KEHAMILAN
Angka Kelahiran Anak Laki-laki di Negara Ini Menurun karena Kenaikan Suhu Panas
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 13 Mar 2026 14:55 WIBPeningkatan suhu ternyata bisa memengaruhi angka kelahiran anak, Bunda. Di berbagai wilayah Afrika dan India, cuaca panas selama kehamilan telah dikaitkan dengan penurunan jumlah kelahiran bayi laki-laki.
Dilansir laman Earth, pergeseran ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu dapat secara diam-diam mengubah keseimbangan populasi. Tak hanya itu, peningkatan suhu juga berperan dalam membentuk keluarga di masa depan jauh sebelum siapa pun menyadari perubahan tersebut.
Menurut data, hampir lima juta kelahiran yang tercatat di seluruh Afrika sub-Sahara dan India mengalami penurunan angka kelahiran bayi laki-laki setelah melewati hari-hari yang luar biasa 'hangat' selama kehamilan.
Jasmin Abdel Ghany dari University of Oxford menganalisis kelahiran-kelahiran ini bersamaan dengan catatan suhu harian. Ia juga mendokumentasikan bahwa angka kelahiran bayi laki-laki menurun ketika kehamilan bertepatan dengan kondisi cuaca yang lebih panas.
Penurunan tersebut tidak bergantung pada lonjakan suhu yang jarang terjadi. Namun, penurunan muncul begitu suhu tertinggi di siang hari melewati ambang batas tertentu dan tetap stabil di berbagai wilayah.
Waktu penurunan angka kelahiran laki-laki berbeda antara Afrika dan India. Pola tersebut menunjukkan bahwa mungkin ada faktor-faktor lain yang berperan dalam menyebabkan angka penurunan. Selain itu, perbedaan juga menunjukkan adanya mekanisme biologis dan perilaku yang berbeda yang perlu diteliti lebih lanjut.
Suhu panas dan penurunan angka kelahiran bayi laki-laki
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences belum lama ini, pola penurunan angka kelahiran muncul ketika suhu harian tertinggi selama kehamilan naik di atas 20 derajat Celcius. Para ahli demografi memantau rasio jenis kelamin saat lahir karena ini dapat berubah sebagai respons terhadap stres dan tekanan selektif.
Negara India memiliki rasio yang lebih tinggi dalam dekade terakhir terkait penurunan angka kelahiran bayi laki-laki. Perubahan kecil dalam rasio tersebut dapat berarti ribuan anak-anak meninggal dunia ketika gelombang panas berlangsung selama berbulan-bulan.
Suhu panas juga dapat menghalangi akses ke klinik. Di India, penurunan angka kelahiran bayi laki-laki terjadi akibat paparan panas pada pertengahan kehamilan, bukan pada awal kehamilan. Cuaca panas dapat menghambat perjalanan, mengurangi jam kerja, dan meningkatkan biaya, sehingga kunjungan ke klinik menjadi lebih sulit.
Sementara itu, di seluruh Afrika sub-Sahara, penurunan tersebut muncul setelah cuaca panas pada trimester pertama kehamilan. Suhu tinggi dapat memicu stres panas pada ibu, sehingga meningkatkan risiko keguguran dini.
Para ibu yang tinggal di daerah pedesaan dan memiliki sedikit pendidikan formal mengalami penurunan paling signifikan, terutama pada kelahiran keempat dan seterusnya. Keterbatasan akses terhadap tempat teduh, air bersih, dan pendingin dapat mengubah gelombang panas biasa menjadi peristiwa yang dapat mengakhiri kehamilan.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting selama masa kehamilan, Bunda juga bisa mempertimbangkan konsumsi Blackmores I-Folic vitamin ibu hamil sebagai pendukung asupan harian, klik di sini untuk detailnya.
Janin laki-laki dianggap lebih rentan
Para ahli biologi mengaitkan beberapa kematian dini dengan hipotesis bahwa janin laki-laki lebih rentan untuk bertahan hidup. Hal ini karena embrio laki-laki cenderung tumbuh lebih cepat dan membutuhkan lebih banyak energi, oksigen, dan nutrisi. Mereka dianggap kurang tangguh ketika tubuh ibu mengalami tekanan.
Suhu panas yang terpapar pada janin laki-laki dapat mengurangi pengiriman oksigen melalui plasenta, sehingga meningkatkan tekanan pada janin yang sedang berkembang. Dalam kondisi tersebut, kehamilan pada janin laki-laki lebih sering gagal dibandingkan pada perempuan, dan akibatnya kelahiran cenderung lebih banyak bayi perempuan.
Pedoman klinis dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengaitkan paparan panas selama kehamilan dengan masalah seperti kelahiran prematur dan kematian janin dalam kandungan. Penelitian baru ini menambahkan sinyal bahwa kondisi demografis juga dapat memengaruhi angka kelahiran menurut jenis kelamin.
Demikian penjelasan terkait suhu panas yang secara tak langsung dapat memengaruhi angka kelahiran bayi laki-laki. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Antenatal Care Saat Hamil, Ini Manfaatnya untuk Ibu dan Janin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
30 Komentar Bunda yang Kontra soal BKKBN Minta 1 Keluarga Punya 1 Anak Perempuan
Angka Kelahiran Rendah, Korea Selatan Berikan Rp350 Juta untuk Bayi yang Lahir di 2024
Singapura Berikan Bonus pada Pasutri yang Ingin Punya Anak Selama Pandemi
Panas-Panasan Saat Hamil Berkaitan Sama Gaji Anak Kelak?
TERPOPULER
Potret Persahabatan Leony dan Dhea Ananda Bikin Netizen Terhibur
5 Potret Terbaru Humaira Putri Zaskia Sungkar & Irwansyah, Gaya OOTD-nya Curi Perhatian
Studi Temukan, Merokok saat Hamil Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental Anak
9 Kalimat Orang Tua yang Bisa Melukai Emosi Anak Menurut Psikolog
10 Salt Bread di Jakarta yang Enak dan Viral
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Hair Lotion Bayi yang Bagus & Bantu Cepat Menumbuhkan Rambut
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Toner yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Laptop Sleeve Tahan Air dan Affordable
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Persahabatan Leony dan Dhea Ananda Bikin Netizen Terhibur
5 Potret Terbaru Humaira Putri Zaskia Sungkar & Irwansyah, Gaya OOTD-nya Curi Perhatian
Studi Temukan, Merokok saat Hamil Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental Anak
Dipaksa Kerja Keras sejak Kecil, Pria Ini Kaget saat Tahu Orang Tuanya Ternyata Miliarder
10 Salt Bread di Jakarta yang Enak dan Viral
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dewi Perssik Geram Dikabarkan Meninggal Dunia di Live TikTok
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Kamu Sosok Mandiri atau Tangguh
-
Female Daily
“The World of Havaianas” Hadir di Jakarta, Rayakan Semangat Musim Panas Khas Brasil di Blok M!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Potret Helen J. Shen, Aktris Muda Terseret Pro-kontra The Devil Wears Prada 2
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Kompetisi Masak HOLYCOW! hingga Line Up 1 Synchronize Fest 2026