kehamilan
Haid Terlambat? Simak Cara Mempercepat Datang Bulan yang Aman dan Alami
HaiBunda
Jumat, 23 Jan 2026 08:50 WIB
Daftar Isi
Sejumlah perempuan mungkin tersiksa jika haid terlambat, bahkan bisa membuat cemas dan bingung. Padahal, siklus haid tiap orang bervariasi antara 21-35 hari. Berbagai cara yang aman dan alami ditempuh agar mempercepat datang bulan.
Namun, sebelum mencoba cara mempercepat datang bulan, perempuan penting tahu bahwa tak ada cara yang 100 persen dapat mempercepat datang bulan. Kaum hawa dapat mencoba pendekatan alami dan bergaya hidup sehat agar haid teratur.
Menurut Dr. Kajal Singh, Profesor Madya, Departemen Obstetri dan Ginekologi, NIIMS Medical College and Hospital, Greater Noida, banyak perempuan mencoba pengobatan rumahan untuk 'memicu' menstruasi ketika terlambat.Â
"Metode ini populer tetapi tidak terbukti secara ilmiah dapat memicu menstruasi," kata Singh dilansir NDTV.
Penyebab haid terlambat
Haid terlambat seringkali dikaitkan dengan berbagai hal seperti perubahan hormonal, termasuk:
- Stres tinggi dan kurang tidur yang memengaruhi hormon reproduksi.
- Perubahan berat badan drastis atau diet ekstrem.
- Aktivitas fisik yang terlalu intens.
- PCOS, tiroid, atau gangguan kesehatan lain.
Apabila haid terlambat lebih dari 3 bulan atau disertai gejala yang tidak normal, sebaiknya berkonsultasi ke dokter.
Cara untuk mempercepat datang bulan yang alami
Jika Bunda tidak menggunakan kontrasepsi hormonal maka dapat memicu menstruasi secara alami. Memodifikasi rutinitas olahraga, Â melakukan langkah-langkah untuk mengurangi stres, mengonsumsi buah dan sayuran tertentu, dan bahkan orgasme dapat membantu memulai menstruasi.
Bunda dapat melakukan beberapa hal untuk membantu mempercepat datang bulan. Namun, Bunda perlu memperhatikan bahwa telat haid atau terlewat menstruasi yang disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya kemungkinan besar tidak akan sembuh tanpa pengobatan.
Metode herbal tidak disarankan untuk orang yang mungkin hamil atau sedang menyusui bayi baru lahir.
"Penting juga untuk dicatat bahwa penelitian tentang pengobatan alami untuk memicu menstruasi masih terbatas. Tidak satu pun dari metode ini yang dijamin berhasil," kata Tahirah Redhead, asisten dokter bersertifikat yang berspesialisasi dalam bidang obstetri dan ginekologi dilansir dari Healthline.
Beberapa metode dapat membantu membuat haid teratur, antara lain:
1. Evaluasi aktivitas fisik saat ini
Bunda dapat mengembangkan kebiasaan gerak secara teratur dapat mengatur hormon reproduksi dan menghasilkan siklus menstruasi yang lebih teratur dalam jangka panjang.
"Laporan anekdot menunjukkan bahwa peregangan ringan atau yoga dapat membantu mengendurkan otot perut dan mendorong menstruasi untuk dimulai," ujar Redhead.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), ini umumnya melibatkan sekitar 30 menit gerakan aerobik intensitas sedang hampir setiap hari dalam seminggu. Gerakan yang lebih berat memiliki ambang batas yang lebih rendah, sekitar 15 menit hampir setiap hari dalam seminggu.
Orang yang berolahraga, atlet kompetitif, dan orang lain yang sering melakukan aktivitas fisik intensif lebih mungkin mengalami ketidakteraturan menstruasi, termasuk menstruasi yang terlewat atau terlambat.
Jika ini terdengar familiar, Bunda mungkin perlu mempertimbangkan untuk menghubungi profesional kesehatan, seperti dokter spesialis kedokteran olahraga, untuk mendiskusikan program latihan saat ini dan potensi dampaknya terhadap kadar hormon secara keseluruhan.
2. Perhatikan potensi pemicu stresÂ
Bunda juga perlu memperhatikan potensi pemicu stres dan luangkan waktu untuk perawatan diri.
Sebuah tinjauan tahun 2021 menunjukkan adanya hubungan antara tingkat stres yang dirasakan dan ketidakteraturan menstruasi.
Hal ini mungkin disebabkan oleh kortisol, hormon steroid yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres. Peningkatan hormon stres dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur siklus menstruasi.
"Sudah jelas bahwa kekhawatiran tentang menstruasi yang terlambat atau mungkin terlewat dapat menambah stres Anda. Mengelola stres, terutama yang berkaitan dengan faktor di luar kendali Anda, juga lebih mudah diucapkan daripada dilakukan," kata Redhead.
3. Pertimbangkan suplemen herbal atau teh
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) tidak memantau suplemen herbal dengan cara yang sama seperti mereka memantau dan mengatur obat-obatan bebas dan obat resep.
Suplemen herbal tidak diuji keamanannya, dan kualitas atau kemurnian produk tidak pernah dijamin. Carilah suplemen yang telah diverifikasi oleh organisasi pengujian pihak ketiga dan diberikan Sertifikat Analisis.
a. Akar, ekstrak, atau teh black cohosh
Beberapa orang percaya bahwa black cohosh dapat membantu mengatur siklus menstruasi karena menyeimbangkan kadar estrogen. Black cohosh umumnya ditoleransi dengan baik dalam dosis kecil. Orang yang menggunakan obat statin atau memiliki riwayat gangguan hati harus berhati-hati.
b. Akar, ekstrak, atau teh dong quai
Dong quai, juga dikenal sebagai 'ginseng wanita', adalah ramuan lain yang diyakini dapat mengatur dan memicu menstruasi. Herbal ini dapat meningkatkan aliran darah ke panggul dan merangsang otot-otot di rahim, memicu kontraksi rahim.
Namun, penelitian di bidang ini terbatas, dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitasnya.
Dong quai umumnya ditoleransi dengan baik dalam dosis kecil. Orang yang mengonsumsi warfarin dan obat antiplatelet mungkin perlu berhati-hati. Orang yang menggunakan teh peterseli sebaiknya berhati-hati.
Sedangkan dalam teh peterseli mengandung dua senyawa, yakni myristicin dan apiole, yang dapat memengaruhi produksi estrogen. Ini dapat membantu mengatur siklus menstruasi secara keseluruhan dan merangsang aliran menstruasi.
Peterseli umumnya ditoleransi dengan baik dalam dosis kecil. Orang yang menggunakan warfarin atau pentobarbital atau memiliki riwayat gula darah rendah, tekanan darah tinggi, atau penyakit ginjal harus berhati-hati.
Banyak profesional kesehatan menyarankan untuk tidak menggunakan suplemen black cohosh, dong quai, atau peterseli jika ada kemungkinan hamil atau sedang menyusui bayi baru lahir.
Jika Bunda belum melakukan tes kehamilan, mungkin perlu mempertimbangkan untuk melakukannya. Atau Bunda dapat berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika merasa lebih bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Bunda Cepat Hamil?
Kehamilan
Tren Baru Probiotik untuk Miss V: Ketahui Definisi, Manfaat, dan Risikonya
Kehamilan
Adakah Efek Samping Minum Pil Kontrasespsi Darurat untuk Kesehatan Reproduksi Bunda?
Kehamilan
5 Penyebab Haid Terlambat saat Minum Pil KB, Bunda Perlu Tahu
Kehamilan
Penyebab Ibu Tak Kunjung Haid usai Melahirkan Seperti Dialami Aurel
10 Foto
Kehamilan
10 Bunda Seleb Pernah Gagal Program Bayi Tabung, Ada yang Mencoba Enam Kali
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Darah Haid Cuma Keluar Selama 3 Hari, Apakah Tanda Kehamilan?
11 Penyebab Telat Haid Selain Hamil, Perhatikan Kenaikan Berat Badan Bun
Telat Menstruasi Bikin Cemas? Ini 11 Penyebab yang Perlu Bunda Tahu