KEHAMILAN
Ini Jumlah Sel Telur Wanita Sepanjang Hidup: Dari Lahir hingga Menopause
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Rabu, 11 Feb 2026 20:00 WIBBanyak bunda baru menyadari satu hal penting setelah menikah atau saat merencanakan kehamilan, jumlah sel telur wanita itu terbatas. Berbeda dengan laki-laki yang terus memproduksi sperma, perempuan sudah membawa 'modal' sel telur sejak lahir dan jumlahnya terus berkurang seiring waktu.
Lalu, sebenarnya berapa jumlah sel telur perempuan sepanjang hidupnya?
Sejak masih dalam kandungan, sel telur sudah terbentuk
Fakta menariknya, sel telur wanita tidak mulai terbentuk saat pubertas, tapi jauh sebelumnya bahkan sejak masih berada di dalam kandungan ibu. Menurut penelitian klasik dalam Human Reproduction Update dan data dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sel telur wanita mulai terbentuk saat masih janin di dalam kandungan.
Saat janin perempuan berusia sekitar 20 minggu kehamilan, ia memiliki sekitar 6–7 juta sel telur (oosit). Ini adalah jumlah terbanyak sepanjang hidup seorang wanita. Namun, jumlah ini tidak bertahan lama. Bahkan sebelum lahir, sel telur sudah mulai berkurang secara alami.
Saat lahir: Jumlah sel telur turun drastis
Ketika bayi perempuan lahir, jumlah sel telurnya menyusut menjadi sekitar 1–2 juta sel telur. Penurunan ini terjadi karena proses alami yang disebut atresia, yaitu kematian sel telur yang tidak digunakan. Menurut Endocrine Reviews, atresia berlangsung terus-menerus dan tidak bisa dicegah.
Proses berkurangnya sel telur ini disebut atresia, yaitu proses alami di mana sel telur mati dan diserap kembali oleh tubuh. Ini bukan penyakit dan tidak bisa dicegah, bagian dari siklus biologis wanita.
Memasuki pubertas: Tinggal ratusan ribu
Saat seorang anak perempuan memasuki masa pubertas dan mulai menstruasi, jumlah sel telurnya tersisa sekitar, 300.000–500.000 sel telur.
Meski terdengar banyak, faktanya menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam National Institute of Child Health and Human Development, selama masa reproduksi, hanya sekitar 400–500 sel telur yang benar-benar akan matang dan dilepaskan (ovulasi). Sisanya akan terus berkurang secara alami setiap bulan
Usia 20–30 tahun: Masa paling subur
Pada usia 20-an hingga awal 30-an, Menurut American Society for Reproductive Medicine (ASRM), jumlah sel telur memang terus menurun. Tapi kualitas sel telur masih sangat baik. Peluang hamil relatif lebih tinggi dan risiko keguguran dan kelainan kromosom relatif lebih rendah.
Inilah alasan mengapa secara medis usia ini sering disebut sebagai masa reproduksi paling optimal, meski tentu setiap wanita punya kondisi tubuh yang berbeda dan bukan satu-satunya faktor penentu kehamilan.
Usia 35 tahun ke atas: Penurunan lebih cepat
Memasuki usia 35 tahun, penurunan jumlah dan kualitas sel telur terjadi lebih cepat. Risiko keguguran dan kelainan kromosom mulai meningkat. Waktu untuk hamil bisa menjadi lebih panjang. Penelitian dalam New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa penuaan ovarium memengaruhi kemampuan sel telur membelah secara normal.
Ini bukan berarti wanita di atas 35 tahun tidak bisa hamil, ya, Bunda. Banyak yang tetap hamil sehat, hanya saja secara biologis, tantangannya memang bertambah.
Menjelang menopause: Sel telur hampir habis
Menopause biasanya terjadi di usia 45–55 tahun. Di fase ini, jumlah sel telur hampir habis, ovulasi berhenti, dan menstruasi tidak lagi terjadi secara permanen. Artinya, ovarium sudah tidak lagi melepaskan sel telur untuk kehamilan.
Apakah jumlah sel telur bisa ditambah?
Sayangnya, jumlah sel telur tidak bisa ditambah secara alami. Namun, dunia medis mengenal beberapa opsi untuk menjaga peluang kehamilan, seperti:
- Pemeriksaan cadangan ovarium (AMH)
- Program promil terpantau
- Pembekuan sel telur (egg freezing) pada kondisi tertentu
- Langkah-langkah ini biasanya dipertimbangkan berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan rencana kehamilan masing-masing perempuan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Cerita Anggun C. Sasmi Alami Keguguran Berulang dan Tekanan Jadi Perempuan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Beragam Jenis Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi Pria
Tren Baru Probiotik untuk Miss V: Ketahui Definisi, Manfaat, dan Risikonya
Adakah Efek Samping Minum Pil Kontrasespsi Darurat untuk Kesehatan Reproduksi Bunda?
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Bunda Cepat Hamil?
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif