KEHAMILAN
Ibu Hamil Naik Pesawat untuk Liburan Akhir Tahun, Ini 7 Tipsnya saat Masih Trimester 1
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 20 Dec 2025 10:00 WIBLibur akhir tahun segera tiba! Bunda yang sedang hamil di trimester pertama bisa menggunakan libur akhir tahun ini untuk early babymoon sebelum melahirkan.
Ada beberapa moda transportasi yang dapat digunakan untuk liburan ke luar kota atau ke luar negeri selama hamil. Salah satunya adalah pesawat terbang.
Bepergian dengan pesawat selama trimester pertama kehamilan biasanya aman. Namun, ibu hamil dengan kondisi tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum naik pesawat untuk liburan akhir tahun ya.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sebagian besar maskapai penerbangan komersial memperbolehkan ibu hamil untuk naik pesawat hingga usia kehamilan 36 minggu. Namun, ada juga beberapa maskapai yang membatasi ibu hamil untuk melakukan penerbangan internasional di awal kehamilan, dan beberapa lainnya mengharuskan ibu hamil menyertakan surat dari dokter.
Dilansir laman Parents, trimester pertama merupakan waktu berisiko rendah untuk bepergian dengan pesawat selama kehamilan. Bunda tidak perlu khawatir dengan getaran, kebisingan pesawat, tekanan kabin, radiasi kosmik. ACOG mengatakan bahwa semua itu tidak menimbulkan peningkatan risiko bagi ibu hamil yang bepergian dengan pesawat, Bunda.
"Detektor logam tidak berisiko bagi bayi di dalam kandungan," kata wakil ketua komite praktik kebidanan ACOG, Raul Artal, MD.
Meskipun begitu, tetaplah bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum Anda menjadwalkan perjalanan apa pun selama trimester pertama. Dokter dapat memberikan saran spesifik dan individual, berdasarkan kebutuhan dan perjalanan kehamilan setiap Bunda yang unik.
Tips naik pesawat untuk ibu hamil trimester 1
Bunda yang sudah dinyatakan sehat dan tidak memiliki kondisi berisiko dianggap aman untuk bepergian dengan pesawat. Ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan bila Bunda memang ingin naik pesawat saat hamil trimester pertama.
Berikut tips naik pesawat untuk libur akhir tahun bagi ibu hamil di trimester pertama:
1. Sering bergerak untuk mencegah pembekuan darah
Penerbangan jarak jauh membuat ibu harus duduk dalam waktu lama sehingga berisiko mengalami pembekuan darah di kaki. Untuk mencegahnya, Bunda dapat mengenakan kaus kaki kompresi dan sering menggerakkan anggota tubuh bagian bawah.
2. Pesan tempat duduk yang nyaman
Pilihlah kursi di pesawat yang nyaman dan memudahkan akses Bunda untuk ke toilet. Tempat duduk terbaik adalah kursi di lorong atau kursi di dekat sekat yang terletak di belakang dinding pemisah antar kabin. Kursi tersebut cenderung memiliki ruang luas untuk merenggangkan kaki.
3. Tetap terhidrasi selama perjalanan
Kabin pesawat memiliki kelembapan rendah, yang dapat menyebabkan hidung dan tenggorokan kering. Pastikan Bunda minum air sepanjang penerbangan untuk menghindari dehidrasi ya.
4. Membawa obat anti-mual yang aman
Keluhan di trimester pertama yang umum dialami selama hamil adalah morning sickness dan kelelahan. Untuk mencegah keluhan menjadi berat, Bunda dapat membawa obat anti-mual yang aman untuk ibu hamil atau telah diresepkan oleh dokter.
5. Mengenakan sabuk pengaman selama penerbangan
Ibu hamil juga disarankan untuk mengenakan sabuk pengaman, dengan posisi sabuk pengaman rendah di pinggul dan di bawah perut. Penerbangan bisa jadi tidak terduga, terutama saat terjadi turbulensi yang dapat menyebabkan cedera. Oleh karena itu, sebaiknya tetap mengenakan sabung pengaman ini selama penerbangan.
