KEHAMILAN
8 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil untuk Kesehatan Bayi
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 11 Jan 2026 08:50 WIBKehamilan adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama soal makanan. Apa yang dikonsumsi ibu hamil bisa memengaruhi kesehatan dan perkembangan janin.
Tidak semua makanan aman dikonsumsi, beberapa justru berisiko bagi ibu maupun bayi. Simak makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan agar kesehatan Bunda dan Si Kecil tetap terjaga.
Selama masa kehamilan, penting bagi Bunda untuk memperhatikan jenis dan jumlah asupan makanan yang masuk setiap harinya. Kehamilan merupakan hal yang sangat sensitif, maka Bunda harus hindari makanan yang sekiranya tidak baik untuk ibu hamil.
Tubuh Bunda membutuhkan nutrisi dan vitamin tambahan untuk Si Kecil, dan itu diperoleh dari makanan. Apa yang Bunda makan tentu memiliki peran penting terhadap perkembangan janin di dalamnya.
Oleh karena itu, terdapat beberapa makanan tertentu yang harus dihindari selama kehamilan karena bisa meningkatkan risiko yang membahayakan Bunda dan bayi. Berikut penjelasan dari ahlinya dikutip dari berbagai sumber.
Mengapa ibu hamil harus selektif memilih makanan?
Saat hamil, beberapa makanan bisa menjadi pantangan bagi Bunda. Tetapi, hal ini bukanlah tanpa alasan. Berdasarkan penelitian medis, perubahan sistem imun yang terjadi membuat ibu hamil sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri, salah satunya berasal dari makanan.
Dikutip dari The Bump, seorang ahli gizi klinis asal New York, Jennifer Jolorte Doro, mengatakan bahwa ibu hamil memang memiliki daftar makanan yang harus dihindari lebih banyak. Umumnya, ini berkaitan dengan pemilihan makanan yang aman dikonsumsi.
Makanan yang tidak dicuci dan kurang matang mengandung bakteri dan parasit yang menyebabkan seseorang bisa keracunan makanan. Tentu ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan ibu diare dan muntah, bahkan risiko lainnya.
Selain itu, kebutuhan gizi saat hamil penting untuk tercukupi. Bila ibu hamil banyak mengonsumsi makanan yang kurang bergizi, maka akan sia-sia dan bisa menyebabkan pertumbuhan serta perkembangan janin menjadi kurang optimal.
Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil?
Berikut adalah daftar makanan yang harus dipertimbangkan untuk tidak dikonsumsi saat hamil, Bunda.
1. Daging dan ikan mentah
Menurut ahli ob-gyn, Kameelah Philips, daging dan ikan mentah, atau yang kurang matang, merupakan makanan utama yang harus dihindari. Makanan tersebut membawa risiko bakteri dan parasit seperti salmonella, listeria, toksoplasma, dan E. coli.
Bakteri dan parasit tersebut hanya bisa terbunuh oleh panas, sehingga sangat memungkinkan bila daging dan ikan mentah bisa menimbulkan risiko keracunan makanan. Selain ikan dan daging, hindari juga memakan kerang atau tiram yang mentah.
2. Makanan laut yang tinggi merkuri
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencatat beberapa makanan laut yang tinggi kontaminasi merkuri. Yaitu, ikan king mackerel, ikan marlin, ikan pedang, ikan hiu, ikan perch, ikan tielfish, dan ikan tuna big eye.
Merkuri yang menumpuk diketahui dapat mengganggu perkembangan otak, pendengaran dan penglihatan janin. Sebagai gantinya, Bunda bisa memilih makanan laut yang rendah merkuri.
3. Buah dan sayuran yang tidak dicuci
Menurut FDA, buah dan sayuran yang tidak dicuci bisa terkontaminasi bakteri seperti salmonella, listeria, dan E. coli, terutama sayuran yang ditanam di kolam sebagai media tanamnya. Jika ingin lebih aman, Bunda bisa memasaknya terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
4. Olahan susu yang tidak dipasteurisasi
Susu dan olahannya, termasuk keju, haruslah dipasteurisasi. Bila tidak, olahan ini akan mengandung bakteri salmonella, E. coli, dan listeria. Amannya, Bunda bisa memilih untuk mengonsumsi keju cheddar dan keju cottage.
5. Adonan mentah atau setengah matang
Mungkin Bunda tahu jika ada kue-kue yang dijual setengah matang, misalnya kue cubit setengah matang yang biasanya dijual di tepi jalan. Nah, adonan kue ini mengandung telur mentah, yang mana bisa saja terkandung bakteri salmonella di dalamnya.
Selain itu, ketika Bunda sedang membuat kue dan mencicipi adonannya. Nah, saat hamil, lebih baik Bunda hindari kebiasaan untuk mencicipi adonan kue sebelum matang demi menjaga kesehatan ibu dan bayinya.
6. Karbohidrat olahan
Dalam beberapa penelitian, diketahui bahwa karbohidrat olahan terdapat pada makanan seperti roti putih, nasi putih, keripik, biskuit, dan olahan lainnya. Karbohidrat olahan dipercaya bisa meningkatkan kadar gula darah hingga risiko pre-eklampsia dan diabetes gestasional.
Pengonsumsiannya sebenarnya bisa dibatasi, tetapi lebih baik untuk dihindari bagi ibu hamil. Bunda dapat menggantinya dengan alternatif lain seperti biji-bijian utuh.
7. Lemak jenuh
Makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging tinggi lemak, susu murni, minyak kelapa, mentega, dan lemak babi sebaiknya dihindari selama kehamilan. Makanan ini diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.
Sebaiknya, Bunda bisa mulai menggantinya dengan mengonsumsi lemak baik, seperti yang terkandung dalam minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Lemak baik sangat bermanfaat dan penting untuk perkembangan otak Si Kecil.
8. Junk food
Junk food merupakan makanan yang tinggi kalori, gula, lemak, dan sedikit atau tanpa nilai gizi. Studi mengatakan bahwa mengonsumsi junk food dapat menyebabkan anak lahir dengan berat badan berlebih hingga meningkatkan risiko obesitas.
Dikutip dari Top Doctors, ahli di sana mengatakan bahwa sebaiknya ibu hamil lebih menahan diri untuk tidak mengonsumsi junk food tersebut. Akan ada saatnya ibu hamil diperbolehkan makan, tetapi demi menjaga kesehatan dan kehamilan yang optimal, maka hindarilah junk food terlebih dahulu.
Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat dan pengetahuan kepada ibu hamil tentang makanan apa saja yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Aman dan Bergizi, Ini 7 Jamur yang Boleh Dikonsumsi oleh Bumil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Nutrisi Ibu Hamil yang Wajib Dipenuhi, Penting untuk Perkembangan Janin
Anjuran Pola Makan yang Tepat untuk Keberhasilan Program Hamil
5 Buah yang Bagus Dimakan saat Hamil, Baik untuk Perkembangan Janin Bun
5 Nutrisi Ibu Hamil yang Tak Boleh Dilewatkan agar Janin Tumbuh Maksimal
TERPOPULER
9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan
Punya Kebiasaan Menyimpan Kartu Ulang Tahun Lama? Ternyata Ada Alasan Emosional di Baliknya
5 Shio Paling Kuat dalam Astrologi China, Ada Naga hingga Macan
40 Teks Membaca Kelas 1 SD untuk Latihan Anak di Rumah
Resep Nasi Kuning Rice Cooker yang Gurih dan Wangi, Mudah Dibuat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Punya Kebiasaan Menyimpan Kartu Ulang Tahun Lama? Ternyata Ada Alasan Emosional di Baliknya
40 Teks Membaca Kelas 1 SD untuk Latihan Anak di Rumah
9 Posisi Berhubungan Intim Terbaik dan Aman saat Hamil 5 Bulan
5 Shio Paling Kuat dalam Astrologi China, Ada Naga hingga Macan
Resep Nasi Kuning Rice Cooker yang Gurih dan Wangi, Mudah Dibuat
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Aksesori untuk Pesta Kostum? Coba 3 Bando Ini
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Bangun di Pagi Hari Tanpa Alarm
-
Female Daily
100 Tahun NIVEA di Indonesia, Terus Hadir sebagai Partner in Care
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kekompakan Putri dan Ponakan Kim K, Disebut 'The Next Gen of The Kardashian'
-
Mommies Daily
Bukan Nggak Sayang Lagi: Penyebab Libido Suami Menurun di Usia 40-an dan Cara Menghadapinya