KEHAMILAN
Bolehkah Berpuasa Ramadhan saat Menjalani Program IVF?
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Kamis, 26 Feb 2026 16:10 WIBRamadan selalu membawa ketenangan, tapi bagi Bunda yang sedang menjalani program IVF, bulan suci ini bisa terasa penuh dilema. Banyak yang bertanya, bolehkah berpuasa Ramadhan saat menjalani program IVF?
Apakah puasa bisa memengaruhi keberhasilan bayi tabung atau justru tetap aman dilakukan? Di tengah proses stimulasi hormon, transfer embrio, dan masa penantian yang penuh harap, keputusan untuk puasa tentu tidak bisa sembarangan. Yuk Bun, kita bahas bersama dari sisi medis dan pandangan Islam agar Bunda bisa mengambil keputusan yang paling aman dan menenangkan hati.
Pengaruh kondisi tubuh terhadap kesuksesan IVF
IVF (in vitro fertilization) atau yang sering disebut program bayi tabung adalah metode pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh, tepatnya di laboratorium, lalu embrio yang terbentuk akan ditanam kembali ke dalam rahim. Prosesnya tidak sederhana dan melibatkan beberapa tahap penting yakni:
1. Stimulasi hormon
Dokter akan memberikan suntikan hormon untuk merangsang ovarium menghasilkan lebih banyak sel telur matang. Pada fase ini, tubuh bekerja ekstra dan sangat bergantung pada keseimbangan hormon serta nutrisi yang cukup.
2. Pengambilan sel telur (ovum pick-up)
Sel telur yang matang akan diambil melalui prosedur medis ringan. Kondisi tubuh yang fit membantu proses pemulihan berjalan lebih baik.
3. Pembuahan di laboratorium
Sel telur dibuahi dengan sperma hingga terbentuk embrio berkualitas baik.
4. Transfer Embrio
Embrio terbaik akan dimasukkan ke dalam rahim. Fase ini sangat krusial karena embrio harus menempel (implantasi) pada dinding rahim.
5. Two week wait
Masa menunggu sekitar dua minggu sebelum tes kehamilan dilakukan. Ini adalah fase paling sensitif secara fisik dan emosional. Tahapan ini sangat sensitif terhadap keseimbangan fisiologis tubuh terutama hormon, nutrisi, dan hidrasi.
Selama program IVF, tubuh Bunda sedang berada dalam kondisi hormonal yang tidak biasa. Keseimbangan hormon, kadar gula darah, hidrasi, dan asupan nutrisi sangat berpengaruh pada:
- Respons ovarium terhadap obat stimulasi
- Kualitas sel telur
- Ketebalan dinding rahim
- Proses implantasi embryo
Beberapa penelitian dalam jurnal fertilitas seperti Human Reproduction dan Fertility and Sterility menyebutkan bahwa stres fisik, gangguan metabolik, dan ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi hasil siklus IVF. Kondisi tubuh yang stabil mampu membantu respons ovarium terhadap stimulasi dan mendukung kondisi rahim yang optimal.
Selain itu, panduan klinis dari American Society for Reproductive Medicine (ASRM) menekankan pentingnya status nutrisi dan kesehatan umum selama perawatan IVF untuk hasil yang lebih baik, termasuk pemantauan risiko seperti OHSS (ovarian hyperstimulation syndrome), kondisi ovarium bereaksi berlebihan terhadap obat stimulan.
Hasil studi medis tentang puasa dan kesuburan
Hingga saat ini, belum ada penelitian besar yang secara spesifik membuktikan bahwa puasa Ramadan menurunkan tingkat keberhasilan IVF. Namun ada beberapa penelitian relevan yang bisa jadi pertimbangan:
1. Puasa Ramadan dan kehamilan
Beberapa tinjauan sistematis di jurnal kebidanan dan kandungan (seperti publikasi dalam American Journal of Obstetrics & Gynecology dan studi berbasis PubMed) menunjukkan bahwa puasa Ramadan pada ibu hamil sehat tidak secara signifikan meningkatkan risiko prematuritas atau berat lahir rendah, selama nutrisi terpenuhi. Artinya, pada kondisi sehat, puasa tidak otomatis berbahaya.
2. Puasa intermiten dan hormon
Puasa Ramadan mirip dengan pola intermittent fasting. Beberapa studi metabolik menunjukkan puasa dapat Meningkatkan sensitivitas insulin, Mengurangi stres oksidatif dan Membantu keseimbangan metabolisme. Ini bahkan bisa membantu pada kondisi seperti PCOS (penyebab infertilitas yang umum).
Namun catatannya, manfaat didapatkan jika puasa dilakukan dengan pola makan yang sehat, bukan justru kurang gizi atau dehidrasi.
4. Risiko yang perlu diwaspadai saat IVF
Meski belum ada bukti langsung puasa menurunkan keberhasilan IVF, ada faktor yang bisa memengaruhi hasil program, yaitu:
- Dehidrasi → dapat memengaruhi sirkulasi darah ke rahim
- Kekurangan kalori → memengaruhi respons ovarium terhadap obat stimulasiStres fisik → dapat memengaruhi keseimbangan hormon
- Kurang tidur → mengganggu regulasi hormon reproduksi
Terutama pada fase stimulasi hormon dan setelah transfer embrio. Fase ini sangat sensitif.
Pandangan Islam tentang tak puasa saat menjalani program IVF
Dalam Islam, puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Namun syariat juga penuh kasih sayang dan memberikan keringanan (rukhsah) bagi orang yang memiliki uzur syar’i.
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain.”
(QS. Al-Baqarah: 185)
Ayat ini menjadi dasar bahwa orang yang sakit atau memiliki kondisi yang berpotensi. Dikutip dari Muslim.or.id dan Rumaysho, ada beberapa kaidah penting:
1. Jika puasa membahayakan kesehatan, boleh tidak puasa
Para ulama menjelaskan bahwa orang sakit yang khawatir puasanya Memperparah penyakit, Menghambat proses penyembuhan, Membuat kondisi tubuh semakin lemah, Maka ia boleh berbuka dan wajib menggantinya di hari lain (qadha).
Program IVF termasuk rangkaian pengobatan medis yang membutuhkan kondisi tubuh stabil. Jika dokter yang amanah menyarankan untuk tidak berpuasa karena dikhawatirkan mengganggu terapi hormon atau proses implantasi, maka termasuk uzur syar’i.
2. Prinsip “Tidak Boleh Membahayakan Diri Sendiri”
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.”
(HR. Ibnu Majah, hasan)
Kaidah ini sering dijelaskan dalam pembahasan fikih kesehatan. Artinya, menjaga kesehatan adalah bagian dari ajaran Islam. Jika puasa berpotensi menyebabkan dehidrasi berat, gangguan hormon, atau risiko medis yang bisa memengaruhi keberhasilan program bayi tabung, menjaga kesehatan lebih diutamakan.
3. Pengobatan tidak menggugurkan kewajiban selamanya
Orang sakit yang tidak berpuasa tetap memiliki kewajiban mengganti puasanya di hari lain ketika sudah mampu. Artinya, jika Bunda tidak puasa karena alasan medis saat IVF, maka puasanya dapat diganti setelah kondisi memungkinkan. Ini menunjukkan betapa syariat Islam itu memudahkan, bukan menyulitkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Inspirasi Nama Anak di Bulan Puasa Selain Ramadhan dan Fitri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Rumah Sakit Penyedia Bayi Tabung & Inseminasi Pilihan Bunda
Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Program Bayi Tabung
Pelajaran dari Cerita Bunda yang Gagal Jalani Program Bayi Tabung
Waktu yang Dibutuhkan untuk Jalani Prosedur Bayi Tabung
TERPOPULER
5 Cara Mengenali Orang yang Berpotensi Selingkuh Menurut Psikologi
Intip 7 Perlengkapan Bayi Alyssa Daguise, Ada yang Spesial Dibeli di Paris
7 Alasan Orang Tua Menggabungkan Nama Si Kecil
5 Potret Rumah Impian Ummi Quary, Jadi Kado Buat Diri Sendiri di Usia 24 Tahun
Disomasi, Dirut RS Hasan Sadikin Sebut Petugas Bayi Hampir Tertukar Terdistraksi
REKOMENDASI PRODUK
9 Baju Daerah & Kebaya Anak untuk Perayaan Pawai Hari Kartini
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
3 Kertas Gambar Ibu Kartini untuk Lomba Mewarnai Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kebaya untuk Hari Kartini, Elegan dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet & Hemat Listrik di Bawah Rp2 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel yang Bagus dan Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Siti Nurhaliza Kecelakaan Mobil di Jalan Tol, Alami Cedera di Bagian Kaki
9 Baju Daerah & Kebaya Anak untuk Perayaan Pawai Hari Kartini
Nongkrong Hemat di The Coffee Bean & Tea Leaf, Diskon 50% dengan Allo Paylater
Unpad Nonaktifkan Guru Besar yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi
7 Alasan Orang Tua Menggabungkan Nama Si Kecil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Batasan Davina Karamoy Perihal Adegan Sensual: Aku Nggak Bisa Disentuh Bagian...
-
Beautynesia
Stuck di Job Hugging? Ini 5 Tips Bertahan Sehat di Lingkungan Kerja yang Toksik
-
Female Daily
Apa Itu Cortisol Face yang Lagi Viral? Benarkah Stres Bikin Wajah Puffy?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kejam! Wanita Ini Dipaksa Tato 250 Nama Pacar di Tubuh & Wajah
-
Mommies Daily
9 Podcast Seru untuk Orang Tua, biar Nggak Gampang Stres