KEHAMILAN
Kurang Serat Selama Kehamilan Bisa Lambatkan Perkembangan Otak Anak
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 27 Jan 2026 11:10 WIBKonsumsi serat selama kehamilan sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan. Asupan serat yang cukup juga dibutuhkan untuk perkembangan janin, Bunda.
Studi yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Nutrition tahun 2023 menemukan kaitan konsumsi serat saat hamil dengan perkembangan otak bayi. Sejauh ini, studi yang pernah dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa diet rendah serat selama kehamilan dapat mengganggu fungsi saraf otak pada keturunan.
Dari temuan itu, para peneliti di Jepang menyelidiki apakah efek yang sama dapat ditemukan pada manusia. Mereka meneliti dengan menggunakan data kohort kelahiran yang lebih besar untuk mengetahui hubungan ketidakseimbangan nutrisi ibu dan perkembangan otak bayi.
"Hasil kami memberikan bukti yang memperkuat pernyataan bahwa kekurangan gizi selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko keterlambatan perkembangan saraf pada anak-anak," kata peneliti dari University of Yamanashi dan penulis utama studi Dr. Kunio Miyake.
Di studi ini, peneliti menganalisis 76.207 pasangan ibu dan bayi dari data Japan Environment and Children's Study, sebuah studi kohort prospektif nasional. Peneliti lalu mengumpulkan informasi diet tentang peserta menggunakan kuesioner frekuensi makanan, yang menanyakan kepada responden tentang status diet mereka selama trimester kedua dan ketiga kehamilan.
Keterlambatan perkembangan pada bayi lalu dinilai dalam kuesioner lain yang dikirimkan kepada orang tua setelah anak-anak mereka berusia tiga tahun. Berdasarkan jawaban orang tua, para peneliti menunjukkan korelasi antara asupan serat ibu dan perkembangan otak anak.
Para peneliti juga menemukan bahwa asupan serat makanan rata-rata di Jepang hanya sedikit di atas 10 gram per hari. Hanya 8,4 persen ibu hamil di Jepang yang mengonsumsi cukup serat, Bunda.
Lebih detail, studi juga membandingkan perkembangan anak-anak yang lahir dari ibu hamil konsumsi serat tinggi dan kelompok ibu yang mengonsumsi serat lebih sedikit selama kehamilan. Dibandingkan dengan kelompok dengan asupan serat tertinggi, anak-anak dari ibu dalam kelompok asupan rendah lebih cenderung menunjukkan keterlambatan perkembangan saraf.
Efek kekurangan serat ibu terlihat pada beberapa domain yang berkaitan dengan fungsi otak. Misalnya, ini memengaruhi keterampilan komunikasi, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan sosial-pribadi. Para peneliti juga menemukan keterlambatan dalam perkembangan gerakan dan koordinasi bagian tubuh besar, serta koordinasi otot-otot kecil.
Studi ini juga menunjukkan bahwa asupan serat yang direkomendasikan untuk ibu hamil bervariasi. Sementara di Jepang, asupan serat makanan harian yang direkomendasikan adalah 18 gram setiap hari, berbeda dengan di Amerika Serikat dan Kanada, yakni 28 gram.
"Hasil kami menunjukkan bahwa panduan nutrisi untuk ibu hamil sangat penting untuk mengurangi risiko masalah kesehatan di masa depan bagi anak-anak mereka," ujar Miyake.
Meski begitu, studi juga memiliki keterbatasan, BUnda. Studi ini tidak mempertimbangkan asupan nutrisi lain yang dikonsumsi ibu selama hamil.
"Studi pada manusia tidak dapat menilai efek serat makanan saja. Meskipun studi ini mempertimbangkan dampak asupan asam folat selama kehamilan, kemungkinan nutrisi lain yang berdampak tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan," ujar Miyake.
"Selain itu, asupan serat makanan dari suplemen tidak dapat diteliti," sambungnya.
Manfaat serat untuk ibu hamil
Serat secara umum memberikan manfaat bagi Bunda yang sedang hamil. Berikut beberapa manfaat serat untuk ibu hamil, seperti melansir dari The Bump:
1. Mengontrol kenaikan berat badan
Meskipun penting untuk menambah berat badan selama kehamilan, penambahan yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Nah, untuk pengelolaan berat badan, makanan tinggi serat dapat membantu Bunda merasa kenyang lebih lama. Singkatnya, konsumsi cukup serat dapat menjaga kenaikan berat badan tetap terkontrol selama hamil.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Makanan dengan serat larut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut mengikat kolesterol di saluran pencernaan dan mencegahnya diserap ke dalam aliran darah.
"Kondisi tersebut juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan," kata ahli diet Reda Elmardi, RD.
3. Menstabilkan kadar gula darah
Ketika mengonsumsi makanan tinggi serat selama kehamilan, Bunda dapat menstabilkan kadar gula darah tubuh, yang dapat membantu mencegah dan mengelola diabetes gestasional. Makanan tinggi serat untuk kehamilan dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang cepat.
4. Menjaga kesehatan saluran cerna
Konsumsi serat yang cukup sering dikaitkan dengan kesehatan saluran cerna yang baik. Ya, mengonsumsi serat dapat mencegah sembelit yang sering terjadi selama hamil.
Serat adalah prebiotik, yang berarti dapat memberi makan bakteri baik di usus. Bakteri baik ini memainkan peran penting dalam kesehatan pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, dan penyerapan nutrisi.
Demikian studi yang membahas tentang manfaat serat saat hamil dan perkembangan otak janin, serta manfaat serat bagi ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Bahaya Kekurangan Nutrisi selama Kehamilan bagi Janin & Ibu Hamil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Anjuran Pola Makan yang Tepat untuk Keberhasilan Program Hamil
5 Buah yang Bagus Dimakan saat Hamil, Baik untuk Perkembangan Janin Bun
15 Daftar Makanan Ibu Hamil yang Sehat dan Kaya Folat
5 Manfaat Konsumsi Serat untuk Ibu Hamil
TERPOPULER
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Diet Telur Rebus ala IU, Disebut Bisa Bikin Kenyang
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
7 Momen Ferdy Hasan dan Istri saat Liburan ke Berbagai Negara
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Sering Bilang Anak 'Pintar'? Hati-hati, Studi Ungkap Bisa Memicu Kebiasaan Curang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Apakah Air Purifier Membantu Penderita Asma? Ini Fakta dan Cara Memakainya dengan Benar
-
Beautynesia
5 Tips untuk Merawat Rambut Keriting Agar Tetap Sehat dan Mudah Diatur
-
Female Daily
L’Oréal Paris Infaillible Rilis 11 Shade Lipstik Baru, Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kim Taehyung Effect! Sumbang Exposure CELINE Rp 69 M Meski Absen di Paris
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Dopamine Land hingga Synchronize Fest 2026