sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Nutrisi Ibu Hamil yang Tak Boleh Dilewatkan agar Janin Tumbuh Maksimal

Dwi Indah Nurcahyani Sabtu, 14 Nov 2020 08:06 WIB
Healthy organic nutrition. Pregnant millennial woman eating natural vegetable salad in bed, empty space caption

Jakarta - Menjaga nutrisi ibu hamil sangat penting dilakukan. Sebab, dalam tubuh Bunda yang sehat tentunya akan membuat bayi berkembang secara maksimal dalam kandungan.

Untuk menjaga nutrisi janin tetap terjaga, Bunda diharapkan bisa memenuhi pola makan bergizi selama kehamilan agar tidak membahayakan janin. Caranya, dengan mengatur nutrisi sesuai kebutuhan bayi.

"Sebagai aturan umum, penting untuk diingat bahwa pola makan ibu harus sehat, bergizi, dan penuh dengan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian berwarna pelangi," ujar Aditi Mehrotra, seorang ahli gizi seperti dikutip dari laman Slurrpfarm.


Ditambahkan Mehrotra, ibu hamil pun tidak perlu terlalu khawatir akan kebutuhan gizi tersebut. Karena, semua kebutuhan kalsium, protein, zat besi, dan asam folat dalam jumlah tinggi dapat dipenuhi dengan makanan yang beragam serta dapat disertai dengan suplemen.

"Jangan batasi diri. Biasanya, sangatlah umum bagi ibu hamil untuk tetap berpegang pada makanan pokok biasa seperti beras atau gandum sedangkan biji-bijian juga menjadi bagian penting dari makanan yang kaya protein, sehat, dan seimbang yang perlu dipenuhi," tambahnya.

Melansir Abbott, makan dengan benar selama kehamilan untuk perkembangan bayi dan ibu menjadi kiat yang harus dilakukan. Untuk memenuhi nutrisi ibu hamil, Bunda perlu tahu apa saja yang harus dimakan, berapa banyak yang harus dimakan, dan kapan harus memilih suplemen untuk membantu menjaga kesehatan selama kehamilan.

Nah, agar enggak salah pilih makanan, berikut ini beberapa nutrisi ibu hamil yang perlu Bunda penuhi ya:

1. Folat

Folat sangat penting untuk perkembangan otak janin dan sumsum tulang belakang, dan kekurangan folat dapat menyebabkan cacat tabung saraf. Untuk itu, pastikan memenuhinya bahkan sebelum pembuahan terjadi.

2. Zat besi

Zat besi merupakan mineral yang membantu membawa oksigen ke organ dan jaringan ibu dan janin. Selama kehamilan, volume darah ibu dan bayi meningkat, dan kebutuhan zat besi hampir dua kali lipat. 

Sehingga, pastikan Bunda memenuhi kebutuhan tersebut baik dari makanan seperti daging merah, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, gandum, dan biji-bijan ataupun memenuhinya dengan tambahan suplemen zat besi sesuai rekomendasi dokter.

3. Kalsium

Kalsium sangat penting untuk perkembangan tulang dan gigi janin, serta kesehatan tulang ibu. Tanpa cukup kalsium dalam makanan ibu, bayi akan menarik dari simpanan kalsium ibu di mana dapat menyebabkan tulang ibu jadi melemah. 

Rekomendasi kalsium untuk ibu hamil ialah 1.000 mg per hari yang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi 3-4 cangkir susu per hari. Atau, Bunda juga dapat memenuhinya lewat makanan lain seperti produk kedelai, brokoli, salom, sayuran berdaun gelap, dan sarden.

4. Vitamin D

Meskipun kebutuhan vitamin D ibu tidak meningkat selama kehamilan, penting untuk menjaga asupan yang cukup. Vitamin D bekerja sama dengan kalsium untuk perkembangan tulang dan gigi janin. Rekomendasi vitamin D untuk ibu hamil ialah 600 IU sehari atau 15 mcg di mana bisa diperoleh dari matahari, susu, ikan berlemak, telur dan jamur atau dari suplemen.

5. Kolin

Kolin diketahui dapat membantu pematangan otak dan sumsum tulang belakang selama kehamilan. Kolin juga dapat ditemukan secara alami dari produk hewani, telur, dan kacang-kacangan.

Nah, selamat memenuhi nutrisi yang sehat selama kehamilan ya, Bunda. Semoga informasinya membantu!

Bunda, simak juga yuk bahaya nanas untuk ibu hamil dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi