KEHAMILAN
Jadwal Vaksinasi HPV Terbaru untuk Cegah Kanker Serviks, Catat Bun
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 29 Aug 2025 11:05 WIBKanker serviks masih menjadi momok menakutkan bagi banyak perempuan, Bunda. Kanker rahim disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV), yang juga menjadi salah satu penyebab dari berbagai macam kanker.
Menurut Ketua Umum PP Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr. dr. Eka Ginanjar, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, FICA, MARS, SH, kanker serviks berada di peringkat di Indonesia sebagai kanker yang paling banyak dialami perempuan. Menurut data tahun 2020, Indonesia merupakan negara dengan kasus kanker serviks terbanyak di Asia Tenggara.
"Setiap jam, dua wanita Indonesia meninggal karena kanker serviks yang penyebab utamanya HPV," ujar Eka dalam Press Conference Update Imunisasi Dewasa: Vaksinasi HPV, di kawasan Jakarta Pusat, belum lama ini.
Perlu diketahui, HPV merupakan virus yang umumnya dapat menular melalui aktivitas seksual. Secara umum, penularannya terbagi menjadi dua rute, yakni seksual (kontak melalui vagina, anal, dan mulut), serta non-seksual seperti proses melahirkan pervaginam dan perantara objek.
Baca Juga : 7 Fakta Penting & Biaya Vaksin HPV di Puskesmas |
Tipe HPV yang menyebabkan kanker
Ada lebih dari 200 tipe atau jenis HPV ditemukan. Terdapat dua kriteria tipe HPV, yakni berisiko tinggi dan berisiko rendah.
HPV berisiko tinggi atau high risk yang banyak ditemukan adalah tipe 52, 16, 18, dan 58. Tipe HPV ini berisiko menyebabkan kanker dan lesi pra-kanker, Bunda.
Sedangkan, HPV berisiko rendah yang paling umum adalah tipe 6, 11, 40, 42, 43, dan 44. Meski risikonya rendah, HPV tipe ini dapat menyebabkan kutil yang bisa menurunkan kualitas hidup seseorang.
Vaksinasi HPV untuk anak dan dewasa
Vaksinasi HPV dapat menjadi cara untuk mencegah kanker serviks pada perempuan. Dalam kesempatan ini, dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Anshari Saifuddin Hasibuan, Sp.PD, mengatakan bahwa vaksinasi HPV dapat mencegah lebih dari 90 persen kasus kanker yang disebabkan HPV, termasuk kanker serviks.
"Vaksin HPV dapat diberikan pada pria dan wanita. Vaksin sudah dapat diberikan dari usia 9 sampai 45 tahun," ujar Anshari.
Vaksinasi HPV diberikan sebanyak dua dosis pada anak usia 9-14 tahun. Sementara pada pria berusia 15-26 tahun, wanita usia 15-45 tahun, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu (seperti imunkompromi), vaksin diberikan sebanyak tiga dosis.
"Sebenarnya kalau vaksinasi anak dan dewasa itu terpisah ya. Jadi misalnya dulu kita pernah divaksin HPV saat masih kecil, saat dewasa tetap divaksinasi kalau memang masuk dalam kriteria atau jadwal," ujar Anshari.
Update jadwal vaksinasi HPV dewasa terbaru
Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PP PAPDI, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, vaksinasi HPV aman karena komponen antigen vaksin yang disebut protein L1 VLP tidak mengandung material DNA dan tidak bersifat infeksius. Sampai saat ini, vaksin HPV juga tidak terbukti dapat menyebabkan gangguan organ, termasuk organ reproduksi.
"Bahan yang digunakan vaksin ini adalah partikel yang bisa menyebabkan kekebalan tubuh meningkat, tapi tidak menimbulkan sakit. Jadi, tidak berhubungan dengan organ lain, termasuk organ reproduksi," ungkap Sukamto.
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) baru-baru ini mengeluarkan rekomendasi baru terkait vaksinasi HPV pada dewasa. Berikut rekomendasinya:
- Vaksinasi dengan HPV nonavalent (perlindungan terhadap 9 jenis HPV) disarankan diberikan pada pasien post treatment lesi pra kanker serviks.
- Revaksinasi dengan HPV nonavalent disarankan diberikan pada pasien imunkompromi dan pasien yang memiliki risiko tinggi tertular. Vaksin diberikan satu seri sebanyak 3 dosis dengan interval 1 tahun setelah dosis vaksinasi terakhir. Revaksinasi berarti seseorang sudah mendapatkan vaksin lengkap, namun kembali diberikan vaksin.
- Populasi umum yang telah mendapatkan vaksin HPV bivalent/quadrivalent sebelumnya, dapat diberikan vaksin HPV nonavalent dengan satu seri sebanyak tiga dosis, dengan interval pemberian satu tahun setelah dosis vaksinasi terakhir. Vaksinasi HPV bivalent melindungi dari HPV tipe 16 dan 18, sedangkan quadrivalent memberikan perlindungan dari HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.
- Populasi umum yang telah mendapatkan vaksin HPV bivalent/quadrivalent sebelumnya, dapat diberikan vaksin HPV nonavalent dengan satu seri sebanyak tiga dosis, dengan interval pemberian satu tahun setelah dosis vaksinasi terakhir.
Vaksinasi HPV dianjurkan pada wanita maupun pria, dengan waktu paling baik sebelum aktif secara seksual. Bunda bisa mendapatkan informasi tentang vaksin HPV dengan langsung mendatangi dokter spesialis penyakit dalam atau melihat dari website PAPDI.
Demikian jadwal vaksinasi HPV terbaru untuk dewasa yang dapat mencegah kanker serviks pada perempuan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Fakta tentang Vaksin Kanker Serviks yang akan Diwajibkan di Indonesia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perempuan Lansia Lebih Rentan Terinfeksi HPV Pemicu Kanker Serviks, Ini Faktor Utamanya
Kisah Sedih Bunda Alami Kanker Serviks di Usia Muda, Terpaksa Titip Anak ke Panti Asuhan
Vaksinasi HPV Tidak Boleh Diberikan saat Hamil, Ini Kata Dokter
Kisah Gloria Ramirez 'Wanita Beracun' Meninggal Misterius usai Didiagnosis Kanker Serviks
TERPOPULER
5 Potret Oki Setiana Dewi & Putri Sulung Liburan di London, Ajak ke Kampus UCL
Garis Tangan Membentuk Huruf M, Benarkah Tanda Orang Istimewa?
Studi Terbaru: Minum Asetaminofen saat Hamil Tidak Terbukti Berdampak Buruk pada Bayi
Stimulasi Sederhana untuk Optimalkan Perkembangan Otak Balita
9 Penyebab Orang Lebih Mudah Emosional, Mulai dari Stres hingga Lapar
REKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dispenser Air Dingin Hemat Listrik, Praktis untuk Cuaca Panas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Perlengkapan Jahit Lengkap yang Wajib Dimiliki Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Baju Tidur Bayi Baru Lahir yang Nyaman Dipakai
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Oki Setiana Dewi & Putri Sulung Liburan di London, Ajak ke Kampus UCL
Studi Terbaru: Minum Asetaminofen saat Hamil Tidak Terbukti Berdampak Buruk pada Bayi
Stimulasi Sederhana untuk Optimalkan Perkembangan Otak Balita
Garis Tangan Membentuk Huruf M, Benarkah Tanda Orang Istimewa?
9 Penyebab Orang Lebih Mudah Emosional, Mulai dari Stres hingga Lapar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Nggak Jago Merawat Tanaman? Ini Alternatif Dekorasi Hijau Tanpa Ribet Siram Setiap Hari
-
Beautynesia
5 Cara Diet Sehat untuk Perempuan Usia 40-an
-
Female Daily
Super Gemas! Intip SK-II × CRYBABY Limited Edition PITERA™ Facial Treatment Essence yang Collab dengan POP MART!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Gaya Slouchy Jessica Biel di Comic Con, Main Film Lagi Setelah 9 Tahun Absen
-
Mommies Daily
7 Hobi Ayah Usia 40-an yang Lagi Tren, Ada Padel hingga Golf