Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Apakah Ibu Hamil Mual dan Muntah Membatalkan Puasa?

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Minggu, 22 Feb 2026 06:20 WIB

sakit perut
Apakah Ibu Hamil Mual dan Muntah Membatalkan Puasa?/Foto: Getty Images/Gratsias Adhi Hermawan
Daftar Isi
Jakarta -

Apakah muntah membatalkan puasa? Pertanyaan ini kerap muncul, terutama di kalangan ibu hamil yang mengalami mual dan muntah saat berpuasa di bulan Ramadan. Kondisi mual muntah pada awal kehamilan atau yang dikenal sebagai morning sickness memang umum terjadi, khususnya pada trimester pertama. Lantas, bagaimana hukumnya dalam Islam? apakah muntah membatalkan puasa bagi ibu hamil?  

Mengapa ibu hamil sering mual dan muntah?

Mual dan muntah saat hamil dikenal sebagai morning sickness. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sekitar 70–80 persen ibu hamil mengalami mual, dan sekitar 50 persen mengalami muntah pada awal kehamilan. Kondisi ini dipicu oleh perubahan hormon, terutama peningkatan hormon hCG dan estrogen.

Dalam kasus yang lebih berat, ibu hamil bisa mengalami hiperemesis gravidarum, yaitu muntah berlebihan yang menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan.  Kondisi ini memerlukan penanganan medis karena dapat membahayakan ibu dan janin bila tidak ditangani dengan baik.

Apakah mual dan muntah membatalkan puasa?

Dalam hukum Islam, terdapat perbedaan antara muntah yang disengaja dan tidak disengaja.

Hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi menyebutkan bahwa:

"Barang siapa yang muntah dengan tidak sengaja, maka tidak ada qadha baginya. Tetapi barang siapa yang sengaja muntah, maka ia wajib mengqadha puasanya,"

Artinya, muntah yang terjadi secara spontan atau tidak disengaja tidak membatalkan puasa. Namun, jika seseorang dengan sengaja memasukkan jari ke tenggorokan atau melakukan tindakan tertentu untuk memicu muntah, maka puasanya batal dan wajib diganti di hari lain.

Contoh lain muntah disengaja adalah sengaja mencium bau tertentu yang diketahui dapat memicu rasa mual hingga muntah. Misalnya, seseorang yang sengaja mendekatkan diri ke sumber bau busuk atau aroma tajam dengan tujuan tertentu, yang akhirnya menyebabkan dirinya muntah.

Perbuatan ini juga termasuk dalam kategori muntah yang disengaja, sehingga memiliki hukum yang sama, yakni batalnya puasa dan kewajiban untuk mengqadhanya. Jadi, jika ibu hamil mengalami muntah karena mual alami selama kehamilan, maka puasanya tetap sah selama muntah tersebut tidak disengaja.

Infografis Kondisi Ibu Hamil yang Sebaiknya Tidak PuasaKondisi Ibu Hamil yang Sebaiknya Tidak Puasa/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

Tips atasi mual dan muntah ibu hamil saat berpuasa 

Mengutip laman BabyCenter, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil saat berpuasa sebagai berikut: 

1. Berkonsultasi dengan dokter

Ibu hamil sempatkan berkonsultasi tentang rencana berpuasa ke dokter dan bidan. Pada masa kehamilan, Bunda tentu membutuhkan banyak nutrisi dan cairan. Dokter dan bidan dapat membantu Bunda dalam memenuhi kebutuhan diet ketika berpuasa. Selain itu, ibu hamil mungkin juga perlu lebih sering melakukan pemeriksaan selama puasa.

2. Penuhi nutrisi saat sahur dan berbuka

Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan kaya protein, serat, dan vitamin seperti sayuran, buah, dan daging tanpa lemak ketika sahur maupun berbuka puasa.

3. Mulai kurangi minuman berkafein

Jika ibu hamil biasa minum minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cola, sebaiknya kurangi sebelum berpuasa. Cara ini untuk mencegah sakit kepala. Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi lebih dari 200mg kafein sehari saat hamil, yaitu sekitar dua cangkir kopi instan. 

4. Hindari makanan berlemak dan berminyak

Bunda sebaiknya menghindari makanan berlemak dan berminyak  karena dapat memicu mual dan gangguan pencernaan.

5. Perbanyak cairan

Bunda, sebaiknya cukupi kebutuhan minum air putih saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.

5. Istirahat yang cukup

Saat Ramadhan, semua orang berlomba memperbanyak ibadah. Nah, Bunda yang hamil juga perlu memperhatikan kesehatan. Hindari aktivitas berat dan pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.

6. Buatlah buku harian makanan

Cobalah untuk membuat buku harian makanan agar ibu hamil dapat tahu apa yang dimakan dan diminum.

Semoga penjelasan tentang apakah muntah membatalkan puasa pada ibu hamil bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda