HaiBunda

KEHAMILAN

Skin Tag, Kondisi yang Muncul saat Hamil yang Kerap Muncul Jelang Trimester Akhir

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Senin, 02 Jun 2025 17:00 WIB
Ilustrasi kehamilan/Foto: Getty Images/Dacharlie
Jakarta -

Selama kehamilan, tubuh ibu mengalami berbagai perubahan, termasuk pada kulit. Salah satu kondisi kulit yang sering muncul adalah skin tag atau daging tumbuh. Meskipun umumnya tidak berbahaya, kemunculannya dapat mengganggu penampilan dan kenyamanan. Tapi Bunda tidak perlu khawatir karena skin tag akan hilang setelah melahirkan. 

Mengutip laman Romper, skin tag atau daging tumbuh adalah pertumbuhan kulit yang lembut dan jinak. Biasanya seukuran butiran nasi atau kerikil kecil dan cenderung tumbuh di area tubuh yang mengalami banyak gesekan, baik dari kulit yang bergesekan dengan kulit lain maupun dengan pakaian.

Skin tag paling sering muncul di wajah, leher, dada bagian atas, atau di bawah payudara. Munculnya skin tag selama kehamilan,  terjadi karena perubahan hormon dan metabolisme dalam tubuh, sekitar 90 persen orang mengalami perubahan kulit selama kehamilan, seperti hiperpigmentasi, eksim, jerawat, dan skin tag.


"Selama kehamilan, perubahan hormon dan peningkatan berat badan bisa menyebabkan munculnya skin tag pada beberapa wanita. Meskipun alasan pastinya bisa bervariasi, fluktuasi hormon dan gesekan adalah faktor utamanya," ujar Dr. Divya Shokeen, M.D., seorang dokter kulit bersertifikat dikutip dari laman Romper.

Dr. Divya Shokeen mengatakan bahwa hormon Bunda bekerja ekstra keras selama kehamilan. Selain itu ada orang-orang yang memang lebih rentan mengalami skin tag karena faktor genetik, atau karena memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes.

Sayangnya, menurut Dr. Nkem Ugonabo, M.D., MPH, seorang dokter kulit bersertifikat, tidak ada cara yang benar-benar pasti untuk mencegah munculnya skin tag. Namun, Bunda bisa memberi perhatian lebih pada area tubuh yang sering mengalami gesekan.  Dr. Shokeen menyarankan untuk mengurangi gesekan sebisa mungkin dan menjaga area-area tersebut tetap kering.

Meskipun tidak bisa sepenuhnya dicegah, Bunda bisa meminimalkan risikonya dengan menjaga kebersihan dan menghindari kelembapan serta gesekan berlebih di area-area seperti leher, ketiak, bawah payudara, dan selangkangan.

Apakah skin tag selama kehamilan bisa hilang sendiri? 

Dari diabetes gestasional hingga kaki dan pergelangan yang bengkak, sebagian besar perubahan tubuh selama kehamilan biasanya akan kembali normal setelah melahirkan. Beberapa jurnal medis memang menyebutkan bahwa skin tag atau daging tumbuh baru bisa menghilang setelah melahirkan, tapi Dr. Divya Shokeen punya pandangan berbeda.

"Mereka kecil kemungkinan akan hilang dengan sendirinya setelah kehamilan, dan mungkin akan tetap ada kecuali diangkat," tuturnya.

Dr. Divya Shokeen mengatakan cara yang paling aman dan efektif untuk menghilangkan skin tag adalah dengan bantuan dokter kulit. Menurutnya, penting untuk diagnosis terlebih dulu baru melakukan metode perawatan yang sesuai. 

"Opsi perawatan yang paling aman memang melalui konsultasi dengan dokter kulit agar bisa mendapatkan solusi yang efektif dan tepat. Penting untuk memastikan diagnosis yang benar terlebih dahulu, lalu baru dilakukan pengangkatan dengan metode yang sesuai. Saya tidak pernah menyarankan untuk mencoba menghilangkannya sendiri di rumah karena risiko perdarahan, iritasi, atau peradangan di area tersebut,” kata Dr. Shokeen.

Dr. Nkem Ugonabo juga menyarankan Bunda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter kulit dan melakukan pengangkatan skin tag di klinik bersama dokter kulit bersertifikat yang minim risiko efek samping. 

"Perawatan di rumah bisa menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, jadi saya tidak menyarankan mengambil risiko itu. Skin tag bersifat jinak, jadi jika tidak mengganggu, kamu tidak perlu melakukan apa-apa. Tapi jika merasa terganggu, dokter kulit bisa dengan cepat mengangkatnya di klinik," imbuh Dr. Nkem Ugonabo. 

Begitulah penjelasan skin tag yang bisa muncul saat kehamilan ya Bunda. Semoga informasinya bermanfaat. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Skrining Kehamilan untuk Deteksi Down Syndrome, Bisakah?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri-ciri Orang Bermental Miskin, Sering Ucapkan 10 Kalimat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

7 Tanda Orang Baik yang Mampu Bertahan di Situasi Tersulit Menurut Studi Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Prilly Latuconsina Minta Maaf usai Dapat Kritik Pedas & Dianggap Tone Deaf soal Open to Work

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Jadwal Libur Anak Sekolah di Bulan Puasa Ramadan 2026, Simak Perkiraan Jadwalnya

Parenting Annisa Karnesyia

Terkuak, Ternyata Gara-gara Ini Boiyen Gugat Cerai di Usia Pernikahan 2 Bulan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Amalan yang Bisa Dilakukan Setelah Nisfu Syaban

Yuk Siapkan Anak dan Keluarga Sambut Puasa Ramadhan 2026

Cerita Bunda Berhasil Mengatasi Mual Morning Sickness dengan Cara Unik

7 Tanda Orang Baik yang Mampu Bertahan di Situasi Tersulit Menurut Studi Psikologi

10 Resep Berbahan Santan untuk MPASI 6 Bulan agar Bayi Lahap dan Kaya Manfaat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK