KEHAMILAN
Ketahui Keistimewaan dan Pahala Ibu Hamil yang Berpuasa
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 02 Mar 2026 06:20 WIBPuasa Ramadan merupakan momen istimewa untuk umat Islam. Bunda yang sedang hamil pun berharap tetap bisa berpuasa. Apakah ada keistimewaan dan pahala ibu hamil yang berpuasa?
Dalam ajaran Islam, ibu hamil mendapat perhatian khusus. Allah memberikan keringanan (rukhsah) kepada ibu hamil untuk tidak berpuasa dan menggantinya di lain waktu. Namun jika ibu hamil dalam kondisi sehat dan mampu maka tetap diperbolehkan berpuasa.
Keistimewaan dan pahala ibu hamil yang berpuasa dalam Islam
Dalam QS Al Baqarah ayat 184 dijelaskan tentang keringanan untuk orang yang tidak mampu berpuasa. Para ulama dari berbagai mazhabt juga membahas hukum puasa untuk ibu hamil, antara lain:
- Mazhab Maliki: Ibu hamil atau menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika khawatir akan jatuh sakit atau terjadi musibah yang berat. Ibu ini harus mengqadha puasa dan membayar fidyah jika tidak berpuasa.
- Mazhab Hanafi: Ibu hamil atau menyusui yang khawatir jika berpuasa bisa membahayakan dirinya atau bayinya, maka dia boleh tidak puasa. Mereka ini harus mengqadha puasa tanpa perlu membayar fidyah.
- Mazhab Hambali: Ibu hamil atau menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk. Mereka harus mengqadha puasa tanpa perlu membayar fidyah, kecuali jika khawatir hanya terhadap anaknya, maka harus membayar fidyah juga.
- Mazhab Syafi'i: Ibu hamil atau menyusui yang khawatir akan sesuatu yang tidak diinginkan jika berpuasa, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Mereka harus mengqadha puasa di lain waktu tanpa membayar fidyah, kecuali jika khawatir hanya terhadap anaknya, maka harus membayar fidyah juga.
Lantas, apa saja keistimewaan dan pahala ibu hamil yang berpuasa? Berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Ibu hamil mendapat keringanan khusus dari Allah
Salah satu keistimewaan ibu hamil dalam berpuasa adalah mendapat keringanan ketika menjalankan ibadah berpuasa.
Dalam ajaran Islam disebutkan bahwa ibu hamil boleh tidak berpuasa jika khawatir dengan kondisi dirinya atau janin. Ini menunjukkan bahwa syariat Islam sangat memperhatikan keselamatan ibu dan bayi. Jika ibu hamil tetap berpuasa dalam kondisi sehat dan aman, tanpa membahayakan diri dan janinnya maka puasanya sah dan berpahala.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW juga bersabda:
"Sesungguhnya, Allah 'Azza wa Jalla telah memberikan keringanan bagi musafir untuk tidak mengerjakan separuh shalat. Dan, memberikan keringanan bagi musafir, perempuan hamil, dan menyusui untuk tidak berpuasa." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah)
Ini jelas bahwa ibu hamil diperbolehkan untuk tidak mengerjakan puasa Ramadhan. Namun, tetap wajib menggantinya di kemudian hari.
2. Pahala ibadah berlipat
Kehamilan sudah dianggap sebagai perjuangan yang besar. Dalam Islam, setiap kesulitan yang dijalani dengan niat ibadah akan bernilai pahala. Karena itu, puasa ibu hamil yang dilakukan dengan aman dan penuh kesabaran bisa menjadi amal yang bernilai tinggi.
3. Lebih mendekatkan diri ke Allah SWT
Puasa dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Selama puasa, Bunda bisa menjalani banyak ibadah secara bersamaan, misalnya salat Tarawih, tadarus Al-Qur'an, dan bersedekah.
"Puasa Ramadan tepat sekali untuk meningkatkan rohaninya (bagi yang berpuasa), atau untuk mendekatkan diri kepada Allah," tulis Maulana Muhammad Ali dalam buku Islamologi.
4. Puasa bisa melatih kesabaran dan ketenangan
Puasa mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, dan ketenangan. Untuk ibu hamil, kondisi psikologis yang stabil sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin.
5. Potensi manfaat kesehatan jika dilakukan dengan aman
Puasa yang dilakukan dengan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka dapat membantu menjaga pola makan lebih teratur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sehat selama kehamilan sangat penting untuk mencegah komplikasi seperti diabetes gestasional.
Namun, ibu hamil tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa.
Pandangan medis tentang ibu hamil yang berpuasa
Dari sisi kesehatan, penelitian tentang puasa saat hamil cukup beragam hasilnya.
Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Research in Medical Sciences membandingkan 25 ibu hamil yang berpuasa dengan 27 ibu yang tidak berpuasa selama bulan Ramadan pada trimester kedua dan ketiga.
Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dalam pertumbuhan janin seperti diameter kepala, panjang tulang paha, ukuran perut, dan berat badan janin antara ibu yang berpuasa dan yang tidak.
Selain itu, volume cairan ketuban dan indeks Doppler untuk aliran darah ke plasenta dan ari-ari juga tidak berbeda secara signifikan di antara kedua kelompok. Ini artinya, puasa tidak memberi efek negatif terhadap pertumbuhan janin dan sirkulasi materno-fetal berdasarkan parameter yang diukur.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya kecukupan nutrisi dan cairan selama kehamilan untuk mencegah komplikasi seperti anemia dan gangguan pertumbuhan janin.
Walaupun janin tetap mendapatkan nutrisi, puasa memang bisa memengaruhi metabolisme tubuh Bunda. Saat ibu hamil tidak makan dalam waktu lama maka kadar gula darahnya bisa menurun. Tubuh kemudian mencari sumber energi lain dengan memecah cadangan lemak. Proses ini bisa menghasilkan zat yang disebut keton.
Jika kadar keton terlalu tinggi dan berlangsung lama, kondisi ini tidak ideal untuk kehamilan karena berpotensi memengaruhi pertumbuhan janin. Selain itu, puasa tanpa pengaturan makan yang baik juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi, terutama jika Bunda kurang minum saat sahur dan berbuka.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Inspirasi Nama Anak di Bulan Puasa Selain Ramadhan dan Fitri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Panduan Puasa untuk Ibu Hamil di Trimester 1, Ciri-ciri Berbahaya, hingga Tips Aman
Jelang Melahirkan, Sebaiknya Ibu Hamil Tetap Puasa Ramadan atau Tidak?
Bunda Perlu Tahu, Ini Hukum Puasa bagi Ibu Hamil Menurut Islam
Membaca Surat Yusuf Saat Hamil Bisa Jadi Ibadah Bulan Ramadhan
TERPOPULER
Kisah Cinta Rima Melati & Marcell Siahaan, Awal Beda Agama hingga Sang Suami Jadi Mualaf
2 Nama Anak Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya
Gaya Parenting Jessica Iskandar & Vincent Verhaag Jadi Sorotan, Terapkan Metode 7-7-7
Bunda Perlu Tahu, Ini 3 Fungsi Tuba Fallopi dan Gangguan Kesehatannya
Trauma Masa Kecil Ibu Ternyata Bisa Tercermin dalam ASI
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Es Teh vs Teh Hangat Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Sehat?
2 Nama Anak Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya
Bunda Perlu Tahu, Ini 3 Fungsi Tuba Fallopi dan Gangguan Kesehatannya
Kisah Cinta Rima Melati & Marcell Siahaan, Awal Beda Agama hingga Sang Suami Jadi Mualaf
Gaya Parenting Jessica Iskandar & Vincent Verhaag Jadi Sorotan, Terapkan Metode 7-7-7
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Drama Korea Romantis Tayang Maret 2026, Ada 'Boyfriend on Demand'
-
Beautynesia
4 Zodiak yang Miliki Aura Positif dan Selalu Menyebarkan Kebaikan
-
Female Daily
Ini 5 Keunggulan XERF yang Jadi Treatment Tightening Favorit Kim Kardashian!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Stylist Law Roach Sebut Zendaya dan Tom Holland Sudah Menikah
-
Mommies Daily
300 Ide Nama Bayi Islami Modern dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan