KEHAMILAN
Jenis Ngidam yang Paling Banyak Dialami Ibu Hamil dan Alasan di Baliknya
Indah Ramadhani | HaiBunda
Rabu, 25 Feb 2026 12:35 WIBNgidam merupakan salah satu fase yang sering dialami ibu hamil. Keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan tertentu tak jarang membuat Bunda merasa sedih jika tidak terpenuhi. Betul enggak, Bunda?
Umumnya, ngidam berkaitan dengan keinginan mengonsumsi buah atau makanan tertentu. Namun, tak sekadar perasaan ingin makan, ternyata ada alasan di balik kondisi ini, lho. Yuk, simak penjelasannya menurut para pakar.
Apa penyebab ibu hamil ngidam?
Saat ini ahli belum menemukan penyebab pasti dari ngidam pada ibu hamil. Namun, UNICEF mengungkap beberapa teori mengenai hal tersebut. Berikut penyebab ibu hamil mengalami ngidam yang dilansir dari laman resmi UNICEF.
1. Indra penciuman yang sensitif
Saat hamil, peningkatan hormon kehamilan seperti hCG, progesteron, dan estrogen diduga kuat indra penciuman Bunda menjadi lebih sensitif. Hormon tersebut terkadang memicu rasa mual karena tubuh menjadi lebih waspada terhadap bau tertentu, namun di sisi lain juga bisa membuat Bunda tertarik pada makanan tertentu.
2. Mendapatkan lebih banyak asupan nutrisi
Selain itu, saat hamil tubuh juga membutuhkan lebih banyak nutrisi seperti kalsium, vitamin D, zat besi, dan yodium. Mungkin saja ngidam merupakan salah satu tanda tubuh memerlukan asupan nutrisi tersebut. Misalnya, saat tubuh membutuhkan kalsium, Bunda akan cenderung ngidam es krim.
3. Gula darah yang tidak stabil
Teori lain juga mengaitkan hubungan ngidam dengan kadar gula darah yang naik-turun selama kehamilan. Hal inilah yang diduga dapat membuat ibu hamil merasa lebih lapar pada waktu-waktu tertentu, Bunda.
4. Alasan psikologis dan budaya
Mungkin Bunda familiar dengan alibi ngidam yang mengatakan, “Ini permintaan si bayi.” Nah, banyak ahli yang mempercayai bahwa pengaruh budaya dan psikologis memegang peran besar dalam ngidam itu sendiri. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa ngidam sangat dipengaruhi oleh kebiasaan makan setempat, bukan hanya kebutuhan biologis murni.
Kapan fase ngidam ibu hamil dimulai?
Umumnya, ngidam bisa terjadi pada trimester pertama hingga kedua, Bunda. Ngidam tidak selalu muncul, kondisi ini dapat hilang dan timbul sepanjang masa kehamilan. Selain itu, jenis ngidam yang dirasakan tiap individu dapat bervariasi.
Seperti di kebudayaan kita, ngidam harus dituruti, bila tidak nanti Si Kecil akan ngiler, katanya. Namun, perlu diperhatikan, apa yang Bunda konsumsi haruslah sesuatu yang sehat dan bergizi, tidak semata-mata hanya karena manis atau masam saja.
Jenis ngidam yang banyak dialami
Biasanya, ngidam berkaitan dengan makanan atau minuman tertentu. Namun, ternyata ada jenis ngidam lain yang juga bisa dialami. Berikut penjelasannya.
1. Makanan
Ngidam yang umum adalah makan makanan manis, masam, dan asin, seperti coklat, ice cream, acar, rujak, mangga muda, gorengan, dan lainnya. Sejauh ini, peneliti jarang menemukan ibu hamil yang ngidam sayuran.
2. Benda-benda
Selain makanan, ada kondisi ngidam yang tidak biasa yang dikenal dengan istilah Pica. Pada kondisi ini, ibu hamil memiliki keinginan untuk mengonsumsi benda-benda yang bukan makanan, seperti es batu, bahkan tanah dan kapur.
Peneliti menduga kondisi ini menjadi salah satu tanda kekurangan zat besi atau anemia. Diperkirakan lebih dari 1 dari 10 ibu hamil dengan kekurangan zat besi mengalami Pica. Kekurangan zat besi sendiri berisiko meningkatkan peluang persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian bayi dalam kandungan.
Jumlah kalori yang harus diperhatikan
Terlepas dari apapun jenis makanan yang dikonsumsi saat ngidam, Bunda harus memperhatikan jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Hindari memakan makanan yang tinggi kalori agar berat badan tidak mengalami lonjakan yang signifikan.
Menilik dari laman Northwestern Medicine, rata-rata tambahan kalori yang dibutuhkan ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga adalah sekitar 200 hingga 300 kalori per hari. Jumlah ini setara dengan satu camilan tambahan, misalnya satu cup yoghurt.
Kenaikan berat badan akibat tidak memperhatikan asupan kalori dapat berdampak negatif bagi kesehatan Bunda dan Si Kecil. Para pakar juga menegaskan bahwa kondisi ini berisiko dan dapat membahayakan kehamilan.
“Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan risiko diabetes gestasional, persalinan caesar yang tidak terencana, komplikasi persalinan, dan retensi berat badan pascapersalinan atau sulit menurunkan berat badan setelah melahirkan,” jelas dokter ob-gyn dari Northwestern Medicine, Brittany Janelle Cline, MD.
Dr. Cline menambahkan bahwa dampak dari kondisi ini tidak hanya berhenti selama kehamilan, tetapi juga dapat berlanjut hingga setelah Si Kecil lahir dan tumbuh besar.
“Bayi tersebut bisa berisiko memiliki ukuran yang lebih besar dari rata-rata bayi seusia kehamilan mereka, masalah gula darah, obesitas pada masa kanak-kanak, serta obesitas saat dewasa di kemudian hari,” tambahnya.
Demikian informasi mengenai ngidam pada ibu hamil. Semoga bermanfaat, ya Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Es Krim Jadi Penolong, Cerita Panik Nina Zatulini Saat Janin Tak Bergerak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hamil Anak Kedua, Siti Badriah Terbang ke Thailand untuk Wujudkan Ngidam Makan Mi Bakso
Ngidam Makanan Tertentu Bisa Tunjukkan Kondisi Tubuh Ibu Hamil, Termasuk Kurang Air
Ada-ada Aja, Sisca Kohl Ngidam Berenang di Kolam Uang
Tasya Farasya Ngidam Ramen, Netizen Ingatkan Bahaya Bumil Makan Telur Setengah Matang
TERPOPULER
10 Kebiasaan Tanda Seseorang Lebih Tangguh dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Alyssa Daguise Ungkap Perasaan Campur Aduk Jelang Melahirkan Anak Pertama, Intip Potretnya
7 Tanda Orang Tua Berhasil Membesarkan Anak Percaya Diri & Berani Bicara
Momen Syifa Hadju Gelar Bridal Proposal Jelang Nikah, Cantik Dikelilingi Sahabat
Balita 1,5 Tahun Alami Hipotermia Usai Diajak Orang Tua Mendaki Gunung Ungaran
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet & Hemat Listrik di Bawah Rp2 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Susu Ibu Hamil yang Bagus dan Rasanya Enak
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
7 Sofa Minimalis Harga di Bawah Rp2 Jutaan yang Nyaman & Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Susu yang Bagus untuk Ibu Hamil dan Janin
Melly FebridaTERBARU DARI HAIBUNDA
Daftar Nama Pil Kontrasepsi Darurat yang Tersedia di Apotek
10 Kebiasaan Tanda Seseorang Lebih Tangguh dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Alyssa Daguise Ungkap Perasaan Campur Aduk Jelang Melahirkan Anak Pertama, Intip Potretnya
7 Tanda Orang Tua Berhasil Membesarkan Anak Percaya Diri & Berani Bicara
Momen Syifa Hadju Gelar Bridal Proposal Jelang Nikah, Cantik Dikelilingi Sahabat
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Berita Populer: Istri Virgoun Hamil Duluan, BIGBANG Guncang Coachella
-
Beautynesia
Depkes Florida Temukan 28 Merek Permen Populer yang Mengandung Arsenik, Ini Daftarnya!
-
Female Daily
It’s Wedding Season! Ini Parfum yang Cocok Dipakai di Hari Pernikahanmu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Santai-Minimalis Kendall Jenner di Coachella 2026, Pakai Crop Top
-
Mommies Daily
7 Tanda Pernikahan yang Setara: Nggak Selalu 50:50, tapi Terasa Adil