Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Penyanyi Ailee Mulai Jalani IVF Bersama Sang Suami, Akui Gugup dan Takut

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Jumat, 16 Jan 2026 20:55 WIB

Ailee & Choi Si Hun
Penyanyi Ailee Mulai Jalani IVF Bersama Sang Suami, Akui Gugup dan Takut/Foto: dok. Instagram @aileeonline
Daftar Isi
Jakarta -

Penyanyi asal Korea Selatan, Ailee, membagikan kisah personalnya saat memulai program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) bersama sang suami, Choi Si Hun. Lewat sebuah video yang diunggah ke kanal YouTube pribadinya, Ailee secara jujur mengungkap rasa gugup, takut, sekaligus harapannya dalam perjalanan menuju kehamilan pertamanya .

Dalam video tersebut, Ailee memperlihatkan momen ketika ia dan sang suami mengunjungi sebuah klinik kesuburan. Ini menjadi langkah awal mereka sebelum menjalani rangkaian prosedur IVF yang lebih panjang. Berikut kisahnya dikutip dari Gmanetwork.

Akui sangat gugup dan takut

Ailee tidak menutupi perasaannya jelang menjalani salah satu pemeriksaan awal IVF. Ia mengaku sangat gugup, terlebih setelah dokter menjelaskan bahwa prosedur yang akan dijalani berpotensi menimbulkan rasa nyeri .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bahkan, sebelum pemeriksaan dimulai, Ailee sempat mencoba mengalihkan rasa cemasnya dengan bermain gim. Namun, rasa takut tetap menghantuinya hingga proses medis berlangsung.

Prosedur medis yang Tak Mudah

Salah satu tahapan yang dijalani Ailee adalah pemeriksaan hysterosalpingography (HSG), yakni prosedur sinar-X untuk memeriksa kondisi rahim dan saluran tuba sebagai bagian dari evaluasi kesuburan sebelum IVF dimulai.

Setelah prosedur selesai, Ailee mengakui bahwa rasa sakit memang ada, meski ia berusaha menahannya. Ia kemudian diminta beristirahat di ruang pemulihan bersama para pasien lain.

Terharu melihat perjuangan sesama perempuan

Momen paling emosional terjadi ketika Ailee melihat banyak perempuan lain di ruang pemulihan yang juga sedang menjalani perawatan kesuburan. Beberapa di antaranya tampak kesakitan dan kelelahan.

Pemandangan tersebut membuat Ailee menangis terharu, karena menyadari betapa besar perjuangan dan harapan para perempuan yang ingin menjadi seorang ibu .

Dukungan penuh dari sang suami

Sepanjang proses tersebut, Choi Si Hun terlihat setia mendampingi Ailee. Ia beberapa kali berusaha mencairkan suasana dengan candaan, termasuk menyebutkan nama panggilan untuk calon bayi mereka, meski proses kehamilan masih panjang dan penuh ketidakpastian .

Kehadiran dan dukungan sang suami diakui Ailee sangat membantunya menghadapi rasa takut dan tekanan emosional selama menjalani perawatan.

Apa itu IVF dan mengapa bisa menegangkan?

Bunda, IVF (in vitro fertilization) adalah metode membantu kehamilan dengan cara mempertemukan sel telur dan sperma di luar tubuh, kemudian menanamkan embrio ke dalam rahim. Prosedur ini biasanya direkomendasikan bila pasangan kesulitan hamil secara alami.

Tahapan IVF umumnya meliputi:

  • Stimulasi ovarium dengan hormon
  • Pengambilan sel telur
  • Proses pembuahan di laboratorium
  • Transfer embrio ke rahim

Setiap tahapan membawa ketidakpastian, sehingga wajar bila banyak perempuan merasa cemas, takut, bahkan kelelahan secara emosional.

IVF berdampak pada kesehatan mental perempuan

Perasaan yang dialami Ailee ternyata sejalan dengan temuan ilmiah. Studi dalam jurnal Human Reproduction menyebutkan bahwa perempuan yang menjalani IVF memiliki risiko lebih tinggi mengalami stres, kecemasan, dan tekanan emosional, terutama saat menunggu hasil atau ketika siklus IVF harus diulang.

Penelitian lain yang dipublikasikan di Journal of Psychosomatic Obstetrics & Gynecology juga menemukan bahwa tingkat kecemasan perempuan cenderung meningkat pada fase-fase krusial IVF, seperti menjelang pengambilan sel telur dan saat menunggu hasil tes kehamilan.

Sementara itu, systematic review di Fertility and Sterility menegaskan bahwa dukungan pasangan dan lingkungan berperan besar dalam membantu perempuan menghadapi tekanan psikologis selama program bayi tabung.

IVF Bukan jalan instan, dan itu tak apa

Penting dipahami, Bunda, bahwa IVF bukan solusi instan. Keberhasilannya dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari usia, kondisi rahim, kualitas embrio, hingga kesiapan fisik dan mental. Karena itu, rasa gugup dan takut seperti yang dirasakan Ailee adalah hal yang sangat manusiawi.

Lewat ceritanya, Ailee ingin menunjukkan bahwa perjalanan menuju kehamilan, terutama melalui IVF, bukanlah proses yang mudah, baik secara fisik maupun mental. Ia juga menyampaikan harapannya agar semua perempuan yang sedang berjuang mendapatkan hasil terbaik dan dapat mewujudkan impian menjadi orangtua.

Kisah Ailee ini pun menuai banyak dukungan dari penggemar, yang memuji keberaniannya membuka sisi rapuh dari kehidupan pribadinya, jauh dari sorotan panggung dan gemerlap dunia hiburan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda