sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Ide Menu Syukuran 4 Bulanan, Bunda Perlu Tahu

Nanie Wardhani   |   Haibunda Selasa, 05 Jul 2022 18:50 WIB
Nasi Megono, traditional Javanese rice dish from Pekalongan, Central Java. It is steamed rice with Megono (stir-fried minced young jackfruit) as the main side dish; then added with Cumi Hitam (braised squid in its ink), Pindang Telur (braised egg in soy sauce) and Tempe Mendoan (fried tempeh in batter). The dish is plated on an earthenware plate lined with banana leaf. Served with Sambal (chili sauce) as the condiment. The Nasi Megono and Sambal are arranged on a table with another portion of Nasi Megono, extra portion of Tempe Mendoan and hot tea with the tea pot. caption

Tidak terasa, kini Si Kecil sudah berumur empat bulan di rahim Bunda. Rasanya, kini perut Bunda semakin besar dan tidak sabar akan kehadirannya. Di usia kehamilan empat bulan, masyarakat dengan adat Jawa memiliki sebuah tradisi untuk mengadakan syukuran 4 bulanan.

Tapi, sebenarnya syukuran 4 bulanan ini memiliki nama asli sebagai ‘mapati’ atau ‘ngupati’.

Upacara ini adalah sebuah upacara yang digelar oleh seorang perempuan yang sedang hamil empat bulan. Pada bulan ke empat, ruh akan ditiupkan ke dalam janin. Nah, upacara ini adalah sebuah bentuk permohonan kepada Yang Maha Kuasa agar roh yang ditiupkan adalah roh yang baik.


Selain itu, syukuran 4 bulanan ini adalah bentuk syukur Bunda dan Ayah atas akan hadirnya Si Kecil yang ditunggu-tunggu kehadirannya. 

Dalam adat Jawa, syukuran ini termasuk ke dalam syukuran kenduri. Artinya, ada persyaratan lainnya yang tidak kalah penting dari syarat-syarat lainnya. Tidak lain dan tidak bukan, syarat itu adalah makanan.

Menu makanan syukuran 4 bulanan

Syukuran 4 bulanan memang harus memiliki perencanaan yang matang. Semua menu makanan yang ada di dalam syukuran 4 bulanan ini memiliki arti sendiri. Berikut adalah menu-menu makanan syukuran 4 bulanan yang kami kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Nasi megono

Nasi MegonoNasi megono, salah satu menu syukuran 4 bulanan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008

Makanan ini sangat populer di daerah Pekalongan, Jawa Tengah. Di sana, nasi megono juga disebut sebagai ‘sego megono’. Menu makanan ini bukanlah menu yang sulit untuk dibuat. Sebab nasi megono merupakan makanan sehari-hari.

Nasi megono adalah nasi putih yang disajikan dengan gori alias nangka muda. Lalu, diberi urapari cecek atau nangka muda yang sudah dicacah lalu diberi bumbu parutan kelapa alias urap. 

Konon, nasi megono adalah menu yang disajikan masyarakat Mataram Kuni kepada Dewi Sri, atau dewi padi.

2. Bubur abang putih

Bubur Merah Putih atau Jenang Sengkolo atau Jenang AbangBubur abang putih atau jenang sengkolo, salah satu menu syukuran 4 bulanan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

Bubur abang putih atau bubur merah putih juga menu yang sudah dikenal oleh banyak orang. Di dalam adat Jawa, bubur abang putih disebut sebagai bubur sengkolo.

Menu ini dinamakan seperti itu karena memang berwarna mirip merah dan putih. Warna merah berasal dari perpaduan gula merah dan beras, sementara warna putih berasal dari campuran beras dan santan.

Bubur abang putih memiliki filosofi sebagai penangkal bala atau sial. Menu ini hadir di syukuran 4 bulan dengan harapan agar tidak ada hal buruk yang menimpa janin.

3. Kupat sumpil

Kupat sumpil adalah makanan beras seperti kupat lebaran yang berbentuk limas segitiga. Makanan ini memiliki arti yang sangat dalam. Kupat sumpil melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan, dan hubungan sesama manusia. Sangat mendalam, bukan?

Namun, jika kupat biasanya dibungkus dengan daun kelapa, maka kupat sumpil dibungkus dengan daun bambu.

4. Wajik

Siapa yang tidak kenal wajik? Salah satu jajanan Jawa yang sangat populer ini juga bisa Bunda hadirkan di dalam syukuran 4 bulanan calon buah hati. Teksturnya yang lengket menjadi favorit para tamu.

Sebenarnya, wajik tidak hanya khas di acara syukuran 4 bulanan. Wajik biasanya juga disediakan di berbagai acara lainnya.

5. Arem-arem

Arem-arem, a traditional Indonesian food made from rice filled with vegetables, chicken, meat or tempeh wrapped in banana leaves. Arem-arem is popular as a breakfast substitute. Selected focus.Arem-arem, salah satu menu syukuran 4 bulanan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

Jika banyak orang mengenal lontong, maka ada satu ide menu syukuran 4 bulanan yang menarik, yaitu arem-arem. Arem-arem juga merupakan jajanan pasar yang berisi nasi aron dengan isian suwiran ayam atau tempe kering.

Rasa gurihnya yang berasal dari santan dan mudah membuat kenyang akan dengan mudah dipilih oleh para tamu. Eits, tapi Bunda harus bisa membedakan arem-arem dengan lemper ya.

6. Klepon

delicious traditional indonesian culinary klepon. Sweet rice balls stuffed with palm sugarKlepon, salah satu menu syukuran 4 bulanan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto

Jajanan pasar lainnya yang menjadi menu syukuran 4 bulanan adalah klepon. Klepon merupakan makanan yang berbentuk bola kecil, berwarna hijau, dengan taburan kelapa yang menggiurkan siapa saja yang melihatnya.

Nah, klepon punya isian gula merah yang jika Bunda memakan klepon, gula merah terasa seperti meleleh di dalam mulut. 

7. Cenil

Colorful Ongol Ongol or Sentiling, Steamed Cassava Cake Coating with Grated Coconut, Served on Ceramic Plate. Copy Space for TextCenil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

Biasanya, jika ada klepon, ada juga cenil atau getuk. Nah, cenil adalah kue yang berbentuk kotak dan dibuat berwarna-warni. Sebagaimana klepon, cenil juga menggunakan kelapa parut.

Rasanya manis bercampur gurih yang berasal dari kelapa. 

Bagaimana Bunda? Itulah menu syukuran 4 bulanan yang cukup populer. Semoga bermanfaat.

[Gambas:Video Haibunda]



 

(som/som)
kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!