Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Mengapa Ibu Hamil Sering Menangis? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Sabtu, 17 Jan 2026 08:00 WIB

Ibu hamil mudah menangis
Ibu hamil mudah menangis/ Foto: Getty Images/Jajah-sireenut
Daftar Isi

Seperti yang kita tahu, Bunda, biasanya ibu hamil sangat rentan mengalami perubahan emosi, dan itulah yang menyebabkannya jadi mudah menangis. Namun, apakah ibu hamil sering menangis itu wajar secara terjadi? Simak penjelasan ilmiahnya berikut ini, Bunda.

Perubahan hormon sering kali menjadi pembahasan utama dalam kehamilan. Tak sedikit Bunda yang merasa bahwa hal ini memberikan banyak perubahan pada tubuhnya, seperti perubahan fisik dan suasana hati.

Beberapa studi ilmiah juga mengungkapkan bahwa ibu hamil memang rentan menghadapi perubahan mood terutama di trimester pertama, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa perubahan mood ini bisa saja terjadi di tiap trimester.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Agar Bunda semakin yakin bahwa perubahan hormon yang menyebabkan perubahan emosi merupakan hal yang wajar, Bunda bisa menyimak beberapa faktanya berikut ini.

Perubahan hormon yang signifikan

Saat hamil, hormon memang mengalami perubahan yang signifikan untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil dalam kandungan. Biasanya, hormon yang mengalami perubahan secara besar-besaran adalah hormon yang berkaitan dengan suasana hati, seperti estrogen, progesteron, hCG, oksitosin, dan kortisol.

Dilansir Kind Fertility, tingkat estrogen dan progesteron pada trimester pertama bahkan bisa meningkat hingga 100 kali lipat. Tingginya level kedua hormon inilah yang menyebabkan ibu hamil rentan mengalami perubahan suasana hati yang ditandai dengan mudah sedih dan tersinggung.

Tak hanya itu, pada trimester kedua dan ketiga, oksitosin dan kortisol juga mengalami perubahan yang signifikan. Menilik dari Healthline, hal ini yang membuat ibu hamil mengalami kecemasan, stres, dan frustrasi karena memikirkan segala persiapan menjelang persalinan dan pasca persalinan.

Memikirkan bahwa Bunda akan memiliki kehidupan baru bersama Si Kecil, membuatnya timbul perasaan gembira sekaligus cemas. Maka, hal ini jika dibiarkan akan menjadi perasaan yang tak terbendung, yang menyebabkan Bunda mudah stres dan menangis.

Otak ibu hamil ikut berubah

Apakah Bunda mengira bahwa hormon kehamilan hanya mempengaruhi perubahan emosional saja? Faktanya, hormon kehamilan juga berperan dalam mengubah cara kerja otak, pola pikir, daya ingat, serta respons tubuh dalam menghadapi stres sehari-hari.

Dalam studi Harvard Medical School, salah satu bagian otak yang terpengaruh adalah amigdala, yaitu pusat otak yang mengelola emosi sedih, senang, cemas, takut, dan empati. Perubahan hormon yang signifikan membuat amigdala menjadi lebih sensitif dan responsif.

Perubahan yang terjadi pada otak ibu hamil akan membuat ibu lebih sensitif dan mudah menangis. Namun itu bukanlah suatu kelemahan emosional, melainkan adaptasi alami otak agar ibu lebih peka terhadap lingkungan, lebih protektif terhadap bayi, dan siap membangun ikatan emosional dengan bayi.

Apakah normal ibu hamil menangis tanpa sebab?

Setelah mengetahui apa saja yang memengaruhi perubahan emosi pada ibu hamil, bisa dikatakan bahwa ibu hamil menangis tanpa sebab merupakan hal yang normal. Pernyataan ini pun juga didukung oleh berbagai penelitian ilmiah, Bunda.

Studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders menemukan bahwa sekitar 50-70 persen ibu hamil mengalami perubahan suasana hati sejak trimester pertama. Perubahan ini erat kaitannya dengan lonjakan hormon kehamilan yang memengaruhi kerja otak dan regulasi emosi.

Selain itu, studi tahun 2019 tentang kesehatan ibu menunjukkan bahwa kehamilan membuat perempuan menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan emosional. Artinya, ibu hamil akan mudah menangis dan memunculkan reaksi emosional terhadap hal-hal yang kecil atau sepele.

Dapat disimpulkan bahwa menangis tanpa sebab pada ibu hamil bukanlah suatu hal yang aneh, melainkan itu merupakan respons alami tubuh dan otak terhadap perubahan hormon selama kehamilan. Namun, apabila dirasa sudah berlebihan, harap segera untuk melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa memberikan wawasan bagi Bunda sekaligus ibu hamil terhadap perubahan hormon selama kehamilan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda