Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cara Ibu Hamil Tidur Lebih Nyaman Meski Janin Tengah Aktif Menendang di Malam Hari

Melly Febrida   |   HaiBunda

Rabu, 07 Jan 2026 13:40 WIB

Ilustrasi Ibu Hamil Tidur
7 Cara Ibu Hamil Tidur Nyenyak di Malam Hari meski Janin Aktif Menendang/Foto: Getty Images/iStockphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Ibu hamil penting untuk tidur yang berkualitas di malam hari. Namun, ini seperti tantangan tersendiri jika janin aktif. Ini cara agar ibu hamil tidur nyenyak di malam hari meski janin aktif menendang.

Semua manusia membutuhkan tidur yang berkualitas agar berfungsi dengan baik di siang hari. Ini menjadi lebih penting saat hamil, ironisnya ibu hamil jadi sulit tidur.

Janin aktif di malam hari

Merujuk pada hasil penelitian dari University of Auckland, menghasilkan data sekitar 74,5 persen Bunda hamil merasakan gerakan Si Kecil lebih aktif pada malam hari, Bunda. Kabar bahagianya, hal tersebut dinyatakan sangat normal ya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tidak berarti sedang bermasalah, Si Kecil lebih aktif pada malam hari ternyata karena gerakan Bunda lebih banyak diam pada waktu ini. Ya, tidak seperti siang hari saat Bunda banyak beraktivitas sehingga memberi sensasi diayun yang membuatnya lebih nyaman tidur.

Karena Bunda lebih banyak diam, Si Kecil menjadi terbangun dan kemudian menunjukkan aktivitas yang bisa Bunda rasakan itu ya. Entah menendang atau cegukan, gerakan-gerakannya kadang bisa Bunda lihat dengan jelas sebagai cara dia memberi tahu Bunda bahwa dia sedang terjaga.

Dikutip dari Times of india, janin lebih aktif bergerak pada malam hari bisa jadi karena Bunda baru ada waktu untuk benar-benar memperhatikannya, setelah seharian sibuk dengan pekerjaan Bunda.

Kenapa ibu hamil sering susah tidur?

Ibu hamil sering susah tidur karena berbagai alasan. Melansir laman Cnet, banyaknya aktivitas malam hari di dalam rahim dapat membuat ibu hamil sedikit tidur di saat membutuhkan banyak tidur.

Pola tidur janin tidak selalu sejalan dengan ibunya. Bayi bisa lebih aktif ketika ibu mencoba beristirahat, sehingga momen tidur terasa terganggu.

Teori lain adalah pada akhir hari atau malam, terutama ketika ibu hamil berbaring, janin mungkin memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak. Janin juga mungkin menjadi lebih aktif di malam hari karena kadar gula darah yang lebih rendah.

"Ada juga kepercayaan bahwa janin sedang membangun ritme sirkadiannya sendiri dan sedang dalam proses menemukan perbedaan antara siang dan malam," kata Dr. Ila Dayananda, seorang dokter kandungan dan ginekolog serta kepala petugas medis Oula Health.

Dayananda menjelaskan bahwa di siang hari, gerakan orang tua yang terjaga dan bergerak mungkin memiliki efek menenangkan pada janin. 

Sebuah utas di Reddit menunjukkan, banyak calon ibu yang mengalami hal sama. Ini membuat mereka kelelahan di siang hari. 

Selain itu, ada beberapa alasan ibu hamil susah tidur seperti perubahan hormon, sering buang air kecil, dan kecemasan. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing menemukan bahwa sering bertambahnya usia kehamilan semakin sering mengalami gangguan tidur, terutama di trimester kedua dan ketiga. 

Menurut peneliti, lebih dari 60–70 persen ibu hamil mengalami gangguan tidur seperti sulit tidur, sering terbangun, atau kualitas tidur menurun dibanding sebelum hamil.

Infografis Posisi Tidur HamilPosisi Tidur Hamil/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

Cara ibu hamil tidur nyenyak di malam hari

Semua gerakan janin terkadang bisa membuat pengalaman yang tidak nyaman. Pada sebagian orang, gerakan janin bukanlah masalah utama saat tidur, tetapi tekanan ekstra pada kandung kemih. Ini dapat menyebabkan ibu hamil sering ke toilet pada malam hari yang otomatis juga mengganggu tidur dengan caranya sendiri. 

Jika gerakan janin dan perubahan lain selama kehamilan mengganggu kemampuan Bunda untuk tidur, ada beberapa cara untuk memperbaikinya. 

1. Berbaring 

"Salah satu hal yang kami anjurkan untuk ibu hamil yang mengalami masalah karena janin yang aktif di malam hari adalah mencoba berbaring selama sekitar satu jam sebelum tidur atau memulai rutinitas tidur mereka," kata Dr. Susan Crowe, seorang dokter kandungan dan ginekolog serta profesor klinis kebidanan dan ginekologi dalam kesehatan ibu dan janin di Stanford Medicine.

Alasannya adalah selama waktu ini Bunda dapat menjalin ikatan dengan bayi dan mudah-mudahan interaksi tambahan akan membuat bayi lelah sebelum tidur. "Ini memberi calon orang tua kesempatan untuk menikmati interaksi gerakan janin dan memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam mengurangi ketidaknyamanan dibandingkan saat mereka mencoba tidur," tambah Crowe.

2. Lakukan rutinitas yang menenangkan

Dr. Nisarg Patel, seorang dokter kandungan di Clinic Spots, menyarankan untuk membuat rutinitas yang menenangkan sebelum tidur. 

"Anda dapat mencoba minum teh hangat dan melakukan latihan peregangan ringan sebelum tidur untuk merilekskan tubuh dan mengurangi kemungkinan gerakan ekstra di dalam rahim," katanya. 

3. Hindari gadget dan makanan berat sebelum tidur

Patel merekomendasikan untuk menghindari penggunaan perangkat elektronik atau makan makanan berat sebelum tidur. Hal-hal tersebut dapat dengan mudah mengganggu tidur, baik saat hamil maupun tidak.

4. Hindari aktivitas berat sebelum tidur

Desai menyarankan untuk menghindari aktivitas berat sebelum tidur, dan tidak tidur dengan perut penuh camilan manis atau stimulan seperti kafein. 

5. Obat tidur dengan resep dokter

Ini sebagai upaya terakhir, Bunda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat tidur. "Obat tidur untuk mengatasi insomnia, seperti melatonin atau doksilamin seperti Unisom, mungkin bermanfaat, tetapi hanya boleh digunakan setelah berkonsultasi dengan dokter," kata Desai memperingatkan.

6. Hindari tidur terlentang

Ibu hamil perlu menghindari tidur telentang dalam waktu lama mulai trimester kedua hingga ketiga. Sebaliknya, selama waktu tersebut Bunda harus mulai tidur miring ke kiri atau kanan seiring perkembangan kehamilan. 

"Ibu hamil tidak boleh tidur telentang tanpa penyangga karena dapat mengganggu sirkulasi," kata Crowe. 

7. Menggunakan penopang bantal

Penggunaan bantal disarankan untuk mengoptimalkan sirkulasi dan mengurangi ketidaknyamanan. Selain itu, bantal juga dapat menopang atau menyangga saat tidur dalam posisi yang lebih miring dan untuk meningkatkan kenyamanan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda