pengalaman Treatment di Sendja Cilandak Wellness Sanctuary!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Persiapan Ramadan El Rumi dan Syifa Hadju di Sela-sela Mengurus Pernikahan
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?