KEHAMILAN
Mengenal Ngupati, Tradisi 4 Bulanan Adat Jawa untuk Ibu Hamil
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Senin, 03 Feb 2025 12:06 WIBBunda, pernah dengar tentang tradisi Ngupati? Dalam budaya Jawa, saat kehamilan memasuki usia empat bulan, ada sebuah tradisi yang dilakukan sebagai bentuk syukur sekaligus doa untuk calon bayi dan ibunya. Ngupati bukan sekadar ritual, tapi juga penuh filosofi dan nilai spiritual yang masih dijaga hingga kini. Yuk, kita kenali lebih dalam Bunda!
Ngupati: Simbol doa dan harapan
Dalam bahasa Jawa, 'Ngupati' berasal dari kata papat, yang berarti empat—merujuk pada usia kandungan yang telah menginjak empat bulan. Pada tahap ini, menurut kepercayaan masyarakat Jawa, janin mulai diberi ruh oleh Tuhan. Inilah yang membuat momen ini dianggap spesial dan perlu dirayakan dengan doa-doa baik.
Menurut penelitian dari Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, tradisi ini sebenarnya merupakan hasil akulturasi budaya dan agama. Walaupun berasal dari kepercayaan lokal, pelaksanaannya tetap selaras dengan ajaran Islam, yang juga mengenal momen penting di usia empat bulan kehamilan, saat ruh ditiupkan ke janin. Jadi, Ngupati bukan sekadar ritual adat, tapi juga sarana pendidikan spiritual dan tauhid, lho Bunda!
Prosesi Ngupati: Apa saja yang dilakukan?
Meski tiap daerah punya cara yang sedikit berbeda, secara umum prosesi Ngupati mencakup beberapa tahapan berikut:
1. Doa bersama
Doa dipanjatkan sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan agar bayi yang dikandung tumbuh sehat dan persalinan kelak berjalan lancar. Do'a dipimpin oleh sesepuh atau tokoh agama.
2. Siraman (mandi dengan air kembang tujuh rupa)
Ibu hamil dimandikan dengan air bunga untuk melambangkan penyucian dan harapan agar bayi lahir dalam keadaan baik.
3. Penyediaan makanan khas
Salah satu ciri khas dalam Ngupati adalah sajian berupa makanan berbahan dasar ketan, pisang, dan bubur merah putih. Makanan ini memiliki makna simbolis, ketan melambangkan harapan agar bayi memiliki kelekatan emosional dengan keluarganya, pisang sebagai perlambang kesuburan dan keberlanjutan keturunan, sementara bubur merah putih melambangkan keseimbangan hidup serta perlindungan dari marabahaya.
4. Pembagian ketupat (kupat)
Nah, ini yang paling khas Bunda! Ketupat dibagikan kepada keluarga dan tetangga sebagai simbol doa baik. Maknanya? Agar ibu dan bayi selalu dalam perlindungan serta mendapat rezeki yang cukup.
Ngupati dalam kehidupan modern
Jika dahulu ritual ini melibatkan banyak orang dengan penyajian makanan khas seperti ketupat, bubur merah putih, dan telur rebus, kini beberapa keluarga memilih untuk melakukannya secara lebih privat, hanya di lingkungan keluarga inti. Ada yang menggantinya dengan pengajian atau syukuran kecil bersama keluarga.
Doa bersama yang dulu dilakukan secara langsung di rumah kini juga dapat dilakukan melalui media digital seperti video call atau live streaming, memungkinkan partisipasi anggota keluarga yang tinggal berjauhan.
Selain itu, dalam konteks kesehatan modern ya Bunda, Ngupati tetap memiliki nilai yang penting. Meskipun ritual ini bersifat simbolis, banyak keluarga kini mengombinasikannya dengan pendekatan medis, seperti melakukan pemeriksaan kesehatan ibu hamil sebelum atau setelah acara syukuran. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk menyelaraskan tradisi dengan pengetahuan ilmiah agar memberikan manfaat yang lebih luas.
Yang menarik, penelitian oleh Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, juga menunjukkan bahwa Ngupati memiliki nilai pendidikan yang tinggi, terutama dalam mengajarkan rasa syukur, kebersamaan, serta doa yang tulus untuk Si Kecil dalam kandungan. Jadi, meskipun Bunda tidak menjalankan seluruh ritualnya, momen empat bulanan ini bisa tetap dirayakan dengan cara sederhana namun penuh makna.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
4 Posisi Tidur Terbaik Pasca Operasi Caesar, Kurangi Tekanan pada Perut
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan Doa 4 Bulanan Lengkap Arab, Latin & Artinya
Baby Shower Semakin Ngetrend, Apa Bedanya dengan 4 dan 7 Bulanan?
7 Ide Menu Syukuran 4 Bulanan, Bunda Perlu Tahu
7 Ucapan yang Bisa Bikin Bumil Down
TERPOPULER
3 Ciri Orang Introvert dengan Kecerdasan Tinggi Menurut Riset
Barbara Palvin Bagikan Potret Memukau Pasca Melahirkan, Tampak Cantik saat Menyusui
Cara Mengatasi Sakit Kepala dengan Langkah Sederhana di Rumah
150 Nama Bayi Bermakna Kreatif untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Hamil 25 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ghea Indrawari Patah Hati Lihat Keluarga di Pontianak Bertahan 3 Bulan di Tengah Kabut Asap
Hamil 25 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Cara Mengatasi Sakit Kepala dengan Langkah Sederhana di Rumah
150 Nama Bayi Bermakna Kreatif untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
3 Ciri Orang Introvert dengan Kecerdasan Tinggi Menurut Riset
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sering Nyatok? Ini Cara Bikin Curl Tahan Lama Tanpa Panas Tinggi
-
Beautynesia
6 Aktivitas Sederhana Agar Tidak Cepat Demensia
-
Female Daily
Ada Bocoran Drama Terbaru, Ini Serunya Fan Meeting Perdana Gong Yoo di Jakarta!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kylie Jenner Tampil Pakai Bra Rp 900 Miliar, Begini Reaksi Timothee Chalamet
-
Mommies Daily
Gempa Terjadi Saat Anak di Sekolah, Orang Tua Harus Apa?