KEHAMILAN
Sekilas Mirip, Ketahui Beda Nyeri Perut karena Kista Ovarium dan Radang Usus Buntu
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 06 Feb 2026 18:30 WIBKista ovarium sering kali sulit dideteksi karena gejalanya yang mirip dengan radang usus buntu. Ya, kista ovarium dan radang usus buntu memiliki gejala yang serupa, yakni nyeri hebat di perut kanan bawah, Bunda.
Lantas, bagaimana cara membedakan nyeri atau keluhan pada kista ovarium dan radang usus buntu? Simak penjelasan dari Bubun berikut ini ya!
Beda kista ovarium dan radang usus buntu
Perlu diketahui, kista ovarium tidak selalu menimbulkan gejala dan biasanya tidak berbahaya. Namun, ketika kista ovarium pecah, rasa sakitnya mirip dengan keluhan radang usus buntu akut.
Perlu diketahui, ovarium kanan dan usus buntu terletak di daerah kanan bawah perut. Ovarium yang berukuran seperti almond, terletak di setiap sisi rahim, tepat di bawah lubang tuba falopi.
Tidak jauh dari situ terletak usus buntu. Usus buntu adalah tabung tipis dengan panjang tiga hingga empat inci yang melekat pada usus besar, atau dikenal sebagai kolon.
"Ovarium kanan dan usus buntu terletak berdekatan di dalam perut. Hal ini menyulitkan untuk menentukan masalahnya hanya berdasarkan rasa sakit saja," kata ahli gastroenterologi, Robert Burakoff, MD, dilansir Very Well Health.
Penyebab nyeri perut tak selalu kista atau usus buntu
Kista ovarium relatif umum terjadi pada perempuan usia produktif. Sementara radang usus buntu akut adalah penyebab paling umum nyeri panggul yang bersifat non-ginekologis (tidak melibatkan sistem reproduksi perempuan).
Nah, penyebab nyeri perut tidak selalu karena kista ovarium atau usus buntu. Berikut beberapa penyebab nyeri perut, terutama di sisi kanan:
- Masalah saluran pencernaan, seperti sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS) dan sembelit
- Masalah ginekologi, seperti kehamilan ektopik, penyakit radang panggul , dan kondisi rahim, termasuk kram menstruasi dan endometriosis
- Masalah urologi, seperti infeksi saluran kemih (ISK) dan batu ginjal
Nyeri perut juga dapat disebabkan oleh:
- Masalah pembuluh darah dan jantung
- Masalah pernapasan
- Kondisi muskuloskeletal
Nyeri perut karena kista atau radang usus buntu
Nyeri perut sisi kanan dapat menandakan kista ovarium pecah atau radang usus buntu, Bunda. Selain nyeri, keduanya juga dapat menunjukkan beberapa gejala yang sama, yakni perut kembung, mual dan muntah, serta demam.
Satu-satunya pembeda gejala pada kista dan radang usus buntu adalah rasa nyeri yang dirasakan pengidapnya. Meskipun nyeri akibat kista ovarium mungkin datang dan pergi, tapi nyeri akibat kista ovarium pecah cenderung tiba-tiba dan tajam.
"Selain nyeri perut bagian bawah, perempuan yang kista ovariumnya pecah mungkin juga mengalami nyeri di punggung bawah. Gejala lain yang mungkin termasuk bercak atau perdarahan vagina dan merasa pusing atau pingsan," ungkap Burakoff.
Berbeda dengan kista ovarium, nyeri akibat radang usus buntu kemungkinan akan dimulai di dekat pusar perut, kemudian berpindah ke sisi kanan bawah. Pada beberapa orang, nyeri dimulai di perut bagian bawah.
Nyeri lantas memburuk saat Bunda bernapas dalam-dalam, menyentuh area perut, batuk, atau bersin. Gejala lain dari radang usus buntu adalah kehilangan nafsu makan, sembelit atau diare, serta sakit perut.
Menurut ulasan di Journal of Clinical Gynecology and Obstetrics tahun 2019, seseorang dapat mengalami kista ovarium bersamaan dengan radang usus buntu. Meskipun tidak umum, risiko keduanya terjadi secara bersamaan adalah sekitar 6,7 persen hingga 7 persen.
Setidaknya, terdapat laporan kasus radang usus buntu akut yang terjadi bersamaan dengan kondisi medis di organ reproduksi perempuan, seperti ruptur endometrioma (kista ovarium yang berasal dari endometriosis), kista ovarium yang besar, dan kista ovarium hemoragik (berdarah).
Kapan harus mencari pertolongan medis
Kista ovarium yang pecah dan radang usus buntu sama-sama membutuhkan perawatan medis. Bunda harus segera mencari pertolongan medis bila mengalami keluhan sebagai berikut:
- Sakit perut yang tiba-tiba atau parah
- Demam
- Muntah
- Pusing atau lemas
- Napas cepat
- Pendarahan hebat
Kasus Bunda alami kista dan radang usus buntu
Kasus Bunda mengalami kista dan radang usus buntu secara bersamaan pernah dialami artis Australia Bindi Irwin. Putri mendiang Steve Irwin ini pernah menjalani dua operasi untuk mengangkat kista dan usus buntu.
Pada pertengahan tahun 2025, Bindi Irwin mengungkap kisahnya yang berjuang selama tiga tahun mencari jawaban dari rasa sakit yang dialami. Setelah melakukan pemeriksaan, ia didiagnosis mengidap kista cokelat (endometriosis) dan radang usus buntu.
"Lima puluh satu lesi endometriosis, kista cokelat, dan usus buntu saya semuanya diangkat dalam dua operasi. Akhirnya saya bisa mengatakan bahwa saya merasa lebih baik. Benar-benar sembuh. Saya bisa berfungsi dalam kehidupan sehari-hari tanpa ingin muntah atau pingsan karena rasa sakit," tulisnya dalam sebuah unggahan Instagram.
Demikian penjelasan terkait beda nyeri perut karena kista ovarium dan radang usus buntu, serta kisah Bindi Irwin yang pernah menjalani operasi karena mengalami kista dan radang usus buntu. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)