KEHAMILAN
Ibu Baru Melahirkan, Masih Perlukah Minum Vitamin Prenatal?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 10 Feb 2026 08:51 WIBAsupan vitamin ekstra biasanya banyak dikonsumsi saat kehamilan. Nah, bagi ibu baru melahirkan, masih perlukah minum vitamin prenatal, Bunda?
Sebagai orang tua baru, sering kali berbagai info seputar persalinan dan menyusui banyak belum diketahui secara mendetail. Maklumlah, tantangan menyusui sejak persalinan serta proses recovery sudah memakan waktu dan menyedot energi tersendiri. Sehingga, wajar saja banyak pengetahuan seputar menyusui yang banyak terlewatkan.
Termasuk, apakah vitamin prenatal yang biasanya dikonsumsi saat kehamilan masih diperlukan ketika berstatus sebagai ibu menyusui. Mengingat, masa menyusui juga menjadi fase penting karena bayi juga perlu mendapatkan dukungan nutrisi terbaik di masa-masa ini.
Perlukah minum vitamin prenatal setelah melahirkan?
Idealnya, pemenuhan nutrisi memang bisa didapatkan langsung dari makanan riil food ya, Bunda. Tetapi, kenyataannya, pemenuhan tersebut secara mumpuni kerap sulit diwujudkan dalam keseharian. Guna menutupi kekurangan nutrisi, sangat penting untuk tetap minum vitamin prenatal tersebut selama periode pasca persalinan dan selama fase menyusui.
Anggaplah bahwa dengan mengonsumsi vitamin prenatal dapat bertindak sebagai polis asuransi untuk nutrisi Bunda, tetapi bukan pengganti diet sehat ya, Bun. Sebab, suplemen sintetis dalam pil sebenarnya tidak diserap sebaik nutrisi yang berasal langsung dari makanan utuh.
Untuk itu, pastikan memeriksa apakah vitamin prenatal yang Bunda konsumsi mengandung 200 hingga 300 mg DHA, asam lemak omega-3 yang masuk ke dalam ASI dan membantu perkembangan otak serta penglihatan bayi atau tidak seperti dikutip dari laman Motherly.
Seperti diketahui bahwa sumber makanan DHA termasuk ikan berlemak layaknya salmon dan sarden serta kacang-kacangan, biji-bijian (kenari, chia, dan biji rami) bisa menjadi rekomendasi pemenuhan nutrisi harian ya, Bunda, selain menambahkan vitamin prenatal tentunya.
Pentingnya menjaga nutrisi di trimester keempat
Trimester keempat sebenarnya mengacu pada 12 minggu pertama pasca persalinan ya, Bunda. Banyak ahli mengatakan bahwa periode ini merupakan masa-masa pemulihan nutrisi, hormonal, dan fisik yang sering kali berlangsung 6-12 bulan setelah melahirkan atau bahkan terkadang lebih lama.
Selama fase ini, tubuh sedianya sedang memulihkan diri, menyeimbangkan hormon, dan mengisi kembali cadangan nutrisi, serta bagi banyak perempuan yakni memproduksi ASI, seperti dikutip dari laman Wenatal.
Bayangkan saja ya, Bunda, di fase yang penting ini, tentunya dibutuhkan asupan-asupan bergizi seimbang yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bagi Bunda dan bayi. Sehingga, wajar saja bahwa menjaga pola gizi seimbang sangatlah diperlukan.
Mengapa kebutuhan nutrisi masih tinggi pasca persalinan?
Setelah sembilan bulan melalui kehamilan dan terdapat peningkatan kebutuhan nutrisi, lalu kehilangan nutrisi yang terjadi selama persalinan, tubuh sebenarnya memasuki periode perbaikan aktif. Hal ini berlaku baik bagi Bunda melahirkan secara normal ataupun melalui operasi caesar, saat menyusui, atau sedang memberikan susu formula.
Bagi Bunda yang menyusui, kebutuhan nutrisi akan vitamin dan mineral penting pun meningkat di fase ini, bahkan melebihi saat kehamilan. Nutrisi tersebut di antaranya kolin (penting untuk perkembangan otak bayi), vitamin C (dukungan kekebalan tubuh), vitamin D (dukungan tulang, kekebalan tubuh, dan suasana hati), dan yodium (tiroid dan perkembangan saraf).
Menurut the National Institutes of Health and the Academy of Nutrition and Dietetics bahwa asupan nutrisi ibu secara langsung memengaruhi komposisi ASI dan status nutrisi ibu.
Sehingga, pemenuhan vitamin prenatal di fase ini tentu saja penting dan dibutuhkan. Termasuk bagi Bunda yang mungkin tidak bisa menyusui bayinya, melanjutkan konsumsi vitamin prenatal setidaknya selama 6 bulan setelah melahirkan dapat secara signifikan mendukung pemulihan dan pengisian kembali nutrisi.
Berikut ini beberapa alasan mengapa mengonsumsi vitamin prenatal setelah melahirkan penting dilakukan:
1. Mencegah kekurangan nutrisi pasca persalinan
Kehamilan secara signifikan mengurangi cadangan nutrisi, dan juga saat proses persalinan itu sendiri. Terutama ketika dalam persalinan tersebut terjadi kehilangan darah yang dapat lebih mengurangi kadar zat besi, seng, dan vitamin B.
Dalam hal ini, risiko defisiensi zat besi menjadi salah satu komplikasi pasca persalinan yang paling umum di seluruh dunia. Melanjutkan konsumsi vitamin prenatal dengan zat besi yang bioavailabel dapat membantu memulihkan kadar zat besi dan mendukung energi, kognisi, dan kesehatan kekebalan tubuh.
2. Mendukung pemulihan luka dan perbaikan jaringan
Tubuh secara aktif memperbaiki jaringan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah melahirkan Proses ini bergantung pada vitamin A, vitamin C, vitamin D, zinc, tembaga, dan zat besi.
Nah, bagi Bunda yang sedang dalam proses pemulihan dari robekan perineum atau sayatan operasi caesar, mikronutrien berperan langsung dalam pemulihan. Sehingga, sangat penting dalam memenuhi kebutuhan tersebut ya, Bunda.
3. Menunjang suasana hati, kesehatan mental, dan risiko depresi pasca persalinan
Perubahan suasana hati pasca persalinan adalah hal yang umum, dan status nutrisi yang seimbang sangat penting mendukung fase ini. Ketika kadar vitamin D yang rendah biasanya dikaitkan dengan risiko depresi pasca persalinan yang lebih tinggi, terutama pada ibu menyusui, mereka yang tinggal lebih jauh dari khatulistiwa, individu dengan warna kulit lebih gelap, dan bulan-bulan musim dingin.
Dalam hal ini, vitamin B6 juga memainkan peran kunci dalam sintetis neurotransmiter seperti serotonin, dopamin, dan GABA, yang semuanya memengaruhi pengaturan suasana hati.
4. Vitamin prenatal bukan sekadar sebagai polis asuransi
Ada banyak kehamilan, bahkan hingga 45 persen diantaranya tidak direncanakan. Dan, status nutrisi optimal sebelum pembuahan sangat terkait dengan hasil yang lebih baik. Sangatlah direkomendasikan mengonsumsi vitamin prenatal setelah melahirkan, membantu membangun kembali cadangan nutrisi yang habis, mendukung pemulihan hormonal, dan memberikan jaring pengaman nutrisi jika kehamilan terjadi lebih cepat dari yang diharapkan.
Sebagian besar ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi vitamin prenatal setidaknya 3–6 bulan sebelum pembuahan, yang menjadikan kelanjutan konsumsi setelah melahirkan sebagai pilihan yang cerdas dan melindungi bagi ibu dan juga bayi.
5. Proteksi dari risiko rambut rontok, perubahan kulit, dan kesehatan kuku saat menyusui
Pasca persalinan, rambut rontok, perubahan kulit, dan kesehatan kuku menjadi tanaman yang wajar terjadi ya, Bunda. Agar tidak terlalu mengkhawatirkan kondisinya, pastikan memenuhi vitamin terbaik pasca melahirkan agar terproteksi dari risiko tersebut.
Dalam kebanyakan kasus, kerontokan merupakan respons normal terhadap perubahan hormon setelah melahirkan. Selama kehamilan, kadar estrogen yang lebih tinggi membuat rambut tetap dalam fase pertumbuhan lebih lama. Dan, memasuki pasca persalinan, rambut tersebut dapat rontok sekaligus.
Dengan pemenuhan nutrisi yang mendukung kesehatan rambut, kulit, dan kuku selama trimester keempat dapat membantu memproteksinya. Pemenuhan nutrisi tersebut dapat mencakup vitamin B kompleks yang mendukung fungsi folikel rambut, inositol yang terlibat dalam sinyal seluler dan siklus pertumbuhan rambut, vitamin A, C, dan D yang penting untuk integritas kulit, produksi kolagen, dan keseimbangan imun, serta seng dan selenium yang penting untuk pertumbuhan kembali rambut serta kesehatan kulit kepala.
Meskipun tidak ada suplemen yang dapat sepenuhnya mengatasi perubahan hormonal pasca persalinan, memastikan asupan nutrisi yang cukup melalui makanan terlebih dahulu menjadi hal yang penting dilakukan. Serta, pentingnya pemenuhan nutrisi dari suplementasi prenatal berkelanjutan yang dapat mendukung pertumbuhan kembali yang lebih sehat, kuku yang lebih kuat, dan kulit yang sehat saat tubuh menemukan keseimbangan barunya.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI Gratis!
(pri/pri)