KEHAMILAN
Adinda Thomas Ternyata Sempat Alami Hamil Ektopik hingga Keguguran
Amrikh Palupi | HaiBunda
Sabtu, 11 Apr 2026 13:30 WIBKabar menyentuh datang dari aktris Adinda Thomas yang membagikan perjalanan kehamilannya yang penuh lika-liku. Di balik kebahagiaan menanti Si Kecil, Adinda ternyata sempat mengalami kehamilan ektopik hingga harus merelakan calon bayinya.
Melalui cerita yang dibagikannya di laman akun Instagram, Adinda Thomas mengungkapkan bagaimana awal mula ia mengetahui dirinya hamil hingga akhirnya harus menghadapi kenyataan pahit tersebut.
Perjalanan kehamilan Dinda dimulai pada 28 Januari 2025. Keesokan harinya, ia baru bisa memeriksakan diri ke dokter karena bertepatan dengan tanggal merah. Saat itu, rasa tidak percaya masih menyelimuti dirinya, hingga akhirnya ia kembali melakukan tes kehamilan menggunakan alat lain untuk memastikan hasilnya.
Adinda Thomas ternyata sempat keguguran
"My pregnancy Journet 28 Januari 2025. 29 Januari 2025 baru bisa cek ke dokter besok karena tanggal merah. masih ga percaya jadi kita cek lagi pakai alat test yang lain," tulis Adinda Thomas dikutip dari akun @adindathomas.
Pada 31 Januari 2025, Dinda menjalani pemeriksaan pertama. Ia bahkan ditemani sang mama mertua karena momen ini sudah lama dinantikan bersama sang suami. Kebahagiaan pun mulai terasa saat dokter menyatakan dirinya hamil.
"31 Januari 2025 check up pertamaku dan ga percaya kalau aku hamil. Sampai ditemenin mama mertua karena memang aku dan Raka udah lama nunggu momen ini." katanya.
Namun, ada satu hal yang membuatnya harus waspada. Saat pemeriksaan USG, kantong kehamilan belum terlihat. Dokter kemudian merujuknya untuk menjalani tes darah guna memastikan kondisi hormon kehamilan, sekaligus memberikan obat penguat kandungan dan suntikan di area perut.
Mulai muncul tanda yang mengkhawatirkan
Meski telah dinyatakan hamil, Adinda mengaku belum merasakan kepanikan saat itu. Ia tetap menjalani suntikan penguat janin setiap hari, meskipun merasa takut dengan jarum suntik. Memasuki 3 Februari 2025, kondisi mulai berubah. Adinda mengalami flek disertai gumpalan darah. Namun, dokter masih menyarankan untuk melanjutkan suntikan penguat kandungan.
"31 Januari 2025 oertama kali disuntuk penguat janin. Untuk aku yang takut disuntuk lumayan panik setiap hari. 3 Februari udah mulai panik karena keluar flek dan gumpalan. Tapi dokter masih minta aku tetap ngelakuin suntik penguat janin setiap hari," tuturnya.
Dua hari kemudian, tepatnya 5 Februari 2025, kondisi fisik Dinda Thomas semakin menurun. Tekanan darahnya rendah, dan flek yang keluar semakin banyak. Perasaan tidak enak pun mulai muncul, menandakan ada sesuatu yang tidak beres dengan kehamilannya.
"5 Februari 2025 setiap hari tensi aku makin rendah dan mulai feeling ga enak flek yang keluar juga makin banyak. Setelah hampir 1 minggu suntik penguat janin dan cek lab ulang untuk tahu progresteron dan HCG," kata Dinda Thomas.
Vonis hamil ektopik
Puncak dari perjalanan ini terjadi pada 7 Februari 2025. Saat masuk ke ruang dokter, Adinda Thomas langsung mendapatkan kabar yang menghancurkan. Perempuan bernama lengkap Adinda Noviana Sari Nurjannah Thomas ini didiagnosis mengalami kehamilan ektopik.
Dokter menyatakan bahwa kehamilan tersebut bukan berada di dalam rahim, melainkan kehamilan ektopik. Artinya, janin berkembang di luar rahim dan tidak dapat dipertahankan.
"7 Februari 2025 pas masuk ruangan dokter langsung bilang Dinda sorry janin yang ini belum rezeki kamu ectopic pregnancy. Aku langsung hancur banget rasanya," tuturnya.
Mendengar hal tersebut, Dinda mengaku hatinya hancur. Ia merasa kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya. Dalam kondisi itu, ia diminta untuk menjalani istirahat total dan dirujuk ke dokter spesialis kandungan (gynecologist) untuk mengetahui posisi janin serta langkah penanganan selanjutnya.
"Rasanya ada sesuatu yang sangat berharga hilang dari hidup aku. Aku diminta istirahat total rebahan doang ga boleh banyak gerak. Sambil dirujuk ke dr Gynecologist untuk cek posisi janin ada di mana dan langkah berikutnya apa," katanya.
Janin ditemukan di tuba kiri
Setelah menjalankan arahan dari dokter, pada 22 Februari 2025, Adinda Thomas melakukan konsultasi lanjutan dengan dokter ginekolog. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa janin berada di tuba falopi kiri, bukan di dalam rahim.
Beruntung, kondisi tersebut masih bisa ditangani tanpa prosedur kuret. Adinda menjalani penanganan melalui suntikan medis untuk menghentikan perkembangan janin.
"22 Februari 2025 konsultasi ke dr gynecologist ternyata janin aku nyangkut di tuba kiri dan alhamdulillah karna ga di rahim, prosesnya ga harus kuret bisa dengan cara disuntik," tuturnya.
Di masa-masa sulit ini, Adinda mengaku sangat bersyukur karena sang suami dan keluarga selalu setia mendampinginya. Meski begitu, proses pemulihan tetap tidak mudah, terutama karena ia masih mengalami pendarahan yang membuat tubuhnya lemas dan emosinya terguncang.
"Alhamdulillah di momen ini suami selalu nemenin dan keluarga juga ikut dampingi. sampai sekarang pun pendarahan yang terjadi masih bikin aku lemes dan sedih," tulisnya lagi.
Bangkit dan mulai program hamil lagi
Setelah melewati masa sulit, Adinda dan suaminya Raka Akmal akhirnya memutuskan untuk kembali menjalani program hamil pada November 2025.
Kabar bahagia kembali datang pada awal 2026. Pada 27 Januari, Adinda mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Hingga akhirnya, pada 6 Januari 2026, ia mencoba melakukan test pack dan mendapatkan hasil positif. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Adinda kini mengaku lebih tenang dalam menjalani kehamilan. Ia juga lebih mampu mensyukuri setiap proses yang terjadi.
"Tanggal 6 Januari aku iseng test pack dan ternyata hasilnya (positif). Dari journey kemarin aku banyak belajar sekarang aku jauh lebih tenang dan jadi lebih bisa mensyukuri setiap prosesnya," kata Dinda Thomas.
Lewat pengalaman pahit yang pernah dialaminya, Adinda ingin memberikan semangat bagi para pejuang garis dua dan mereka yang sedang dalam proses pemulihan dari kehilangan. Ia menyampaikan bahwa perasaan sedih dan lelah adalah hal yang wajar. Namun, ia juga mengingatkan bahwa setiap perempuan yang sedang berjuang tidaklah sendirian.
"Lewat pengalaman ini aku ingin memberikan semangat untuk siapapun yang sedang berjuang menunggu keajaiban unuk siapapun yang sedang berproses penyembuhan dari kehilangan aku paham terkadang rasanya berat dan melelahkan. Aku cuman mau bilang kamu ga sendirian, kamu sudah sangat kuat dan hebat. Tuhan itu sangat baik percayalah semoga disegerakan aamiin," tutur Dinda Thomas.
Tak hanya itu, lewat caption postingannya Adinda Thomas mengatakan baru berani menceritakan kisahnya setelah diskusi dan dapat dukungan dari keluarga besarnya. Ia menyatakan bahwa kisahnya bukan untuk dikasihani tapi harapan untuk seseorang yang merasakan hal sama seperti dirinya.
"Kalau kamu merasakan hal yang sama, lewat momen ini aku mau bilang, tenang kamu nggak sendirian… dan ga masalah kalo merasa cape atau bingung, sembuh dari kehilangan jelas butuh waktu, aku doakan semoga kamu segera menemukan ikhlasmu , percayalah kamu jauh lebih kuat dari yang kamu tau," tuturnya.
Tak lupa, perempuan kelahiran Bandung 8 Agustus 1993 ini meminta doa untuk kehamilan keduanya tumbuh sehat dan kuat.
"Mohon do’a nya ya temen temen, di kehamilanku sekarang my Golden baby Egg tumbuh kuat, sehat, dan segala doa doa baiknya aaamin," ucapnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kisah Bunda yang Baru Tahu Hamil Kembar Tiga saat Cek Detak Jantung Janin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Masuki Trimester 3, Adinda Thomas Akui Awalnya Sempat Tak Percaya Sudah Hamil
Mengenal Kehamilan Ektopik Terganggu, Ketahui juga Beragam Gejalanya
Bila Pernah Mengalami Kehamilan Ektopik, Bagaimana Peluang Bunda untuk Hamil Lagi?
Sama-sama Berisiko, Ini Perbedaan Hamil Ektopik dan Keguguran
TERPOPULER
Beras Fortifikasi Abal-abal: Daftar Merek Diduga Bermasalah & Dampaknya bagi Konsumen
Kabar Bahagia! Jessica Mila Umumkan Hamil Anak Kedua
Selamat, Adinda Thomas dan Raka Akmal Sambut Kelahiran Anak Pertama
11 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari
Kasus Influenza A Alami Kenaikan, Ini Penjelasan Kemenkes
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Cara Mengenalkan Anak tentang Pertemanan Toxic di Sekolah
Kasus Influenza A Alami Kenaikan, Ini Penjelasan Kemenkes
Kabar Bahagia! Jessica Mila Umumkan Hamil Anak Kedua
Beras Fortifikasi Abal-abal: Daftar Merek Diduga Bermasalah & Dampaknya bagi Konsumen
11 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Suka Mencari Perhatian Tanpa Disadari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Lotion Micellar dari Embryolisse Ini Hapus Make Up Tanpa Sisa dalam Sekali Usap
-
Beautynesia
4 Cara Mencegah Brain Rot Akibat Media Sosial
-
Female Daily
Punya Rambut Curly tapi Susah Dirawat? Ini Tips agar Tetap Sehat dan Nggak Frizzy!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Nomor WhatsApp Meghan Markle Tersebar Setelah Gabung Grup Orang Tua Murid
-
Mommies Daily
Jangan Anggap Flu Biasa, Kenali Gejala Influenza A yang Perlu Diwaspadai