6. Hindari konsumsi makanan yang menghasilkan gas
Cobalah untuk menghindari konsumsi makanan dan minuman yang diketahui dapat menyebabkan gas selama di pesawat. Beberapa jenis makanan ini seperti kacang-kacangan, kol, brokoli, serta produk susu dan olahannya. Perlu diketahui, gas yang terperangkap di dalam perut saat berada di ketinggian dapat menyebabkan sakit perut.
7. Mengetahui do and don't naik pesawat saat hamil
Sebelum terbang ke mana pun, ada baiknya Bunda memeriksa terlebih dahulu peringatan kesehatan atau perjalanan yang dapat menimbulkan risiko bagi ibu hamil. Di setiap negara atau maskapai penerbangan biasanya memiliki informasi keselamatan atau peringatan kesehatan perjalanan untuk penumpang hamil.
Kondisi ibu hamil tidak disarankan bepergian naik pesawat
Tidak semua ibu hamil di trimester pertama bisa bepergian naik pesawat. Ada beberapa kondisi di mana Bunda sebaiknya tidak melakukan perjalanan udara selama hamil.
Berikut beberapa kondisi kehamilan berisiko tinggi yang tidak disarankan bepergian naik pesawat:
- Hipertensi
- Diabetes gestasional
- Memiliki riwayat persalinan prematur
- Memiliki kelainan plasenta seperti plasenta previa
"Pada dasarnya, jika ibu hamil memiliki kondisi yang dapat memburuk akibat penerbangan atau mungkin memerlukan perawatan darurat, mungkin lebih bijaksana untuk tetap berada di dekat rumah," ujar dokter kandungan Michele Hakakha, MD, FACOG.
"Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit sebelumnya (seperti penyakit jantung) juga harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum terbang."
Demikian 7 tips untuk ibu hamil trimester 1 yang ingin naik pesawat di libur akhir tahun. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Bumil Wajib Tahu! 3 Tips untuk Hindari Kontraksi Palsu saat Mudik Lebaran
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Batas Usia Kehamilan yang Masih Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter
14 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Sering Tidak Disadari
Sisca Kohl Cek Kandungan di Singapura dengan First Class, Simulasi Bawa Bayi di Pesawat
Usia Kandungan Ibu Hamil yang Ideal dan Aman Naik Pesawat
TERPOPULER
Cara Membuat Bakwan Jagung Hemat Bahan, Renyah dan Gurih
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
Dokter Ini Lakukan 21 Operasi Caesar dalam 10 Jam, Picu Kontroversi Medis
Pakar Ungkap Cara Menjadi Orang Tua yang Baik, Ternyata Bukan Soal Menjadi Sempurna
Cerita Shireen Sungkar Awal Tahu Putrinya Penyandang Autisme, Belajar Menerima & Ikhlas
REKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kisah Keluarga Zion Suzuki Kiper Timnas Jepang di Piala Dunia 2026, Sang Ayah Keturunan Ghana
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
Cara Membuat Bakwan Jagung Hemat Bahan, Renyah dan Gurih
Pakar Ungkap Cara Menjadi Orang Tua yang Baik, Ternyata Bukan Soal Menjadi Sempurna
Dokter Ini Lakukan 21 Operasi Caesar dalam 10 Jam, Picu Kontroversi Medis
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rendra, Putra Alyssa Soebandono & Dude Harlino Hafal 4 Juz Al-Qur'an
-
Beautynesia
5 Rekomendasi Makan Malam yang Cocok buat Pejuang Diet Menurut Ahli Gizi
-
Female Daily
Cek 4 Produk Skin Barrier Terbaik di JakartaXBeauty 2026, Wajib Belanja!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Moon Chae Won Menikah, Pestanya Jadi Ajang Reuni Pemain Flower of Evil
-
Mommies Daily
Haruskah Anak Tetap Belajar saat Libur Sekolah? Ini Kata Psikolog Pendidikan