KEHAMILAN
Gemar Ngemil Malam Hari Sebabkan Bunda Berisiko Alami Depresi Postpartum
Melly Febrida | HaiBunda
Minggu, 16 Mar 2025 21:20 WIBBunda gemar ngemil di malam hari? Orang sering menganggapnya wajar, apalagi pada ibu yang baru melahirkan. Namun, kebiasaan ngemil ini ternyata bisa membuat Bunda berisiko mengalami depresi postpartum.
Melansir Mayoclinic, kelahiran bayi dapat memicu berbagai emosi yang kuat Bunda, mulai dari rasa gembira hingga ketakutan serta kecemasan. Emosi tersebut juga dapat mengakibatkan sesuatu yang tidak diduga yakni depresi.
Apa itu depresi postpartum?
Depresi postpartum atau depresi pasca persalinan adalah depresi yang dialami ibu baru yang lebih parah dan berlangsung lama. Terkadang disebut depresi peripartum karena dapat dimulai selama kehamilan dan berlanjut setelah melahirkan.
Gangguan suasana hati ekstrem yang disebut psikosis pasca persalinan juga dapat berkembang setelah melahirkan meski jarang terjadi.
Depresi pasca persalinan bukanlah cacat karakter atau kelemahan. Terkadang, ini hanyalah komplikasi dari melahirkan. Jika Bunda mengalami depresi pasca persalinan, pengobatan yang tepat dapat membantu Bunda mengelola gejala dan membantu menjalin ikatan dengan bayi.
Dilansir lamam Nature, sebuah penelitian mencari tahu pengaruh frekuensi ngemil malam hari terhadap depresi pasca persalinan (PPD). Namun penelitian ini dilakukan pada perempuan hamil.
Penelitian ini melibatkan 609 ibu hamil yang tinggal di komunitas yang direkrut antara Juli 2019 dan Juli 2022. Responden ini kemudian mengisi kuesioner tentang frekuensi ngemil malam hari dan faktor sosiodemografi, ekonomi, dan gaya hidup
Kemudian PPD dinilai menggunakan Skala Depresi Pascanatal Edinburgh (EPDS) versi Jepang. Hasilnya rasio peluang (OR) PPD pada peserta yang memiliki frekuensi ngemil malam hari 3 kali/minggu atau lebih dibandingkan dengan mereka yang memiliki frekuensi ngemil malam hari kurang dari 1 kali/minggu adalah 2,59 (interval kepercayaan 95 persen, 1,14–5,86).
Analisis sensitivitas diulang untuk peserta yang dikecualikan dengan gejala depresi selama kehamilan, menghasilkan hasil yang serupa. OR PPD pada mereka yang menikmati ngemil malam hari ≥3 kali/minggu adalah yang tertinggi (2,81; interval kepercayaan 95 persen, 1,13–6,96).
Hubungan ngemil malam hari dan depresi postpartum
Kebiasaan ngemil di malam hari mungkin terlihat sepele, tetapi ternyata bisa berdampak ke kesehatan mental, terutama untuk ibu pasca melahirkan, ini tidak boleh dianggap remeh.
1. Pola tidur terganggu
Ngemil di malam hari, apalagi makanan yang tinggi gula dan kafein dapat mengganggu pola tidur Bunda. Akhirnya kualitas tidur Bunda semakin menurun.
Saat ibu baru kurang tidur dan kewalahan mungkin kesulitan menangani masalah kecil sekalipun. Bunda mungkin cemas tentang kemampuan untuk merawat bayi yang baru lahir. Dan semua masalah ini dapat menyebabkan depresi pasca persalinan.
2. Hormon yang tidak seimbang
Kebiasaan ngemil di malam hari, apalagi makanan yang tidak sehat, dapat mempengaruhi hormon di tubuh Bunda. Makanan tinggi gula serta makanan dengan lemak jenuh dapat menyebabkan gula darah yang berfluktuasi serta mempengaruhi produksi hormon serotonin, ini dapat mengatur mood Bunda.
Ketidakseimbangan hormon ini dapat meningkatkan risiko depresi postpartum.
3. Pola makan tidak sehat
Ibu baru yang mengemil di malam hari biasanya memilih makanan cepat saji, makanan manis, atau makanan dengan lemak tinggi. Tentu jenis makanan ini tergolong yang tidak sehat sehingga dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.
Dengan kurangnya asupan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan omega-3, maka dapat memperburuk kondisi mental ibu pasca melahirkan.
4. Meningkatnya stres dan kecemasan
Ibu baru memilih mengemil di malam hari umumnya sebagai cara untuk mengurangi stres atau kecemasan. Namun, kebiasaan ini justru dapat menciptakan lingkaran setan.
Makan berlebihan di malam hari dapat menyebabkan perasaan bersalah atau tidak nyaman. Pada akhirnya dapat meningkatkan stres dan kecemasan, dua faktor utama pemicu depresi postpartum.
Tips mengurangi ngemil di malam hari
Ibu baru yang gemar ngemil di malam hari, sebaiknya melakukan beberapa langkah ini. Cara di bawah ini diharapkan dapat mengurangi kebaisaan ngemil Bunda.
1. Terapkan pola makan sehat
Saat menjadi ibu baru mungkin Bunda sulit membagi waktu untuk makan, karena itu dibutuhkan dukungan keluarga. Usahakan Bunda tetap makan dan pastikan mengonsumsi makanan bergizi seimbang sepanjang hari.
Dengan pola makan yang sehat maka tubuh diharapkan tidak terasa lapar berlebihan di malam hari. Jika tiba-tiba lapar, pilihlah camilan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, atau yogurt.
2. Bangun rutinitas tidur yang sehat
Bunda dapat membiasakan tidur lebih awal serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu tidur, seperti menonton TV atau bermain ponsel sebelum tidur.
Jika bayi terbangun di malam hari, Bunda dapat memita bantuan suami atau keluarga untuk bergantian merawatnya.
3. Kelola stres
Mengemil di malam hari sebagai salah satu cara mengurangi stres. Namun, Bunda dapat mengubahnya dengan cara lain seperti seperti meditasi, yoga, atau sekadar berbicara dengan orang terdekat.
Aktivitas fisik ringan juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood.
4. Hindari makanan pemicu
Makanan tinggi gula biasanya akan memicu rasa lapar dalam waktu singkat, karena itu hindarilah. Begitu juga dengan kafein maupun makanan tinggi lemak. Cobalah menggantinya dengan makanan yang lebih sehat dan rendah kalori.
5. Cari dukungan
Dukungan suami dan keluarga itu penting. Jangan ragu meminta bantuan suami, keluarga, atau teman jika Bunda merasa kewalahan. Berbagi perasaan dengan orang terdekat dapat membantu meringankan beban mental Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Darah Haid kok Hitam? Kenali 7 Penyebabnya Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Jangan Tertukar Bunda, Ini Perbedaan Baby Blues dan Depresi Postpartum
Jangan Diabaikan, Ini 5 Trik Penanganan Depresi Postpartum
Beda Baby Blues, Cemas, dan Depresi Pascamelahirkan
Baby Blues Bisa Dicegah Kok, Ikuti 5 Cara Ini
TERPOPULER
Ternyata Anak yang Lahir Bulan September Disebut Lebih Berprestasi dan Panjang Umur, Ini Kata Studi
Ingin Tahu Karakter Seseorang? Coba Lihat Casing HP yang Digunakannya Menurut Psikologi
3 Warna Favorit Orang dengan EQ Tinggi
11 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Pernah Posting Kehidupan Pribadi di Media Sosial
Letak Kista saat Hamil dan Ciri-cirinya yang Perlu Diketahui
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
3 Resep Jamur Crispy Tahan Lama, Tetap Kriuk meski Sudah Dingin
Ternyata Anak yang Lahir Bulan September Disebut Lebih Berprestasi dan Panjang Umur, Ini Kata Studi
Ingin Tahu Karakter Seseorang? Coba Lihat Casing HP yang Digunakannya Menurut Psikologi
Letak Kista saat Hamil dan Ciri-cirinya yang Perlu Diketahui
13 Koleksi Gambar Masjid untuk Lomba Mewarnai Anak TK dan SD
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Atasi Stretch Mark? Pilih Perawatan Sesuai Rutinitas
-
Beautynesia
6 Kebiasaan yang Bisa Memicu Rambut Bercabang dan Mudah Patah
-
Female Daily
BLP Beauty Rayakan 1 Dekade Lewat The All-New Face Base dengan Tema “Beauty For Every Version of You”!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Pernikahan bak Pasar Mini, Tamu Bebas Pilih Souvenir Sayur dan Buah
-
Mommies Daily
7 Vitamin dan Mineral untuk Daya Tahan Tubuh saat Musim Pancaroba, Nggak Gampang Sakit!