KEHAMILAN
Kisah Bunda Alami Tangan Gatal saat Hamil, Ternyata Idap Kondisi Fatal Ini
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Rabu, 11 Mar 2026 18:40 WIBBunda, gatal saat hamil memang sering dianggap hal biasa. Tapi bagaimana jika rasa gatal muncul terus-menerus, terutama di telapak tangan, tanpa ruam sama sekali?
Inilah yang dialami oleh seorang ibu hamil bernama Abbie Herbert. Saat hamil anak ketiganya, ia mulai merasakan gatal hebat di kedua tangannya. Awalnya ia mengira itu hanya perubahan hormon biasa. Namun ternyata, kondisi tersebut menjadi tanda gangguan serius pada kehamilannya. Berikut kisahnya dikutip dari Today.
Awalnya hanya gatal biasa
Abbie membagikan pengalamannya melalui media sosial. Ia tampak terus menggaruk telapak tangannya karena rasa gatal yang sangat mengganggu, terutama pada malam hari. Tidak ada ruam, tidak ada bentol, hanya rasa gatal yang intens.
Pada video kedua dan ketiga, dia menerima 'banjir' komentar dan pesan langsung yang mendesaknya untuk memeriksakan diri. Banyak pengikutnya yang menyarankan agar ia segera memeriksakan diri karena gatal di telapak tangan saat hamil bisa menjadi tanda kondisi tertentu. Setelah menjalani tes darah, dokter menemukan bahwa kadar asam empedunya sangat tinggi.
Itu juga pertama kalinya dia menemukan istilah kolestasis, suatu kondisi hati yang menyebabkan tangan dan kaki gatal selama kehamilan. Kolestasis juga dapat menimbulkan konsekuensi serius, bahkan mengancam jiwa bayi.
Ternyata mengalami cholestasis kehamilan
Abbie didiagnosis mengalami intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP) atau kolestasis kehamilan. Kolestasis kehamilan adalah kondisi ketika aliran empedu dari hati terganggu. Akibatnya, asam empedu menumpuk dalam darah dan menyebabkan rasa gatal yang parah.
Kondisi ini paling sering muncul pada trimester ketiga dan gejala utamanya adalah:
- Gatal hebat tanpa ruam
- Biasanya terasa di telapak tangan dan kaki
- Semakin parah pada malam hari
- Tidak membaik dengan losion atau obat gatal biasa
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, risiko meningkat signifikan ketika kadar asam empedu mencapai ≥100 μmol/L. Artinya, semakin tinggi kadar asam empedu, semakin besar potensi komplikasi.
Selain itu, dr. Ron Cypher, OB-GYN dari Allegheny Health Network menuturkan bahwa kolestasis memiliki sedikit gejala, tapi komplikasinya berpotensi merusak.
“Asam empedu tersebut dapat melewati plasenta ke bayi dan memengaruhi hati bayi. Hal itu juga menyebabkan gatal di tangan dan kaki, yang merupakan gejala kolestasis yang paling umum," jelas dr. Cypher.
Menurut dokter tersebut, jika tidak diobati, kolestasis dapat menyebabkan komplikasi termasuk kelahiran prematur atau masalah paru-paru pada bayi. Dalam skenario terburuk, kolestasis bahkan dapat menyebabkan kematian janin.
Kolestasis bukan sekadar rasa tidak nyaman. Jika kadar asam empedu terlalu tinggi, kondisi ini bisa meningkatkan risiko:
- Kelahiran prematur
- Gangguan pernapasan pada bayi
- Dalam kasus berat, risiko bayi meninggal dalam kandungan
Bahkan, orang yang tidak hamil juga dapat mengalami kolestasis. Tetapi para ahli berpikir perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan dapat membuatnya lebih mungkin terjadi.
“Hormon tertentu mungkin menyebabkan hati bekerja terlalu keras yang mungkin menjelaskan mengapa kolestasis cenderung terjadi pada tahap akhir kehamilan,” kata Cypher,
“Jika kondisi ini terdeteksi lebih awal dalam kehamilan, pasien mungkin mengonsumsi obat yang disebut ursodiol, yang membantu mengurangi asam empedu. Tetapi, jika seseorang sudah hamil 36 minggu atau lebih,” sambungnya.
Dalam kasus Abbie, menurut CYpher, angkanya hampir dua kali lipat dari seharusnya. Karena hasil tes Abbie menunjukkan kadar yang sangat tinggi, tim medis memutuskan untuk melakukan persalinan lebih awal demi keselamatan bayinya. Untungnya, bayinya lahir dengan selamat.
Untuk menambah wawasan tentang perubahan tubuh selama kehamilan dan tanda bahaya yang perlu diwaspadai, buku panduan lengkap hamil sehat bisa menjadi referensi yang membantu Bunda memahami kondisi kehamilan dengan lebih baik. Klik di sini untuk membeli bukunya.
Gatal saat hamil, kapan harus waspada?
Tidak semua gatal saat hamil berbahaya. Banyak ibu hamil mengalami kulit kering atau peregangan kulit yang memicu rasa gatal ringan.
Namun, Bunda perlu segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami:
- Gatal hebat tanpa ruam
- Gatal dominan di telapak tangan dan kaki
- Gatal semakin parah di malam hari
- Disertai urine gelap atau mata tampak kekuningan
Dokter biasanya akan melakukan tes darah untuk memeriksa fungsi hati dan kadar asam empedu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ibu Hamil Simpan Kolostrum Sebelum Bayi Lahir, Ini Kata Ahli
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Panas yang Ekstrem Bisa Bahayakan Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pakar Bun
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
Bolehkah Ibu Hamil Minum Larutan Penyegar? Ini Penjelasannya
TERPOPULER
3 Ciri Orang Introvert dengan Kecerdasan Tinggi Menurut Riset
Barbara Palvin Bagikan Potret Memukau Pasca Melahirkan, Tampak Cantik saat Menyusui
150 Nama Bayi Bermakna Kreatif untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Cara Mengatasi Sakit Kepala dengan Langkah Sederhana di Rumah
Gemas! Intip Potret Kendrick Anak Adinda Thomas yang Baru Berusia Sebulan
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Hamil 25 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Cara Mengatasi Sakit Kepala dengan Langkah Sederhana di Rumah
150 Nama Bayi Bermakna Kreatif untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
3 Ciri Orang Introvert dengan Kecerdasan Tinggi Menurut Riset
Barbara Palvin Bagikan Potret Memukau Pasca Melahirkan, Tampak Cantik saat Menyusui
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Foto Traveling Lebih Cantik? Intip Fitur Canon G7 X Mark III
-
Beautynesia
Aktor Bollywood Imran Khan Diminta Tinggalkan India Usai Ikut Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
-
Female Daily
Ada Bocoran Drama Terbaru, Ini Serunya Fan Meeting Perdana Gong Yoo di Jakarta!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tes Kepribadian: Ungkap Sisi Percaya Dirimu dari Gambar Ini
-
Mommies Daily
Rambut Lepek Setelah Naik Ojek? 8 Produk Ini Jadi Penyelamat Sebelum Masuk Kantor